Software Miliaran Usaha Programer Asli Indonesia

Biografi Pengusaha Arie Ardiansyah dan Grahadea Kusuf


 
programerindonesia.png
 
Mereka programer asli Indonesia usaha software miliaran rupiah.  Dulu butuh modal ratusan juta untuk membangun studio musik. Minmal orang harus menyiapkan dana 500 juta rupiah. Jika tak sanggup mungkin bisa memakai software miliaran mereka.
 
Mengetahui kenyataan bahwa modal mereka cekak, cuma 50 juta.  berpikir ulang. Kemudian timbulah ilham untuk membuat satu home recording sendiri di rumah. Melalui sebuah software yang lantas mereka komersilkan.

Ditemui di kantornya, di salah satu ruang kerja PT. Kuassa Teknika yang luasnya 4x6 meter. Kamu akan langsung disuguhi beberapa action figure seperti tokoh Superman, Batman, dan juga Resident Evil. 
 

Usaha Programer

 
Ditemui oleh tim Jawa Post keduanya, antara lain Arie dan Dea begitu panggilan akrab mereka, lantas menceritakan kisah awal mereka. Arie menuturkan bagaimana scene kota Bandung yang musikal dikelalola. 
 
Tumbuhnya kota sejalan dengan tumbuhnya berbagai genre musik dalam balutan band lokal. Virus- virus nge- band itulah yang dirasakannya waktu itu. Ia bersama sahabatnya sejak di bangku SMAN 20 Bandung, sudah lama bergabung dalam satu band. 
 
Musik beraliran punk menjadi pilihan grup band yang bernama Band Disconnected sejak tahun 1998. Dari sekedar bermain musik, keduanya lantas sepakat membangun studio sendiri. Keduanya lantas sepakat patungan membangun studio di JL. Sukasenang V, Bandung, 2009. 
 
Mereka harus mengeluarkan modal berkisar Rp 60 juta untuk itu semua. Tapi setelah membangun studio musik, mereka malah tergoda studio rekaman sendiri. Sayangnya, membangun studio rekaman sendiri bukan perkara murah.

Modalnya berkisar Rp. 500 juta, dan mereka hanya mengantongi Rp.50 juta.

"Kami tidak mungkin bisa mendapatkan uang sebanyak itu dalam waktu cepat. Maka, ya sudah, kami urungkan cita-cita itu," ungkap Arie.

Arie kemudian hanya meneruskan hobinya dibidang programing. Tiga tahun sebelum ia menjalankan bisnis studio, bapak satu anak ini memang dikenal hobi bereksperimen dengan ampli gitar serta komputer miliknya. Ia senang untuk bereksplorasi dengan suara gitar dan berbagai efek suara. 
 
Melalui dunia maya, sebuah blog pribadi aradaz.blogspot.com, pria kelahiran Palembang ini membagikan karyanya. Dia yang melihat komentar positif atas karyanya membuatnya berpikir. Bagaimana jika ia membuat sofware rekaman sendiri. 
 
Dia tengah berpikir bagaimana home recording biar jadi tren. Apalagi menurutnya bangsa kita memang sedang mengarah kesana. Dimana para musikus membuat musiknya sendiri. Sebuah semangat homerecording yang bisa bertahan lama.

Alumnus Ilmu Tanah Universitas Padjajaran Bandung itu akhirnya menemukannya. Sebuah aplikasi atau software yang untuk kebutuhan recording, mixing, dan mastering. Setelah dua tahun ia mengerjakan "mainan" barunya. 
 
Dia bersama sahabatnya Dea setuju untuk mengomersilkan produk software itu. Software yang kemudian dibawah bendera "Kuassa". Merek dagang yang katanya penambahan huruf "s" itu guna membedakan dengan brand lain.

Tambahnya, pada April 2010, Kuassa resmi meluncurkan produk softwarenya (Kuassa brand usaha, bukan nama softwarenya) yang bernama Amplifikation One. Software yang fokus pada suara gitar, namun tidaklah berdasarkan satu jenis genre saja. 
 
Arie menyebut produknya sudah dalam satu paket, all around lah. Software mereka lantas dibanderol seharga $49,95 atau sekitaran Rp 609 ribu. Sayang, sambutan pasar nampaknya tak begitu bergairah.

Arie mencatat hanya tujuh pembeli untuk Amplifikation One. Itu pun dalam jangka waktu cukup lama, April–November. Namun, Kuassa tak berhenti berusaha membangun produk- produk baru. 
 
