5 Miliarder Internet Asal Negeri Tiongkok

 
Apakah kita, Indonesia telah tertinggal internetnya dibanding China, ini sebuah kenyataan bahwa kita belum punya miliarder Internet. China meski terlambat dibanding Amerika. Mereka memiliki ambisi sama besarnya -mereka juga terlahir dari satu "darah". Dimana teknologi itu berasal dari westernisasi. Apakah kita kalah? Ya, kita kalah, tapi setidaknya masih ada kesempatan, terbukti dari suksesnya Tokopedia bertahan. Semoga perusahaan internet asli Indonesia ini tidak "terjual" seperti TokoBagus atau Berniaga.

Kembali ke miliarder internet, utamanya asal China, kami menulis sedikit lima miliarder asal negara tirai bambu ini. Yang dimana mereka sukses berbisnis melalui koneksi dunia maya. Dikutip dari The Next Web inilah lima pengusaha itu:



Perusahaan: Alibaba.com

Jack Ma adalah guru bahasa Inggris dan pernah menjadi tour guide di Hangzhou. Dia menemukan Alibaba di tahun 1998, bermodal kapital $60.000, perusahaan ini bertahan meski Yahoo membelinya. Bahkan namanya tak berubah jadi Yahoo meski sahamnya sebagian besar dibeli di tahun 2007. Alibaba Group berubah 180% menjadi usaha mapan dimana membidangi aneka bisnis berbasis internet lain, sebut saja TaoBao atau eBay -nya China, Alipay alat pembayaran digital, AliSoft, software manajemen bisnis khusus.

2. Ding Lei


Perusahaan: Natease

Ding Lei mengoprasikan sebuah web portal bernama 163.com, dimana dibawah bendera perusahaan besar bernama Natease pada tahun 2003. Dia jadi orang terkaya hanya berkat web portal satu ini loh. Jangan salah web portal ini senilai 546 juta pengunjung tiap harinya di Juni 2005. Perusahaan ini berkembang pesat berkat kemampuan manjemen baik dan visi kedepan. Semakin maju disekitar tahun 1997, ini semua berkat, kemampuan membidik search engine sendiri.

Selain itu Ding Lei juga berinvestasi dibanyak MMOG atau massively multiplayer online game.

3. Ma Huateng


Perusahaan: Tencent

Ma Huateng fokus pada bisnis internet, pada komputer pada umumnya. Usaha pertamanya yaitu join di satu perusahaan bernama Communication Development Co. Ltd. di 1993. Akhirnya Ma Huateng menemukan apa itu bisnisnya yaitu perusahaan chat paling digemari. Perusahaan chat client paling digunakan di tanah China yaitu QQ. Perusahaan yang bernama Tencent Computer System Co., Ltd. di tahun 1999.

Pada 2008, perusahaan ini sukses mengahasilkan peningkatan 85% diawal tahunnya, semua berkata acara Olympic dan tentu dengan bertambah populernya game online, sebut saja Dungeon, qq Dancer, dan Cross Fire.

4. Shi Yuzhu


Perusahaan: Giant Group

Di 1992, Shi menemukan Giant Group dan perusahaan ini bangkrut di 1998. Pada 2007, Shi menjadi salah satu miliarder dalam dollar. Giant Interactive memproduksi permainan Massively Multiplayer Online (MMO) games. Di dalamnya sepuluh ribu orang perhari melalui sistem server. Selain punya game online, perusahaan ini juga fokus pada pre- paid game card dimana ini dijual di lebih dari 116.000 retailler, seperti toko buku, warnet, dan toko software.


5. Robin Li


Perusahaan: Baidu

Menarik karena Li menemukan mesin pencari seperti Google. Tapi dengan kekhususan dimana sistem mesin pencari ini fokus pada China pada khususnya. Yang menarik, kenyataan bahwa, dia mendapatkan lebih banyak dollar dibanding mereka yang ada dibalik perusahaan Google.

Persaingan Nike dan Under Armour di Aplikasi Olah Raga


Under Armour nampaknya tak mau kalah atas Nike, terutama masuk ke bisnis teknologi, meski sama- sama mereka berbeda. Setelah usaha Nike terbaru melalui aplikasi Nike+, giliran Under Armour, tidak membuat produk baru tapi memilih mengakuisisi produk orang lain. Mike Lee, CEO dari MyFitnessPal menyebut bahwa perusahaan satu ini benar- benar serius. Dengan akusisi atas perusahaan miliknya, gabungan MyFitnessPal dan Under Armour akan melawan head- to- head dengan Nike dan Nike+.

