Chairul Tanjung Juga Pernah Emosi Kepada Dosennya

 
Siapa sangka sosok Chairul Tanjung yang sekarang itu berkat dosennya. Mungkin jika bukan karena beliau maka CT begitu sapaan akrabnya tak akan berdiri sekarang ini. Menjadi bos media bukanlah cita- citanya sejak dulu, namun dia bertekat untuk sukses. Lulusan Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Indonesia, pada 1987, kini bergelar Prof. DR. Chairul Tanjung dan menjadi guru besar Universitas Airlangga.

Tak disangka, seperti yang dikutip dari Surya Online, ia pernah berpikir dosen itu 'bossy'. Dimana dosen itu seolah harus seperti Tuhan padahal dirinya tengah dalam masa sulit. Waktu itu dosennya selalu meminta ada biaya tambahan. Untuk biaya perbanyak berkas ujian praktikum lah. Atau permintaan lain yang tak bisa ia bantah dan kesemuanya tentang uang. Jadilah seorang CT muda bekerja lebih giat karena kebutuhan yang tak terduga.

"Saya bertemu seorang teman lama saya yang kakaknya punya percetakan kecil. Saya perbanyak saja, dan akhirnya membelinya," ungkapnya.

Menanggapi pengeluaran tak terbantahkan jiwa kewirausahaannya muncul. Bukan cuma mencetak berkas untuk dirinya sendiri, CT membuat beberapa berkas tambahan. Tujuannya apalagi kalau bukan untuk ia jual agar teman- temannya tak perlu repot. Inilah bisnis pertama seorang Chairul Tanjung, ya, ia pernah menjadi tukang fotokopi!

Uang pertama yang dibuat dari bisnis adalah 15.000. Bertekat menghasilkan lebih banyak, jadilah ia lebih besemangat menggeluti kewirausahaan. Ia sendiri menjelaskan di sebuah diskusi bersama para mahasiswa Airlangga bahwa "berbisnis tidak harus bermodalkan uang".

Bersamaan dengan diskusi tersebut Chairul Tanjung tengah mempromosikan usaha barunya. Bukan tentang keuntungan tapi bagaimana membangun jiwa kewirausahaan. Sebuah lembaga pendidikan bernama CT Way. Dimana merupakan cara bagaimana mendorong kewirausahaan pada jiwa pemuda. Menciptakan peluang juga menjadi fokusnya; bagaimana bisa berbisnis sekalipun tanpa uang. Kemudian bagaiman agar terbiasa menjadikan kegagalan sebagai sahabat.

Wirausaha menurut Prof. CT adalah bekerja keras, pantang menyerah, mencari solusi atas masalah bukan malah mempermasalahkan usaha, bagaimana pemuda bisa mengolah kegagalan agar menjadi kesuksesan. Ada pula mengajarkan bagaiman sebuah idealisme dalam berbisnis. Idealisme yang harus dimiliki setiap para pengusaha yakni bagaimana agar menjadi berguna bagi masyarakat.

Kisah Pembuat Sandal yang Bisa Melar Sendiri

  
Menjadi penemu sekaligus pengusaha sosial itulah kisah Kenton Lee. Usahanya bisa dibilang sederhana yaitu membuat sandal untuk anak- anak. Apa yang membuatnya spesial adalah sandal tersebut bisa tumbuh. Loh kok bisa? Memang inilah teknologi yang katanya bernama ergo- mates. Sebuah teknologi yang ada pada bahan karetnya yang dikompres sedemikian rupa.

Semuanya bisa tumbuh bersama pemakainya. Yang mana fokusnya adalah anak kecil yang memang dalam masa pertumbuhan. Teknologi ini dipercaya mampu tumbuh dari ukuran semula selama 5 tahun. Siapakah sosok Lee, seorang lulusan Northwest Nazarene di 2007, merupakan seorang penemu yang suka berkeliling dunia. Utamanya bertraveler ke wilayah Kenya, Afrika Selatan, yang mana disana 5 tahun sudah dirinya hidup menetap.

Kisah tentang sebuah panti asuhan di Nairobi menyentuhnya. Tidak kurang ada 140 orang anak yang mana kedua orang tuanya kebanyakan mati kerena AIDS. Dia melihat bagaimana beberapa anak memakai alas kaki yang begitu buruk. Mereka yang sudah tumbuh dewasa mengenakan sandal yang dipotong ujungnya. Semua agar jempol- jempol mereka bebas keluar dari sandal yang terlalu sempit.

Bahkan kebanyakan dari mereka tidak punya sandal.

