Aneka Kerajinan Batok Kelapa Wirausaha Berbasis Ekspor

Daftar Pengusaha Kerajinan Ekspor


 
Siapa sangka aneka kerajinan batok menghasilkan jutaan. Berikut prospek wirausaha kerajinan batok kelapa. Dulu orang menganggap batok kelapa ini sebagai sampah, tapi tidak bagi para pengusaha ini. Sekarang bisa dirubah menjadi aneka produk yang diminati manca- negara.

Bagi dua pengusaha ini sampah tersebut adalah berkah. Seorang pengusaha muda asal Tuban, Jawa Timur, bernama Ainur Rofiq bercerita. Awalnya dia iseng membuat mainan anak dari batok kelapa. Soal bahan baku cukup mengambil batok kelapa yang berserakan di pasar.

Rofiq merubah batok kelapa menjadi aneka kerajinan. Produk Rofiq meliputi celengan batok kelapa, tempat pensil, lampu meja, dan celengan. Produk lain seperti membuat bonek berbentuk bebek atau angry bird.

Ia mulai memunguti batok kelapa dan dikumpulkan menjadi satu. Kemudian batok kelapa tersebut dibersihkan. Batok kelapa lantas dilubangi dibentuk sesuai bentuk desain awal. Wirausaha yang sudah digeluti semenjak tujuh tahun ini, mampu menghasilkan jutaan perbulan.

Harga produk antara Rp.30- 100 ribu rupiah tergantung kesulitan. Meskipun sudah sukses, dia masih terkendala modal pengembangan usaha. Pesanan datang dari daerah Tuban hingga manca negara. Ia menambahkan berharap bantuan pemerintah agar lebih maju.

Wirausaha Kerajinan Ekspor.

Cerita lain datang dari pengusaha bernama Gunawan. Awalnya dia berjualan buah kelapa utuh, yang diambil dagingnya dan dijual tempurungnya juga. Tidak sedikit dia melihat tempurung cuma menjadi limbah terbuang. Dari tempurung kosong itu kemudian Gunawan jual secara karuangan.

"Limbah dari kelapa yang telah diambil dagingnya itu banyak, dan biasanya saya jual karungan," ia berujar.

Limbah batok kelapa cuma dijual murah yakni Rp.400 perkarung. Dia berpikir bagaimana mengolah limbah batok tersebut.

Mulai menjalankan bisnis kerajinan batok kelapa sejak 2005. Pengusaha Rofiq membuat berbagai bentuk, seperti celengan, mangkuk, teko, dan lampu hias. Berawal tukang kelapa Rofiq kini beralih jadi pengusaha kerajinan batok kelapa.

Dia mulai mencari ide bagaimana mengolah limbah. Gunawan mulai mencari reverensi dari internet, bagaimana cara mengolah limbah batok kelapa. Bagaimana limbah dimanfaatkan wirausaha bukan sekedar dibuang saja.

Produk awal Gunawan adalah membuat celengan batok. Kemudian dia berkreasi bentuk lain untuk dijual ke pasaran. Waktu itu pasar merespon positif akan produk Gunawan. Sebelum ada gempa yang melanda Yogyakarta, memproduksi aneka bros, tusuk konde, dan dompet.

Hingga gempa menerjang Yogyakarta, di tahun 2006, Gunawan sempat menutup usahanya selama 6 bulan karena pristiwa tersebut. Meskipun tutup dia tidak berhenti dan membuka kembali usahanya. Akhir 2006 aneka desain dibuat sendiri, antara perpaduan desain lama dan baru.

"Saya mencari ide, mencari referensi," jelasnya
Cara membuat kerajinan batok kelapa memerlukan waktu. Pertama kamu membersihkan batok, lalu mengamplas, kemudia celengan dibentuk dan digambar. Dalam seminggu menghasilkan 1000- 1200 produk kerajinan.

Ia menjual produknya melalui online. Ataupun Gunawan menjualnya melalui toko- toko souvenir di Kota Yogyakarta. Walupun produk Gunawan sudah masuk pasar ekspor, ia masih tetap fokus untuk menyasar pasar lokal sebagai utama.

Harga produk kerajinan batok kelapa antara Rp.15- 17 ribu. Cangkir batok kelapa dijual Rp.6 ribu sampai Rp.8 ribu. Kemudian harga mangkuk unik seharga Rp.12 ribu, dan teko batok kelapa seharga Rp.15 ribu dan Rp.25 ribu.