Tak mau kalah, Under Armour, juga mengakuisisi Endomodo, yang keduanya antara aplikasi MyFitnessPal dan Endomodo menghasilkan transaksi jual- beli $475 juta. Apa yang akan dilakukan perusahaan pakaian olahraga ini. Dikatakan oleh The Next Web, perusahaan ini tengah menggabungkan aplikasi ke sistem dalam pakaian olah raga mereka. Yaitu produk bernama UA Connected Fitness Suit. Disisi lain Nike+ telah memiliki lebih dari 18 juta pengguna.

Jika Nike fokus pada joging dan running app, maka Under Armour fokus pada fitness style.

Mungkin sama- sama fokus pada produk olah raga. Dan, beberapa saling bertemu dalam produknya, kedua brand ini nampaknya telah tau kelebihan masing- masing. Nike produk sepatu akan membuat pakaian fitnes khas Under Armour? No, mereka memilih membuat aplikasi pelari mereka, sementara itu perusahaan perlengkapan olah raga besutan pengusaha Kevin Plank ini, memilih fokus membangun fitness empire.

Jika Nike mereguk pangsa fashion, Under Armour fokus pada sportwear, kedua- duanya sering bertemu atas nama olah raga.

Dowload (MyFitnessPal)

Download (Endomodo)

Download (Nike+)

Uno Smartband, Gelang Canggih Terbaik di 2015


Jika smart band lain cuma mengingatkan kamu dengan konektifitas. Tapi seberapa banyak benda kecil itu akan bisa benar- benar mengingatkanmu. Itulah kiranya ada dipikiran produsen smart band unik ini.  Inilah Uno, smartband, dengan layar dua inchi mampu memberikan lebih. Menggunakan teknologi berbasis Spritz, yang bisa membeca cepat. Mengumpulkan informasi akan lebih cepat dari apa yang biasanya.


Dengan Spritz, Uno bisa menampilkan tidak cuma kata, tapi satu kalimat dengan kemampuan membaca 700 kata per- menit dalam perangkat ini. Uno akan memberikan informasi jika ada telephon datang, pesan singkat, email, bahkan notifikasi sosial media atau pula jadwal kegiatan. Sebagai tambahan produk satu ini juga terkoneksi perangkat lain berbasis internet, seperti PlayStation, Xbox Live, Steam. Mereka merupakan perangkat game.

Jadi Uno Wearband merupakan multi- gadget dimana kamu bisa menggunakannnya untuk aneka perangkat. Ini juga bisa disingkronkan dengan Apple Health atau Google Fit. Berlayar berteknologi tinggi, berbahan cover plastik, dengan gelang karet yang kuat. Jika kamu mendapatkan notifikasi, tinggal tekan Uno, kamu akan bisa membacanya langsung.

Kegagalan Bukan Pilihan Ala Entrepreneur


Apakah kamu sedang membangun satu basis sosial media atau ingin menyempurnakan resep hamburger, kamu ingin bisnis kamu sukses. Jika berbicara tentang sukses, beberapa orang berpikir untung besar serta minimal pengeluaran. Pasti pertumbuhan finansial menjadi sesuatu yang diharapkan hasilnya. Tapi pengertian sukses itu bisa saja sederhana.

Jika saja, sukses itu tidak selalu positif, maka kegagalan tidak selalu negatif. Apa kuncinya adalah untuk selalu melihat kegagalan, belajar darinya dan bergerak maju untuk apa yang akan datang selanjutnya tanpa menurunkan moral tim kerja kamu.

Bandingkan dua cara menghadapi kegagalan.


Kebanyakan bisnis sukses menghadapi kegagalan dengan cara ekstrim satu atau dua cara. Pertama, contoh yang dihadapi mereka yang populernya berbisnis teknologi, cara mereka menghadapi kegagalan dengan berpikir "gagal cepat, sering gagal." Atau, terekstrim cara kedua melalui gagasan untuk selalu berpikir "kegagalan bukanlah pilihan". Keduanya adalah cara berbeda menghadapi kegagalan.