Untuk itulah ada keinginan untuk mencari- cari cara. Agak putus asa mencari solusi akan hidup mereka yang miris. Sebuah ide tertanam dalam dirinya lalu menghubungi organisasi bernama Because International, yaitu sbeuah organisasi non- profit. Di 2009, setelah tujuh tahun penelitian, akhirnya terciptalah dua sandal -satu sandal besar dan satu kecil. Yang kecil diciptakan bagi anak- anak di pra- sekolah sampai kelas 5.

Sedangkan yang besar untuk mereka untuk kelas lima hingga sembilan. Sepasang sepatu yang bisa tumbuh bersama pemakainya, yang miskin, yang kekurangan, yang mana sekarang sudah bisa mengalasi kakinya dari lingkungan dan melindungi mereka dari parasit dan penyakit.

"Saya bukanlah 'pria sepatu'. Saya tidak tahu apa yang saya akan lakukan. Jadi, akhirnya kami menemukan sebuah organisasi di Portland, bertemu beberapa orang tua ( mantan karyawan) Adidas yang sudah memulai perusahaan mereka sendiri, dan mereka membantu kami mengembangkan ide untuk prototipe sepatu, " kata Lee.

DI tahun 2013, Lee lantas kembali ke Kenya membawa sebuah brand bernama The Shoe That Grows atau sepatu yang bisa tumbuh.

Dicobanya kepada 100 orang anak secara cuma- cuma. Mereka menyukainya, mereka suka akhirnya punya sepatu sandal sendiri, untuk Lee sendiri adala sebuah penghargaan bagaiman mereka memakai karyanya. Ia sangat besemangat ketika melihat senyum mereka. Dan melegakan, ketika Lee berpikir akhirnya mereka tak perlu berpikir untuk sepasang sepatu baru atau mereka tidak akan punya sepatu lagi.

Ini murni adalah sebuah bisnis sosial. Dalam laman situsnya TheShoeThatGrows.org, bahwa setiap pasang itu dibandrol $10 dimana merupakan buatan China. Di halaman situs tersebut orang bisa membeli dengan jenis- jenis paket tertentu. Dimana nantinya apa yang kamu beli akan disalurkan oleh aneka organisasi sosial. Ini mencangkup seluruh penjuru dunia.

Cukup sampai 50 pasang terpenuhi (dari pembelian pengunjung) maka akan ada organisasi kemanusian yang akan mengirimnya langsung.

Pelajari Pengalaman Sebelum Merugi Karena MMM Indonesia


Analisa Kontan atas kasus MMM


Seperti sudah ditulis diartikel sebelumnya MMM Indonesia merupakan produk turunan. Dari Rusia, bisnis yang awalnya bernama Mavrodi Mondial Moneybox berkonsep saham. Dimana tak ada hubungannya dengan konsep membantu manusia sama sekali. Awalnya, ini merupakan pure- bisnis atau investasi yang bermodal kupon saham atas usaha yang dijalankan perusahaan induknya.

MMM yang kemudian berubah menjadi Manusia Membantu Manusia pada dasarnya sama saja. Sama- sama menerapkan konsep Piramida yang berarti yang diatas yang terkaya. Semakin banyak kamu mencari orang dibawah kamu maka kamu akan mendapatkan banyak untung. Bedanya di konsep terbaru Manusia Membantu Manusia tidak tampak piramida. Tapi apakah akan bertahan atau berujung pada Ponszi scheme? Yang berarti menggunakan dana dari pendaftar baru untuk membayar peserta lama?

Berbicara tentang perputaraan uang dalam MMM ini. Kontan telah membahasnya di tabloid mingguan milik mereka, pada Juni 2014 silam. Dalam artikelnya menceritakan pengalaman seorang pria yang adalah leader MMM Indonesia. Bedanya dia adalah leader suatu MMM tapi berbeda dengan apa yang ada di iklan kita sekarang. Dimulai sejak di Rusia beberapa anggota MMM mencoba membenarkan konsep mereka. Bahkan membawa- bawa konsep ideologis dimana mereka menentang sistem ekonomi dunia.

Dalam hal ini uang kertas untuk transaksi menggantingnya dengan 'saham'. Sayangnya, sejak awal beriklan yang namanya MMM selalu soal uang, dimana alasan ideologis tersebut seolah diacuhkan atas nama cuma membantu manusia. Siapa yang butuh uang? MMM pada akhirnya butuh uang bukan, tidak ada alasan yang ideologis pada akhirnya.