Dia juga menerima pesanan khusus dari toko- toko. Melalui cara itulah usaha dijalankan Gunawan bisa berkembang. Inilah kisah Gunawan wirausaha berbasis ekspor dari aneka kerajinan batok kelapa. Jika kamu berminat maka saatnya mencari limbah untuk didaur ulang.

Inilah Daftar Pengusaha Muda Mendukung Jokowi Dua Periode

Daftar Pengusaha Muda Pendukung Jokowi


pengusaha pendukung jokowi
 
Selain sosok pengusaha Erick Thohir yang mendukung Jokowi. Bahkan nama Erick didapuk menjadi Ketua Tim Sukses. Berikut pengusaha muda mendukung Jokowi dua periode. Beberapa merupakan petinggi Kamar Dagang Indonesia (KADIN) dan Himpunan Pengusaha Indonesia (HIPMI).

1. Rosan Roeslani

Informasi terbaru mengatakan bahwa Rosan Roeslani mendukung. Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia ini, menurut berita Merdeka.com mantap. Menjadi salah satu pengusaha muda mendukung Jokowi dua periode.

Dia dipuk menjadi wakil ketua, tugasnya mendampingi Erick Thohir dalam mengembangkan visi- misi ekonomi. Dianggap sebagai sosok real dibidang Ekonomi bukan main- main. Rosan sendiri sekarang berusia 49 tahun, pengusaha kelahiran Jakarta, Chairman Group Recapital.


Meskipun tidak terucap langsung oleh pribadinya sendiri. Menurut Erick Thohir, dia akan menjadi sosok kunci yang memberikan masukan. Bagaimana nanti mengembangkan wirausaha muda. Ia menambahkan Bahlil merupakan sosok cocok menginspirasi anak muda.

Sebagai Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia, sosoknya dikenal cukup vokal untuk mengkritisi kebijakan Presiden Joko Widodo.

3. Erick Thohir

Sosok Erick Thohir sendiri tentu sudah pasti masuk. Dia pengusaha muda mendukung Jokowi dua periode pertama. Bahkan diangkat menjadi Ketua Tim Pemenangan Jokowi- Ma'ruf. Sepak terjang di dunia bisnis sudah dijelaskan oleh Jokowi.

4. Hary Tanoe

Mungkin sudah tidak lagi cocok panggil pengusaha muda. Namun nama Hary Tanoe berpengaruh bagi pertumbuhan wirausaha muda mandiri. Hary Tanoe mendukung sebagai Ketua Partai Perindo, sekaligus sebagai pengusaha media pemilik MNC Group.

Selain nama diatas ada beberapa nama lain, yang sudah terkonfirmasi adalah nama Yoris Sebastian, yang mendukung melalui akun Instagram nya. Dia mengunggah angka satu untuk Indonesia satu kali lagi. Nama lain adalah pengusaha Reiner Bonifasius Rahardja yang belum terkonfirmasi.

Profil Goris Mustaqim Asgar Muda Pengusaha Muda Dunia

Profil Pengusaha Goris Mustaqim


goris mustaqim pengusaha

Profil Goris Mustaqim, adalah pengusaha muda lulusan Institut Teknologi Bandung. Sosok bertekat memulai wirausaha sejak berkuliah. Sebelum lulus saja Goris sudah mengerjakan berbagai bisnis. Terutama dia mengembangkan bisnis berbasis agro di daerah Garut.

Memilih menjadi pengusaha muda total tanpa melamar. Ketika lulusan Universitas lainm memilih sibuk mencari kerja. Dia sudah memiliki pekerja di perusahaannya sendiri. Goris malah sibuk untuk membuka lapangan pekerjaan baru.

Sosok Goris memang berbeda dibanding pemuda kebanyakan. Dia sudah memilih wirausaha sejak semula. Disibukan membuka lapangan pekerjaan baru, tidak lupa profil Goris sebagai sosok manusia berempati. Dia dikenal humble aktif di berbagai paguyubuan sosial di Garut.