Perusahaan yang mengadopsi cara ekstrim kedua, segera menanamkan rasa takut akan kegagalan dalam setiap karyawan. Idenya adalah jika kegagalan bukanlah suatu pilihan, maka kamu harus berhasil sepanjang waktu begitu pula karyawan kamu. Kamu bisa tidak mengambil risiko atau mencoba sesuatu yang baru. Tidak ada cara bahwa kamu akan setuju untuk mengambil sebuah proyek besar jika tingkat kegagalannya tinggi. Kamu selalu akan bermain hal-hal yang aman saja.

Hal berikutnya yang kamu tahu, kamu telah membangun budaya stagnan dengan keterlibatan rendah. Jika kamu memilih cara "kegagalan bukan pilihan," ada kolaborasi nol karena tak seorang pun pasti tak ingin mengasosiasikan dirinya dengan kegagalan orang lain. Dan dengan sikap itu, bisnis kamu pasti tidak akan kompetitif di pasar, berhenti atau stagnan.

Ingat itu bukanlah kegagalan yang menyakitkan


Dalam merangkul kegagalan, kamu memahami bahwa cara terbaik untuk belajar apa yang mungkin adalah untuk mengambil risiko. Anak bayi memahami hal ini dengan baik. Dia ingin pindah dan telah memulai dengan menarik diri dengan cara apapun yang dia bisa. Dia telah gagal berulang kali, menggunakan tubuh yang ia belum bisa sepenuhnya kontrol. Akhirnya ia belajar cara yang lebih baik untuk menghadapi kegagal. Tugas orang tua adalah untuk membiarkan bayi gagal tanpa malu atau teguran.

Demikian juga, perusahaan kamu harus mengadopsi sistem "bayi" dan merangkul kegagalan sebagai bagian dari budaya dan mengakui bahwa itu bukan hanya OK tapi sesuatu yang harus dirayakan. Sebagai contoh, PlumpJack Winery memiliki penghargaan kegagalan tahunan untuk merayakan kebodohan berdasarkan niat baik. Hal ini membuat perusahaan memiliki lingkungan menyenangkan dan inovatif dan respon baik terhadap kegagalan adalah: Hasil langsung tidak diinginkan, tapi ada yang bisa kita pelajari dari hal itu.

Bertanya cepat. Bertanya sering


Itu mudah berpikir bahwa seseorang itu idiot. Kamu mungkin berpikir kenapa orang lain tidak melihat apa yang kamu lihat. Menyimpulkan sesuatu seketika itu berbahaya, tapi, menyediakan tempat bagi saran balik karyawan menghantarkan fenomena untuk menghadapi hal negatif yang kamu lihat. Ini lebih baik daripada kamu menyalahkan pegawai atas kekeliruan mereka. Gunakan waktu seminggu sekali, berkomunikasi dengan tim kerja, ini akan baik mengurangi masalah dihari- hari berikutnya.

Jika kamu bertindak keras kepada karyawan, itu akan menghancurkan hubungan dengan karyawan dan  menginstal rasa takut pada seseorang yang sebelumnya proaktif di tempat kerja dan mereka yang memiliki rasa tanggung jawab di pekerjaan. Dengan ini, kamu akan melihat kesalahan dari mata pegawai.

Jika kamu menggaji dengan baik, kejadian ini jarang terjadi akibat kelalaian atau niat jahat. Dan jika mereka melakukannya, kamu dapat membimbing orang untuk membawa lebih banyak perhatian dan kesadaran pikiran untuk apa yang mereka lakukan kesalahan. Hal ini membangun kepercayaan, memperkuat hubungan dan mempertahankan keinginan anggota tim 'untuk mengambil risiko yang akhirnya akan berhasil. Kamu akan berhasil bersama satu tim, menanggung kegagalan bersama. Dua kepala lebih baik dari satu.

Artikel asli di Entrepreneur ditulis oleh David Hasell, pengusaha dibidang employee feed back, atau usaha analisis kinerja pegawai disebuah perusahaan. Dia adalah pendiri 15Five, sebuah perusahaan berbasih IT yang telah terbukti membantu banyak pengusaha lain dibidang manajemen pegawai.

6 Fakta Pengusaha yang Perlu Kamu Tahu

  
Bila membayangkan seorang pengusaha ada beberapa fakta yang umum kita tahu.  Ada yang beranggapan bahwa mereka lahir dari keberuntungan tanpa mau tau bagaimana susahnya. Kita mungkin merasa iri ingin seperti mereka yang tampak diluar bermewah- mewah, tapi nyatanya mereka punya jam kerja gila sedikit bersantai dan mungkin kenyataanya mereka juga tidur dibawah meja kerjanya. Menurut Dharmesh Shah, Pendiri HubSpot itulah yang sebagian mereka anggapkan. 