Tepatnya pada bulan Desember 2010 Kuassa kembali meluncurkan produk kedua Amplifikation Crème. Peruntukkan software itu masih sama, yakni buat suara gitar. Namun, dari produknya tersebut, Arie membuat karakter suara gitar agar terdengar lebih metal. 
 
Dibanderol lebih murah daripada produk pertama, yakni 34 USD atau sekitar Rp 415 ribu. Beda dengan sebelumnya, Amplifikation Crème justru laku keras. 
 
Apalagi, oleh mereka situs- situs audio mancanegara seperti KVRaudio.com dan audiofanzine.com, produk kedua Kuassa tersebut lantas diberi mereka rating tinggi. Dilepas pada 2010 sampai 2012, sudah ada seribu pembeli tercatat menggunakan software mereka.

Bangga Programer Indonesia


Dea yang mengurusi visual software sekaligus proses transaksinya, menyebut terkaget- kaget. Pria peraih gelar Master Bisnis Administrasi dari Institut Teknologi Bandung (ITB) itu mengatakan lagi, pasca kesuksesan Amplifikation Crème, penjualan produk lainnya ikut membaik dan meningkat. 
 
Setelah software Amplifikation Crème, perusahaan kecil mereka berlanjut membuat Amplifikation Vermilion, Cerberus Bass Amplifikation, Eve AtSeries Equalizer, dan Kratos Maximizer. Yang terakhir tercatat merupakan produk Kuassa yang paling mahal, yakni berkisar $69,95 atau Rp 853 ribu. 
 
Berdasarkan catatan pada bulan Oktober saja sudah ada berkisar 7 juta pelanggan telah membeli. Pemasukan perusahaan meningkat tajam. Jika dulunya pertama kalinya launching produk, hanya 50 juta hasilnya kini jadi 1 miliar rupiah.

Pembelinya sih kebanyakan dari Amerika (35 persen); disusul Inggris dan Jerman, dimana masing- masing 12 persen; Prancis (7 persen); Kanada (5 persen); Australia (4 persen); dan Jepang (3 persen). Menakjubkan sekali hasilnya. 
 
Dan, yang lebih menakjubkan, diantara pembeli tersebut ada nama- nama yang beken kelas dunia. Sebut saja musisi dari Jepang, ada nama Masahiro Aoki. Aoki adalah komposer musik video game untuk perusahaan- perusahaan di Negeri Sakura. Salah satu perusahaan itu ialah game Capcom.

Sedangkan dari Amerika ada nama Dieter Hartmann, komposer musik untuk film- film berkelas Hollywood. Yang karyanya film Butterlfly Effect, Ghost Rider: The Spirit of Vengeance, End of Watch, Watchmen, dan The Guardians of The Galaxy.

"Kami nggak sangka kalau pembelinya orang-orang top. Jelas, kami bangga banget ternyata ada produk Indonesia yang disukai orang-orang profesional di Jepang dan Hollywood," ucap Dea lanjut.

Berbanding terbalik justru produk buatan mereka kurang laku di Indonesia. Hanya ada, yang tercatat, dari 7 ribu pembeli software Kuassa, hanya ada tujuh pembeli asal Indonesia! Itu juga laporan resminya. 
 
Tidak tau jika bajakannya, berapa banyak orang Indonesia yang menggunakan produk mereka. Dea menambahkan mendengar memang software Kuassa tersebar di lapak- lapak produk bajakan. "Tapi, mau bagaimana lagi, iklim bisnis di Indonesia masih seperti itu," ujar Dea.

Apa yang akan mereka bangun kembali ialah produk berbasis mobile. Mereka sangat ingin produk barunya itu bisa nangkring di Google Store dan Apple Store. "Mudah- mudahan segera terwujud. Ini target kami tahun depan," tandas Dea.

Salah satu pengguna software Kuassa, musisi Hogi Wirjono, mengaku cukup puas memakai produk mereka yang bernama Kratos Maximizer dan Eve At Series Equalizer selama dua tahun terakhir. 
 
Menurut salah satu personel band Agrikulture itu, software produksi Kuassa tersebut sangat membantu dalam proses bermusik. Utamanya ketika proses mastering dan recording. Lain lagi, musisi sekaligus produser Anang Hermansyah memberikan pujian setinggi langit atas kualitas software mereka.

Anang mengatakan, secara kualitas, software Kuassa tidak kalah bersaing dengan software musik Barat yang berstatus major label. 
 