Salah satunya dia menjadi penggagas Asgar Muda. Organisasi kepemudaan fokus mengembangkan wirausaha di Garut. Mereka bertujuan bagaimana agar Garut mandiri. Pengusaha muda yang dikenal sebagai salah satu pendiri PT. Resultan Nusantara, salah satu bisnis utamanya sekarang ini.

Pengusaha Muda Kelas Dunia


"Saya tidak pernah melamar pekerjaan" ujarnya.

Banyak dilewatkan ketika berbicara tentang Garut. Padalah banyak potensi besar ketika berbicara tentang kota tersebut. Goris menyadari bahwa Tuhan sudah memberikan sumber daya alam. Salah satunya tumbuhan akar wangi, yang hanya tumbuh di kawasan Garut, bukan wilayah Indonesia lain.

Tumbuhan inilah kemandirian bagi masyarakat Garut, Jawa Barat. Inilah bisnis sosial dijalankan oleh Goris sekarang. Ia menciptakan kemandirian bagi masyarakat. Akar wangi tersebut diolah menjadi minyak akar wangi.

Minyak akar wangi memiliki fungsi utama pengikat parfum. Efek akar wangi membuat bau parfum terjaga lama. Di dunia ada tiga negara yang memiliki tanaman jenis ini -yaitu negara Tahiti, Borbone, dan Indonesia-, dimana tepatnya hanya ada di daerah Garut.

Selain dikembangkan menjadi minyak akar wangi. Sebelumnya masyarakat sudah mengolah menjadi kerajinan eksotik. Nilai ekonomis akar wangi memang sangatlah banyak. Penduduk Garut awalnya hanya menyerap minyak atau sekedar menganyam akarnya.

Melalui akar wangi penduduk diajarkan wirausaha mandiri. Mereka membuat hiasa dinding, hiasan natal, tas dan sajadah. Bisnis akar wangi terus tumbuh di Garut berkat paguyuban Asgar Muda. Ini salah satu bisnis lokal kembangan Goris Mustaqim.

Paguyuban Asgar Muda terus mendukung, mengembangkan, dan memberdayakan penduduk untuk selalu berinovasi.

Goris memperhatikan hal terkecil dalam berbisnis. Ide akar wangi merupakan perwujudan keahlian tersebut. Bisnis akan wangi terus berjalan, walaupun harga bahan bakar minyak kian mahal. Asgar Muda sebagai paguyuban tidak mau menyerah akan keadaan.

Mereka bekerja sama dengan kampus IPB, membangun sistem pemanasan geothermal sebagai cara pengolahan akar wangi. Tujuannya agar si minyak diolah lebih efisien dalam proses pemasakan. Ini menjadi pengganti minyak tanah, sekaligus mengurangi kebutuhan gas yang terkadang langka.

Wirausaha Serba Usaha

Daerah Garut dikenal akan akar wangi sesuai tujuan Goris. Disitulah penduduk Garut menghasilkan pendapatan tetap. Membahas profil Goris tidak berhenti akan sepak terjang Aasgar Muda saja. Goris mendirikan PT. Resultan Nusantara, bisnis berbasis Join Ventur pertama.

Perusahaan berbasis teknologi, mengerjakan pengembangan program RFID atau SmartCard. Produk utama mereka sistem absensi elektronik, akses kontrol, pembayaran online, dan parkir pintar. Baru dua tahun berjalan, perusahaan mampu menghasilkan $500 juta dan membuka banyak cabang.

"Saya bergaul dengan siapa saja. Saya bergaul dengan tukang gorengan, satpam, menteri, dirut BUMN. Bergaul dengan siapa saja. Jadi punya jaringan dan network yang bagus," katanya, inilah tips sukses wirausaha nya.

Pemuda kelahiran 14 Maret, umurnya masih 24 tahunan, yang mampu mengambil perhatian bahkan kelas dunia. Goris dikenal di kalangan pengusaha serta sosialis. Bukan sekedar eksekutif perusahaan IT besar. Dia dikenal sebagai pengusaha sosial bersama Asgar Muda.

Tidak ayal Presiden Amerika, Barack Obama menemui Goris beberapa tahun silam, inilah kisah sukses pengusaha muda panutan dunia.

Melalui program Presidential Summit Entrepreneurship 2010, dan menjadi yang termuda disejajarkan entrepreneur dunia. Di ajang internasional tersebut, Goris diundang langsung oleh Presiden Barack Obama di Gedung Putih.