Dharmesh mengakui dalam beberapa hal  itu fakta adanya. Namun, berdasarkan laporan bertajuk ‘Anatomi Pengusaha’ dari Kauffman Industry yang merupakan hasil survei dari 549 pendiri perusahaan di berbagai industri, terdapat sejumlah temuan mengejutkan tentang fakta- fakta baru tentang mereka pengusaha. Mereka selain faktanya tampak glamor diluar dan bekerja sangat keras di dalam, apa fakta lainnya?

Dengan adanya laporan ini mungkin sedikit lebih merubah pemikiran kamu tentang pengusaha. Seperti dilansir oleh majalah pengusaha dunia The Inc. Berikut fakta lain dari pengusaha yang perlu kamu tahu:

1. Pengusaha Tak mengenal umur


Rata-rata usia pendiri perusahaan saat ini adalah 40 tahun. Bahkan, ada di antara mereka berumur 55 dan 64. Tapi catatan di kami, ada beberapa pengusaha yang bahkan belum mencapai angka dua puluhan atau bahkan masih dibawah 10 tahun. Mereka yang sedari kecil menjadi pengusaha memang masih dalam satu pengawasan orang tua.

Itu berarti tidak ada kata terlambat atau terlalu awal untuk mengikuti impian memulai bisnis. Umur pun tidak akan kembali, jadi jangan biarkan menghambat kamu. Dan, siapa saja bisa menjadi pengusaha, kapan saja dan melalui media apa saja.

2. Pengusaha Tak Harus Pendidikan tinggi


Jangan terlena akan kata "drop out" tapi juga bukan berarti kamu tidak bisa seperti mereka yang sukses tanpa gelar sarjana. Usaha itu nomor satu. Ternyata, 95,1% responden telah mendapatkan gelar sarjana, dan 47% memiliki gelar tinggi. Jadi silakan selesaikan sekolah kamu. Apa yang kamu pelajari pasti akan terbayar kemudian tidak melalui karir dengan membuka usaha mandiri juga bisa.

3. Bisa memiliki hubungan


Lebih dari 69% responden menyatakan mereka telah menikah saat meluncurkan bisnis pertamanya. Ini pertanda bagus bagi kamu yang single, fokuslah mengejar tujuan kamu. Sementara itu hanya 5,2% bercerai, dipisahkan, atau janda, jadi menjadi pengusaha juga membantu kamu membangun hubungan. Kekayaan memang bukan segalanya tapi dari fakta ini persentasi pengusaha yang gagal membangun hubungan adalah lima persen dari enam puluh persen kesuksesan.

4. Kamu mencoba lagi dan lagi


Menjadi pengusaha adalah soal tekat sekali pengusaha tetaplah pengusaha. Mayoritas pengusaha mengaku sudah mengalami jatuh bangun. Para responden rata-rata telah meluncurkan sekitar 2,3 kali bisnisnya. Jadi, teruslah mencoba. Satu- satunya waktu kamu benar-benar gagal adalah ketika kamu menolak untuk menyerah dan coba lagi.

5. Pengusaha Memiliki gairah lebih


Sebesar 74,8% responden menyatakan motivasi keinginan membangun bisnis penting untuk menjadi seorang pengusaha. Jadi jangan ragu untuk mengubah dunia dan dalam proses mengubah gambar keuangan kamu juga. Atau tidak ada yang salah dengan mencoba untuk melakukan keduanya. Beberapa pengusaha justru mengaku uang bukan alasan utama, mereka melakukannya karena passion mereka.

6. Kebanyakan pengusaha lahirkan pengusaha


Hanya 4,5% mengatakan ketidak mampuan untuk mencari pekerjaan tradisional merupakan faktor penting dari memulai bisnis. Namun kewirausahaan bukan pilihan terakhir bagi kebanyakan orang namun itu justru yang pertama. Mereka memilih menjadi pengusaha karena passion itu sendiri bukan keterpaksaan meski kenyataan itu yang memaksa; mereka menikmati setiap jatuh bangunnya.

Entri yang Diunggulkan

Biografi Jack Ma Orang Terkaya China Alibaba