"Aku pakai DAW (Digital Audio Workstation), tapi juga aku mixing pakai Kuassa di studio rekaman aku. Kualitasnya tidak kalah dengan produk luar, sangat-sangat tidak kalah," kata dia, suami artis cantik Ashanty itu, padahal perusahaanya relatif baru di industri pengembang perangkat lunak, 
 
Didirikan pada tahun 2009 dengan semangat dalam musik, gagasan memiliki bisnis pengembang software muncul karena mereka tahu bagaimana mahal dapat memperluas studio rekaman dan memutuskan untuk menggunakan dana mereka yang terbatas untuk membuat audio software sendiri.

Dalam sebiah talk show bertajuk "Sebuah Reputasi Baik Tak Dibangun Sahri," Dea lantas menjelaskan bahwa reputasi yang baik memang tidak dibangun dalam satu hari. Selama tahun-tahun awal, Kuassa fokus untuk terus meningkatkan kualitas produknya hingga menghasilkan feedback baik di banyak forum pengguna dan karena itu meningkatkan penjualan untuk produk Kuassa itu.

Akhirnya, produk Kuassa yang mandapatkan ulasan baik di berbagai forum internasional dan publikasi dan pada tahun 2012, mereka sukses memenangkan penghargaan dari Asia Pacific ICT Awards. Sejak itu, penjualan telah tumbuh semakin baik untuk Kuassa. 
 
Dalam sesi tanya jawab, saham Dea bahwa di dalam perusahaan ada pada aspek teknis dari perangkat lunak. Dea sendiri sebagai CEO masuk dalam industri pengembang adalah penting untuk memiliki dukungan multi-platform di windows, macintosh, dan linux. 
 
Perusahaan harus memiliki cara pembayaran yang aman, didukungan berbagai metode pembayaran online seperti PayPal, Visa, mastercard, dll. Pembayaran sangat penting dalam sistem e-commerce global. 
 
Dalam mempromosikan bisnis, adalah cara paling sederhana dan paling efektif adalah untuk memberikan sampel gratis.

6 Saran Sukses Pengusaha Dunia

Artikel Bisnis Saran Miliarder Dunia

 
saransukses.png
 
Miliarder adalah orang yang berbeda kelas dengan kita, benar kan? Para pengusaha dunia pasti lebih pintar dari sebagian kita. Lebih kuat. Lebih beruntung. Lebih baik. Berikut saran- saran sukses dari mereka buat kita semua.
 
Tapi, apakah jika saya mengatakan kapada kamu miliarder sama saja dengan kamu -dan satu catatan disana, tiap- tiap orang kaya yang menakjubkan itu juga tertatih- tatih menghadapi setiap tantangan sama seperti kita.

Tidakkah kamu ingin memahami bagaimana mereka menerobos, mengalahkan kemungkinan, dan kekayaan mereka tumbuh hingga miliaran?
 

Langkah Pengusaha


Keenam miliarder self- made (miliarder bukan dari warisan) ini begitu murah hati untuk membagi pengalaman mereka dan memiliki beberapa saran bisnis yang sangat baik untuk kamu lakukan:

"Tidak apa-apa untuk merayakan kesuksesan, tetapi adalah lebih penting untuk mengambil pelajaran dari setiap kegagalan." -Bill Gates.

Bill Gates tau sedikit apa itu arti kegagalan. Salah satu pengusaha teknologi yang paling terkenal dan sukses dalam sejarah, Gates pertama kali putus sekolah. 
 
Namun, dalam suatu waktu di kampusnya Harvard, Gates mengutarakan kepada profesor ia akan menjadi jutawan pada saat ia berumur 30 tahun. Ia melakukan yang lebih baik dari sekedar jadi jutawan, pada kenyataannya -  di usia 31, ia adalah seorang miliarder self- made.

Itu bukan lah jalan yang mudah, meskipun, dan bahkan pekerjaan filantropi epik belum menghasilkan cukup karma baik untuk benar-benar melindungi Gates dari segala kegagalan. Bahkan, upaya filantropi (kegiatan sosial) -nya kadang-kadang gagal.
 
Gates mengakui bahwa ia menyesalkan beberapa program, seperti ilmu pengetahuan yang gagal dikembangkan atau program makan pagi yang diambil oleh pemerintah. 
 
Meski begitu, dia terus berusaha. Setiap usaha baru diikuti oleh kegagalan masa lalunya, yang pasti  kegagalan telah memainkan peran besar dalam pendapatannya.  
 
Orang terkaya nomor 2 di peringkat Forbes ini dikenal sebagai salah satu  'dari orang-orang terkaya di planet ini, dengan kekayaan bersih sebesar $8,14 miliar.