Aktifitas PT. Resultan Nusantara bersama teman Alumni ITB, bersama Asgar Muda membuat Goris harus bolak- balik Jakarta- Garut. Bukan perkara mudah dengan segala aktifitas padat tersebut. Dia beruntung karena sudah sukses sejak usia masih muda.

Dia mampu menghadapi halangan fisik. Kelelahan dapat ditanggulangi Goris meskipun capek. Goris sendiri rajin mengajak investor untuk akar wangi. Bisnis IT PT. Resultan Nusantara juga berkembang lewat mandirikan cabang hingga pelosok daerah.

Apa yang ada pada dirinya merupakan semangat pengusaha muda.

"Yang penting kreatif. Itu yang kita jual. Lalu saya akan tawarkan ke orang- orang yang saya kenal sampai ada yang tertarik menjadi investor." jelasnya.

Apa sih harapan terbesar Goris Mustaqim?

Ia mampu menciptakan satu kemandirian daerah di Indonsia. Melalui caranya sendiri menciptakan produk khas daerah setempat. Melalui proyeknya, produk olahan akar wangi, berharap usaha- usaha sejenis bisa bermunculan.

Cara lain lewat mendirikan BMT membiayai usaha kecil masyarakat. Memberikan kredit koperasi menyebarkan prinsip sosial entrepreneur ke semua orang.

Jualan Sandal Warna- Warni Entrepreneur Muda Madison

Profil Pengusaha Madison Robinson

  
meddie jualan sandal

Siapa sangka ide jualan sandar warna- warni menguntungkan. Bahkan entrepreneur muda ini berhasil masuk ke supermarket. Ini kisah Madison Robinson, gadis 15 tahun kelahiran Galveston Island, yang menjadi jutawan berkat jualan sandal saja.

Ide bisnis datang ketika Madison berumur 8 tahun. Dia menyukai sandal atau Flip- Flops, melukisa dan lautan, maka dia mencoba menggabungkan. Membuat inovasi produk yang mengakomodasi dia berkreasi.

Maddie begitu sapaan entrepreneur muda ini. Mencoba bagaimana menggabungkan apa talenta dan kesukaannya. Gadis cantik ini menciptakan Fish Flops. Perpaduan antara sandal pantai dan talenta lukis Maddie; dia melukis aneka ikan di lauatan di dalam sandal.

Maddie membuat desain ulang sandal- sandal tersebut. Pengusaha muda penemu bisnis Fish Flops, menciptakan desain menarik dan tidak ada ditempat lain. Lihat bagaimana produknya yang dijual di luar sana. Ide cemerlang ditambah eksekusi serius membuatnya naik tangga.

Menjadi Pengusaha Muda

Ide cemerlang tanpa eksekusi tidak akan menghasilkan. Maddie pertama- tama menjual di pasaran lokal. Rumahnya yang dekat pantai mempermudah penjualan. Sandal Fish Flops itu memang produk sandal pantai. Hingga Twitter mengangkat pengusaha muda ini lebih dikenal masyarakat.

Maggie menarik perhatian masyarakat Amerika. Dia sama sekali tidak berpikir bisnisnya akan viral. Dia berpikir mungkin sekedar butik lokal. Tetapi siapa sangka terjual hingga supermarket tekenal di Amerika, Nordstrom.

"Saya tidak berpikir (Fish Flops) akan datang jauh sejauh ini," ujar pengusaha muda ini

Menjalani kehidupan entrepreneurship menyangkut ide. Sudah terpikirkan membangun Fish Flops sejak usia 8 tahun. Dia lantas mempunyai waktu untuk menyampaikan ke orang tua. Disampaikan ide bisnis tersebut kepada sang ayah, yang kebetulan adalah seorang pegawai Bank.

Siapa sangka ayahnya sedang mengerjakan bisnis sampingan. Ia tengah membuat bisnis kaos sablon bahkan sebelum menjadi pegawai. Mendesain kaos memang berbeda dengan membuat sandal. Tapi ia terinspirasi untuk mengaplikasikan konsep serupa.

Bagaimana jika menaruh ikan diatas sandal Maddie. Ayah setuju akan ide tersebut tanpa memprotes. Bahkan dia mendorong anaknya untuk melukis sendiri. Inilah cikal bakal Fish Flops menjadi satu sarana penyaluran.