"Bagian dari menjadi pemenang adalah tahu kapan sudah cukup. Kadang- kadang kamu harus menyerah dalam perlawanan dan berjalan pergi, dan beralih ke sesuatu yang lebih produktif." -Donald Trump.

Jika sepertinya Donald Trump terlihat selalu memiliki sifat keras seperti besi dalam sejumlah kegagal dari usaha yang berbeda, itu karena dia memang berbeda. Dia adalah contoh utama dari penggerak dan perubah, terus- menerus bekerja untuk setiap penawaran baru. 
 
Dia tidak bisa secara emosional atau terikat dengan salah satu dari usahanya. Mereka yang benar- benar kaya memahami mungkin lebih baik dari orang lain nilai waktu bagi mereka adalah bisnis. 
 
Pengusaha sering berjuang dengan perasaan bahwa ide mereka - bisnis mereka - adalah bayi- bayi mereka. 
 
Ini pola pikir yang berbahaya yang dapat mengakibatkan keengganan untuk berubah meninggalkan kegagalan yang tidak bisa diubah, berolahraga terlalu banyak kontrol, atau tergantung pada model gagal terlalu lama.

Setiap saat itu penting. Jika ide tidak bekerja, kamu harus tahu kapan harus memotong kerugian kamu dan membebaskan waktu itu untuk mencoba sesuatu yang lain.

"Jika kamu ingin melihat ukuran sebenarnya dari seorang pria, perhatikan bagaimana ia memperlakukan bawahannya, tidak sama dengan-Nya." -J.K. Rowling.

Penulis terkaya di dunia, J.K. Rowling telah mempertahankan rasa hormat yang mendalam dan pemahaman tentang mereka yang hidup dalam kemiskinan. Setelah semuanya, itu tidaklah lama bahwa ia pernah tinggal di dalamnya sendiri, di dalam kemiskinan.

Sekarang kekayaanya bernilai $1 miliar, hari- hari itu sudah lama berlalu untuk Rowling, namun siapa saja yang telah mengalami kemiskinan tidak pernah benar-benar meninggalkan warisan yang jauh di belakang. 
 
Menjadi sangat kaya tidak membuat kamu lebih baik daripada orang berikutnya - itu hanya berarti kamu memiliki lebih banyak uang. Kekayaan selalu menang dan kalah terus- menerus, dan saran 
 
Rowling mengingatkan kita untuk berbuat baik kepada orang-orang di sekitar kita, terlepas dari siapa mereka. 

Setelah semuanya, kamu tidak akan pernah tahu kapan kamu mungkin jatuh pada masa-masa sulit sendiri dan perlu orang-orang untuk memberikan tangan kembali. Berbuat baik ketika jaya bisa memberikan kebaika ketika hidup kembali ke awal kesusahan dan kemiskinan.

"Semakin bertambah tua, saya menjadi lebih kurang memperhatikan apa yang orang katakan. Saya hanya menonton apa yang mereka lakukan. "-Andrew Carnegie.

Internet telah mengubah cara kita berkomunikasi - dan juga sejumlah besar informasi yang tersedia tentang individu dan bisnis.

Dunia sedang menyaksikan. Bahkan pengusaha start-up dapat menemukan diri mereka di bawah mikroskop, untuk berbagai derajat. 
 
Kamu mungkin berpikir tindakan kamu diperhatikan, tapi aplikasi seperti Secret dan jaringan sosial seperti Facebook berarti tidak ada yang pernah benar-benar pribadi lagi, tidak benar-benar tidak ada privasi.

Pelanggan menonton. Para calon investor sedang menonton kamu. Mereka tidak tertarik pada apa yang akan kamu katakan seperti apa yang kamu lakukan. Jangan mengecewakan! Mulailai membuat sesuatu.

 "Jika kamu tidak ingin dikritik, demi Tuhan jangan melakukan sesuatu yang baru." -Jeff Bezos.

Tumbuh kulit tebal; kamu akan membutuhkannya.

CEO Amazon Jeff Bezos adalah pemimpin teknologi yang lebih banyak cinta untuk membenci - dia pasti mengambil bagiannya secara adil setiap kritik, dan membaginya kembali. 
 
Perusahaannya telah menghadapi kritik dan kontroversi sejak diluncurkan, dengan etika pribadi dan manajemen bisnis gaya Bezos sendiri sering tercampur aduk

Namun, Amazon telah merevolusi cara kita berbelanja online. Bezos memahami bahwa mengubah permainan mengundang kritik. Dan dia baik-baik saja dengan itu. Dia menjad seorang pemimpin yang tidaklah kaku dalam perubahan baik di dalam atau diluar dirinya.