Robinson, ayah Maddie, kemudian merevisi ulang produk tersebut kembali. Bagus memiliki prospek untuk dijual ke pasar. Tanpa berpikir panjang Maggie diajak memproduksi lebih banyak. Untuk sarana marketing Robinson membeli sebuah domain yaitu Fishflops.com.

Toko online tersebut segera menjual aneka produk Maggie. Pengusaha muda ini mengajak ayah fokus membantu marketing. Beberapa bulan berjualan online ternyata tidak ada perkembangan. Sempat terpikir untuk tidak melanjutkan lagi jalan enterepreneurship ini.
.

Kunci Sukses Entrepreneur Muda

Ayah sempat putus asa menjual produk Fish Flops. Hingga gadis kecilnya Maggie mendatangi dia dan bertanya. Apakah ada kemajuan dari penjualan produk sandalnya. Itu beberapa bulan yang lalu, dan Robinson sempat mengutarakan psemisnya akan penjualan Fish Flops.

Siapa sangka gadis 8 tahun ini malah bertekat kuat. Dia memilih melanjutkan bisnis tersebut, hingga mencoba memperbaiki produk Fish Flops. Dia sangat bersemangat menyampaikan desain baru. Dia membuat semangat kembali Robinson dari keterpurukan.

Ia bisa melihat passion bisnis dimata putrinya. Dia berpikir kreatifitas Maggie harus menghasilkan sesuatu. Harus mencapai kesuksesan besar dimasa datang. Maddie sendiri tidak patah arang akan ide- ide baru. Dukungan keluarga membuat Maggie sukses mendirikan satu perusahaan kecil.

Tahun 2011, Dan dan Maddie memasukan produk Fish Flops ini ke sebuah pameran. Sehari selesai mendapat 30 pesanan produk. Sampai pesanan besar datang menyusul dan rencana memasukan ini ke retailer terlaksana.

Pihak retailer serius bekerja sama dengan Fish Flops. Sehingga Maggie begitu serius membuat aneka produk kembali. Permintaan diluar Galveston semakin meningkat, dimana pengiriman keluar kota pertama kali pada Mei 2011 silam.

Bersyukur karena beberapa tahun kemudia menembus $1 juta pertama. Dimana Maddie fokus jualan di tingkat retailer. Cara produks khusus dikembangkan agar pihal sana tertarik. Dimana setiap produk adalah custom design, dijual terbatas kepada retailer yang bekerja sama di penjuru Amerika.

Ekspansi Bisnis Pengusaha Muda

Sekarang bisnis ini lebih dari nilai satu juta dollar. Penjualan mereka tersebar ke berbagai retailer di Amerika. Produk Fish Flops meliputi 30 toko retailer sekelas Nordstrom dan Manc's. Ayah Meggie kemudian diangkat menjadi CEO dan pelaksan bisnis, sementara Maggie sibuk di desain terbaru.

Ia bahkan menambahkan satu desain unik; Fish Flops dengan lampu LED.

"Pada tahun 2006, saya punya ide untuk membuat sandal jepit yang menunjukkan cinta saya untuk berenang, memancing dan menggambar," sebuah tulisan di setiap produk Fish Flops milikya.

Setiap pasang sandal menginspirasi lewat cerita tentang lautan. Dia berharap kita akan mencintai lautan dan menjaga lingkungan. "Saya harap anda memakainya, mencintai mereka dan membaginya dengan teman-teman kamu dan saya berharap mereka membuat kamu tersenyum."tulisnya lagi.

Meggie membuat desain sendiri dengan kombinasi warna. Sandal dicetak melalui proses digital, lalu dikemas, dikirim, dan disimpan. Untuk promosi meliputi memberikan diskon harga, penjelasan atas produk, dan promosi diluar online.

Khusus untuk pemasarn online menjadi andalan Fish Flops. Sosial media penjualan terutama ialah Twitter. Dia mampu menjual banyak semenjak posting di Twitter. Ketika itu Nancy O'Dell dari pihak Entertainment Tonigh, lalu menemukan salah satu tweetnya.

Ia juga memperdalam public speaking. Berkat pengalaman ekspo, Maggie lebih percaya diri untuk mempresentasikan produknya ke departemen store. Maggie juga belajar tentang kesabaran menuggu, hingga produknya dikenal dan menghasilkan penjualan.

Produk baru meliputi kaos, buku yang ditulis Maggie, dan juga game berjudul Fish Flops Virtual World. Ia bekerja keras agar brand nya berkembang dimasa depan. Meskipun kini sudah menjadi jutawaan, tidak lupa tetap melanjutkan kuliah sebagai modal lain.

Perusahaan bertumbuh bagus ditangan ayah dan anak. Total omzet selama dua tahun bisnis saja, di satu tahunnya $500.000, atau sekitar 500 juta rupiah. Tahun 2012 menjual lebih dari 60.000 pasang dengan harga rata- rata $20 sepasang, dan terjual hingga $1,2 juta.

Kamu bisa melihat produk Fish Flops di rak supermarket Nordstorm atau Macy's. Adapula para pengecer independen. Memasuki tahun 2014, Maddie disebut sebagai salah satu dari 50 pengusaha muda wajib difollow di Twitter versi Income Diary.

Dollar Naik Pengusaha Tempe Bangkrut Kisah Pilu Wirausaha

Profil Pengusaha Mugiono


dollar naik tempe bangkrut
 
Mugiono pengusaha tempe bangkrut, sebuah kisah pilu wirausaha mandiri. Tiga tahun dia menjalani bisnis, hal paling mengerikan ialah ketika harga dollar naik. Meskipun begitu dia berkata optimis ke awak media. "Tahun ini saya bangkrut," ujarnya kepada pewarta Viva.

Bukan perkara mudah menekuni bisnis tempe ini. Menjadi seorang pengusaha tempe bangkrut. Apa kisah wirausaha dia bisa bagikan disini. Sudah menjalankan usaha sejak 1987 tanpa ragu. Seorang duda tiga orang anak yang merintis usahanya di Kota Pontianak.

Dia lumayan dikenal oleh pelanggan tempenya. Beberapa pelanggan sempat sedih karena pengusaha tempe bangkrut. Kenapa usaha tempenya tidak dilanjutkan kembali. Dia cuma menjawab gampang seolah sudah menjadi siklus.

Namanya wirausaha mandiri adakalanya menemui kegagalan. Kebutuhan modal uang terkadang tidak sejalan dengan harga jual. Dulu omzetnya mencapai puluhan juta rupiah. Ia mengenang itu sebelum harga kedelai naik.

Naiknya harga dollar pengusaha ini sempat bangkrut dan sudah biasa. Naik harga dollar berarti harga bahan baku kedelai naik. Disaat inilah keuntungan menurun dibanding modal. Ia mengenang kembali mempunyai mobil empat, rumah lima, dan tanah sampai 40 hektar.

"Semua sudah saya jual untuk menutupi modal," tegasnya.

Semua aset sudah dijual untuk menutupi kekurangan modal. Tetapi pada akhirnya harga dollar naik tidak terburu. Bangkrutlah pengusaha tempe ini tidak menyisakah apapun. Dulu dia bukanlah siapa- siapa.

Dia adalah murid seorang pembuat tempe Pak Muslimin. Berkat beliau dia mampu membuat tempe selezat sekarang. Sosok pengusaha tempe asli Wiradesa, Kab. Pekalongan, yang baru memulai tiga tahunan. Ia menjelaskan harga tempe tidak mungkin naik, yaitu Rp.1500 sampai Rp.3000.

Dibanding harga kedelai yang naik sampai Rp.9.500 perkilo. Dia bahkan harus merumahkan kedua pegawainya. Sekarang hanya tinggal empat orang karyawan tersisa. Dia tidak mampu membayar gaji mereka sekarang.

Jujur nasib pengusaha tempe memang seolah diasingkan. Mereka tidak bisa bertahan kecuali dengan jualan tempe. Ketergantungan bahan baku impor sangat besar. Pasalnya menurut rasa, kedelai impor jauh lebih enak dibandig kedelai lokal, dan kedelai lokal harga normal juga terbilang mahal.

Omzet jualan tempe itu sampai puluhan juta. Eh sekarang, separuhnya saja tidak sampai, alhasil cuma bisa pasrah tidak mampu mengirim uang ke Jawa.

Entri yang Diunggulkan

Biografi Jack Ma Orang Terkaya China Alibaba