Jika kamu memiliki ide bisnis dan ingin menggoyang industri, kamu sebaiknya merasa terbiasa dengan hal- hal semacam kritik, juga.

"Ekuitas Keringat adalah ekuitas yang paling berharga ada. Tahu kamu bisnis dan industri lebih baik dari orang lain di dunia. Cinta apa yang kamu lakukan atau tidak melakukannya." -Mark Cuban.

Ini mungkin tampak seperti segala sesuatu yang Mark Cuban sentuh telah berubah menjadi emas, tapi latar belakang itu tidak lah luar biasa. 
 
Cuban dibesarkan di pinggiran kota makmur Pittsburgh dan menemukan semangat kewirausahaan ketika usianya 12 tahun, ketika itu ia menjual kantong sampah untuk membayar sepasang sepatu yang didambakan. 
 
Setelah mendapatkan B.S. nya di bidang Administrasi Bisnis di Indiana University Kelley School of Business, dia melakukan tugas pendek sebagai penjual untuk perangkat lunak pengecer Dallas - dan dipecat dalam setahun.

Bisnis pertama Kuba, MicroSolutions, dijual ke CompuServe sebesar $ 6 juta. Usaha berikutnya yang mengunggu adalah secara eksponensial lebih besar dan lebih menguntungkan dari sebelumnya. Dengan seorang patner, ia mendirikan AudioNet, yang akan menjadi Broadcast.com pada tahun 1998. 
 
Lalu setahun kemudian, dalam booming dot-com, diakuisisi Yahoo $ 5,7 miliar saham. Sisanya, seperti kata mereka, adalah sejarah. Cuban menghadapi bagiannya dari tiap kontroversinya selama bertahun- tahun, tapi sekarang memiliki Dallas Mavericks dan menjadi bintang investor pada ABC Shark Tank. 
 
Forbes menempatkan kekayaan bersih nya di $5,7 miliar, membuatnya orang ke 652 terkaya di planet ini.

Kuba mencintai investasi dan bisnis. Kamu tidak bisa membantah bahwa dia tidak fantastis dalam hal itu. Lakukan apa yang kamu lakukan yang terbaik atau tidak repot-repot!

Merintis Usaha Ketika Corona Kisah Pengusaha

Profil Pengusaha Kurnia Bagus Jatmiko

 

merintisusaha.png
 

Kisah pengusaha bernama Kurnia Bagus Jatmiko. Ia merintis usaha ketika Corona. Dulu Bagus bekerja menjadi pegawat event. Lalu dia banting setir mengerjakan aneka kerajinan kulit. Beruntung banget nasib berpihak padanya.


Dia walau baru pertama kali usaha banyak terbantu. Bersyukur teman dari Malaysia- Jepang mau membeli kerajinannya. "Juga dikirim ke Bali, Jakarta, dan Jogja," Bagus menjelaskan kepada Detik.com.


Beberapa bulan terakhir dia mengerjakan kerajinan kulit. Pandemi Covid 19 membuatnya kehilangan pekerjaan, lantaran larangan berkumpul pemerintah beberapa even dibatalkan. "Karena saya pekerja even, kalau tidak ada even maka saya tidak dapat penghasilan," imbuhnya.


Ia mengerjakan semua manual. Pertama Bagus membuat pola kemudian dipotong. Pengusaha ini lalu menjahit manual memakai tangan. Kerajinan kulit dihasilkan antara lain dompet, tas, sabuk, gelang kulit. Dia menjelaskan satu kerajinan butuh waktu dua hari.


Bagus juga mampu membuat motif pahatan. Maka dia akan lakukan manual lumayan butuh waktu. Ia melakukan jahit- menjahit manual. Bagus pun belajar menjahit otodidak. Itu karena keinginan tetap bertahan ketika corona.


Merintis usaha ketika corona siapa takut. Dia menggunakan kulit sapi jenis vegtan. Bahannya kuat dan tidak mudah rusak. Kerajinannya dibandrol Rp.50 ribu sampai Rp.1 juta. Harga ditentukan tingkatan kerumitan. Usaha tersebut menghasilkan setidaknya Rp.3 juta perbulan.


Sementara dia bekerja menjadi pegawai even bergaji Rp.4 juta. Tetapi setidaknya usaha tersebut akan membesar kelak. Bagus yakin. Dalam sebulan setidaknya dia mendapatkan 10 pesanan. Untuk hal pemasaran menggunakan sosial media dibantu teman, kisah pengusaha ini.

Desainer Cilik Tuna Rungu Menggampai Mimpi

Profil Pengusaha Rafi Abdurrahman Ridwan


 
desainercilik.png
 
Dialah desainer cilik tuna rungu Rafi Abdurrahman Ridwan. Anak kecil 11 tahun yang terus berkarya buat menggapai mimpi. Apa yang dibalik kekurangannya ada kelebihan yang dia asah terus. Dia sadar melalui karyanya bisa merubah dunia. 
 
Di awali satu kisah disaat ia berumur 4 tahun. Ketika itu ada film kartun berjudul Ariel, the Little Mermaid. Sosoknya gadis kecil yang lucu dan cantik, tapi sayang, ia tak menggunakan baju yang pantas baginya. Itulah kira yang dilihat dari sosok Ariel, tokoh kartun dalam benak Rafi.
 

Menciptakan Pakaian


Ia melihat Ariel lebih cantik dengan bajunnya sendiri. Sang ibu pun tak mencoba menjelaskan itu hanyalah sosok kartun, tidak nyata. Ibu hanya membiarkan Rafi berkreasi dengan idenya tentang sosok putri duyung. Ibunya, Shinta lantas mengajaknya menggambarkan baju untuknya. 
 
Shinta mengingat jelas disebelah gambar Ariel, the Little Mermaid buatan Rafi ada pakain- pakaian cantik. Ariel the Little Mermaid kini terlihat tampak lebih cantik dengan pakaian rancangan Rafi dari pakain coat, pakain gaun, dan macam- macam.

Tanda bakatnya yang jelas membuat sang ibu senang. Ada optimisme hingga menuntunnya untuk mencarikan seorang guru gambar. Tapi, sayang, tak ada guru yang mau mengajarnya. Alasannya bisa ditebak, ya karena Rafi tidak bisa mendengar dan sulit berbicara. 
 
Seolah ada batasan antara guru dengan murid dalam caranya mengantar ilmu.

"Saya sedih bukan main. Anak tuna rungu dianggap enggak bisa apa- apa," kenang perempuan berjilbab ini

Di usia 9 tahun, Rafi mulai dikenalkan dengan dunia fashion oleh ibunya. Dia sering diajak melihat- melihat berbagai fashion show. Terlebih setelah Rafi bertemu sosok seorang desainer terkemuka, Barli Asmara. 
 
Dari perkenalan ditambah kunjungan ke tempat kerja Barli, Rafi pun jadi tahu bahwa gambar di kertas itu bisa diwujudkan menjadi baju yang dipakai. Cita- cita menjadi seorang perancang mulai tumbuh dalam benaknya. Ia pun jadi sering meminta gambarnya diwujudkan menjadi baju.

"Nah, di situlah saya mulai pusing, ha ha ha... Saya jarang sekali membuat baju di tukang jahit. Tapi, untuk menghargainya, tetap saya buatkan meski berupa kaus. Gambarnya saya scan, lalu saya cetak di kaus," cerita Shinta.

Ternyata Rafi tak puas ketika desainnya hanya berakhir sebagai kaus cetak. Desainer cilik kelahiran 20 Juli 2002 tersebut ingin lebih dari gambar- gambar desainnya. Dia ingin mewujudkan sama persis dengan apa yang ia gambarkan. 
 
Nah, Barli Asmara kemudian membantunya melangkahkan kakinya menjadi seorang desainer cilik. Caranya yaitu dia mengajak Rafi untuk berkolaborasi. Dimana semua desain buatan Rafi, sedangkan pembuatannya oleh Barli, jelas ibu Rafi.

Melalui fashion show pertamanya membuat Lia Chandar Foundation tertarik. Mereka ingin membantu mimpi Rafi menjadi seorang desainer.  Siswa SLB B Santi Rama ini kemdian dimodali untuk bisa ikut dalam Jakarta Fashion Week 2012untuk dikenalkan ke kancah internasional. 
 
Lia Chandra yakin anak berbakat seperti Rafi akan mampu menghasilkan karya luar biasa yang bisa menginspirasi orang lain.

Hasilnya, Jakarta Fashion Week 2012 jadi "geger", ini semua karena Rafi jadi yang termuda. Dia jadi sosok desainer termuda dalam acara tersebut. Karyanya diakui ketika kolaborasinya dengan Purana Batik dan Ariani Pradjasaputra. Nama Rafi langsung meroket dan didengar banyak kalangan.

Suatu hari datang email yang membuat Rafi melonjak gembira, sementara sang ibu terkaget- kaget. Kaki ibunya terasa lemas membaca email tersebut. Rafi dihubungi Tyra Banks, model dan selebriti terkemuka asal Amerika Serikat. Tyra dikenal sebagai model top dunia. 
 
Dia juga memiliki program sendiri yang terkenal bernama America's Next Top Model. Dari program itu pula pakaian buatan Rafi lebih dikenal.

"Kami benar-benar enggak pernah mimpi. Tyra Banks meminta Rafi menyiapkan baju untuk acara America’s Next Top Model di Bali," kata ibunya bersemangat.

Ada tujuh baju yang dipakai di acara tersebut. Tapi yang terpenting ialah profil Rafi sebagai perancangnya ikut ditulis di berbagai media. 
 
Tyra bahkan mengirim foto serta satu pesan singkatnya khusus untuk Rafi di Indonesia, "To Rafi, the newest, fiercest fashion designer in the world (and the youngest!!). Dia juga memuji desain Rafi dan menyemangatinya," tiru Shinta. 
 
Klien Rafi pun berdatangan sekarang tidak hanya dalam negeri, kebanyakan bahkan dari luar negeri. Paling banyak dari Spanyol jelasnya. Suatu kali Rafi diundang fashion show di Festival Indonesia Melbourne 2012 dan enam kota lain di Australia.
 
Ia juga menunjukan kecerdasan emosional yang tinggi dan hati yang lembut. Rafi meminta seluruh pengerjaannya tak lagi menggunakan jasa tukang jahit langganannya. Dia meminta pekerjaannya diserahkan kepada sesama difabel yang punya kemahiran menjahit.

Profil Handoko Hendroyono Pengusaha Pakar Marketing

Profil Pengusaha Handoko Hendroyono

 
 
handokohendroyono.png
 
Dia adalah pengusaha bidang bisnis perkilanan. Profil Handoko Hendroyono pakar merketing. Dunia perikalan tak akan menarik tanpa karyanya. Meski dikenal sebagai "pakar" membuatnya tak berubah. Ia masih tak mau disebut pakar periklanan. 
 
Lebih condong menyebut dirinya ke Creative Storyteller. Dia juga pembicara di berbagai kesempatan di forum- forum kreatif. Dan juga, kerap menjadi penulis di berbagai media, seperti SWA, Marketeers, dan Kompas Klass.

Dua buku kreatifnya yaitu Brand Gardener dan DO. Untuk DO, anda disarankan untuk membacanya, unik berisi 100% Doodling alias teks berilutratasi karyanya sendiri. Handoko berlatar belakang art dan desain. Pantaslah ia mampu begitu kreatif di setiap sisi- sisi hidupnya.
 

Bisnis Kreatif


"Saya suka mengamati perilaku konsumen dan menduga apa yang terjadi ke depan. Empat tahun lalu, pengamatan terhadap fenomena yang ada membuat saya merasa sekarang bukan eranya iklan lagi tapi era story. Maka dari itu saya menggunakan konsep storytelling," tuturnya.

Jakarta Do Art, adalah menggabungkan bisnis dengan seniman itulah yang kami tangkap. Handoko menjelaskan ini merupakan tempat bagi para desainer muda bertemu para pengusaha kecil dan menengah. 
 
Lihatlah pameran yang dilakukan oleh Jakarta Do Art, yang menghiasi sudut- sudut Pondok Indah Mall, Jakarta, 3-9 November lalu. Semua yang dipajang itu bukanlah pameran furnitur tapi hasil karya seni. Furnitur yang dijual merupakan hasil kolaborasi seni.

Komunitas yang berdiri guna mengangkat brand lokal. "Kami ingin meningkatkan value dari produk yang dihasilkan brand-brand lokal yang masuk kategori UKM," ujar pria yang sukses membuat tagline untuk satu produk minuman ini.

Melalui komunitas ini selain desainer muda bisa mengembangkan bakat, juga ikut membantu usaha kecil- menengah. Handoko sadar bahwa era produk asing telah tiba. Sebagi praktisi periklanan dan desain, ia telah melihat kelemahan itu pada usaha kecil- menengah kita. 
 
Kurangnya dalam sisi desain dan promosi begitulah kiranya penjelasannya. Karya seniman yang terpilih akan diterapkan ke UKM jika diperlukan. Nilai jual dari produk akan meningkat melalui komunitas tersebut.

Tenang, Handoko menjelaskan ada royali bagi para desainer muda.

Ia menyimpan optimis dalam generasi muda nanti. Apalagi menurutnya generasi sekarang telah akrab dengan berbagai gadget. Melalui Jakarta Do Art, ia berharap dari 20 seniman (desainer) yang ikut menjadi agen perubahan. Perubahan bagi brand lokal dalam rangka persaingan global. 
 
Ada sekitar 10 pengusaha yang telah resmi ikut di acara pameran Jakarta Do Art tersebut.

"Di industri kreatif semuanya berubah. Tidak itu periklanan, media, polling, atau toko buku. Kita harus mengikuti arus tersebut," jelasnya.

Pengelola mal pun ikut membantu. Ini berkat kelihaian seorang Handoko Hendroyono. Mereka setuju tak membebankan biaya sewa yang tinggi seperti halnya untuk acara ekshibisi umumnya digelar. Sudah banyak pengusaha yang telah merasakan terbantu keberadaan Jakarta Do Art. 
 
Sentuhan desain yang menarik dari para seniman kebanyakan bisa membuat para pengusaha meningkatkan nilai jual produknya. Apakah anda berminat mengikuti?

Info Hendroyono

Twitter: https://twitter.com/Handoko_H

Instagram: http://instagram.com/handoko_h

Facebook: https://www.facebook.com/handoko.hendroyono

Website Do.Inc

Website Brand Gardener 
 

Pendiri Mbloc

 
Profil Handoko Hendryono dikenal mendirikan tempat brand lokal mejeng. Pendiri Mbloc ini bercerita kepada Kompas, bagaimana brand- brand dapat tempet di tempatnya sekarang. Handoko menjelaksan bahwa tempatnya memanfaatkan momen pandemi.

Bahwa Mbloc memanfaatkan pandemi demia kebangkitan brand lokal. Handoko melihat peluang. Ia melihat globalisasi pandemi menghentikan bisnis dunia. Brand- brand lokal harusnya lebih berjaya terutama di rumah sendiri.

Kita memiliki emas tersembunyi. Mereka akan nampak berkilauan ketika pandemi meruntuhkan brand luar. Mbloc sendiri merupakan ruang tak terpakai milik BUMN Perum Peruri. Handoko bekerja sama dengan almarhum, bersama empat sosok lain.

Mereka diajak menggarap lahan mangkrak milik negara. Berenam memiliki latar belakang berbeda, hingga "dipaksa" berkarya. Menggabungkan seni rupa, artsitek, musik, dan lain- lain.

Handoko sendiri sempat sukses memproduseri film Filosofi Kopi. Awal mereka tidak spesifik buat membentuk pasar milenial. Semua berjalan begitu saja dengan ajakan pihak Perum Peruri. Maka lahir PT. Ruang Riang Milenial, sebagai wujud profesionalitas membangun Mbloc.

Ini merupakan creative hub dimana milenial kembangkan kreatifitas. Menjadikannya ekosistem kuat yang memberikan impact sosial dan ekonomi. Mbloc mengembangkan banyak kultur baru.

Taukah bahwa tempatnya merupakan bekas tanah percetakan uang. Letaknya dekat MRT sudah biasa dilewati. Banyak orang mengunjungi dan mau berjalan kaki. Kultur baru tersebut termasuk berkarya melalui kreatif space ini.

Mbloc sendir dikelola Ruang Riang termasuk mengenai kontrk. Peruri sendiri tidak ikut campur hanya menyediakan tempat. Soal branding tentu Handoko sudah pakar marketing. Mereka sudah memiliki konsep matang, mulai dari penyusunan tempat, kontrak kerja, dan promosi itu sendiri.

Mbloc Space diluncurkan September 2019, ruangan dibentuk berdiri sisi kiri dan kanan, dimana akan ada brand lokal berderet seperti Kopi Titik Temu dan Unionwell. Bagian belakang dijadikan kedai Oeang dan tempat live music.

Nama beken seperti Glend Fredly, Kunto Aji, Tompi, Slank, dll siap meramaikan. Daya tampunya sampai 400 orang bila berdiri. Live Music memiliki ruangan menampung 109 band musik. Selain dijadikan tempat brand lokal berupa tenant- tenant, juga dijadikan tempat event musik.

Ini merupakan ekosistem besar dari bottom up. Dimana Handoko dan kawan- kawan menaruh jiwanya dalam arsitekatur sampai pengembangan. "M Bloc bisa disebut destinasi kreatif, karena kami menyasar kelas kreatif," jelasnya kepada SWA.co.id.

Entri yang Diunggulkan

Biografi Jack Ma Orang Terkaya China Alibaba