MMM Indonesia


Diperkenalkan sejak 2012, aktifitas MMM sudah menyebar, utamanya menuju negara- negara di kawasan Asia. Yang paling nge- hit adalah MMM India yang katanya jadi salah satu terbesar. Pada Oktober 2012, ada seseorang bernama Robertus Julyanto bertemu seorang Leader MMM asal Ukraina (pecahan Rusia). Ia yang bisa berbahasa Inggris mulai bercerita tentang MMM. Pada saat itu, MMM baru saja dimulai lagi oleh sang penggagas, selepas dirinya keluar dari penjara.

Pada Januari 2011, secara terang- terangan Mavrodi meluncurkan sistem piramida, sebuah bisnis piramida yang lebih modern. Mungkin terinspirasi kisah sukses mata uang crypto- currency macam Bitcoin. Ia kala itu tak lagi menjual saham atas nama saham perusahaan lain. Ataupun, seperti bisnisnya di Stock Generation yaitu saham virtual. Terus memperbarui sistemnya memasukan ideologi anti- kapitalis dan sistem keuangan yan dianggap bobrok.

Dalam bisnis terbarunya MMM- 2011 menawarkan apa yang disebutnya Mavro currency system. Ia secara gamblang menyebutnya sistem piramid, menyebutnya "skema terbuka, tidak lebih... dimana orang akan saling memberi uang. Tanpa alasan!. Sementara dirinya menyebut anti- uang pada kenyataanya ia membutuhkan uang untuk menjalankan bisnis barunya tersebut. Meski disebut berbagi, nyatanya, ada keuntungan yang bisa kamu yaitu 30% dari setoran.

Mavrodi menyebut alasan diluncurkan bisnisnya untuk menghancurkan sistem finansial kita. Menggantinya dengan sistem Piramida layaknya Firaun yang duduk enak diatas. Lalu siapakah sang Firaun? Ia pun lanjut bahwa sistem kita tidak adil karena keadilan ada di puncak piramida, untuk itulah dibutuhkan sistemnya yang menggantikan sistem tersebut. Secara terbukan MMM- 2011 merupakan Ponzhi scheme pertama yang tidak ada dalil aling- aling.

Sementara itu,di Rusia, sistem Piramida bukanlah ilegal menurut hukum. Pada 2011, dia meluncurkan MMM di kawasan India, yang mana bermotif primida skema secara gamblang! Dia bahkan berharap ada ekspansi ke kawasan Eropa Barat, Kanda, sampai Amerika Latin. Di Mei 2012, ia menutup usahanya ini dan tidak ada lagi payout!

Diulas oleh Kompas, pada 19 September 2014, Mavrodi secara terbuka meminta restart atau bisnis ulang. Setelah tak ada lagi payout dalam artikel tersebut ia meminta peserta menyetor lagi. Meski telah merugikan jika diakumulasi mencapai miliaran; beberapa orang tetap optimis. Ada setidaknya 1,6 juta akun yang aktif di laman web resminya mmmindonesia.com. Setoran yang berkisar minimal 100.000, dengan uang sekecil itu, uang yang berputar adalah 1,6 miliar.

Meski ada yang khawatir akan gagal bayar lagi. Beberapa anggota lama justru senang. Meski mereka harus mengeluarkan uang lagi diawal sekali lagi. Mereka masih berharap bahwa uang akan berputar kembali yang berasal dari anggota baru yang baru masuk. Pada gilirannya maka para peserta lama akan melihat rekening mereka itu terisi kembali setelah 'mengajak' member baru masuk.Ada seorang pagawai Bank Swasta bernama Berliana yang menanggapi hal ini. 

Dia merasa cukup getir antara rasa lega dan bingung setelah mendengar video Mavrodi tersebut . Pasalnya ia sudah tidak punya uang lagi.

"Saya sulit melakukan PH (setor) karena tidak punya uang. Tambah sulit lagi, meyakinkan member yang ada di-downline saya. Wong uang yang awal kami setor saja belum kembali kok disuruh setor lagi. Terus tidak ada jaminan (uang kembali) kan," katanya.

Adalagi Rudi yang kala itu tenang karena si bos besar turun gunung. Dari video tersebut setidaknya bisa lah membuat downline -nya jadi tenang. Ia yang berprofesi Manajer ini merasa sedikit tenang karena beda dari Berliana; ia punya modal. Ketika video tersebut muncul ia langsung menghubungi downline -nya untuk siap- siap membayar storan baru.

Kembali ke sosok Robertus Julyanto yang merupakan penggagas MMM (asli) di Indonesia. Resmi bergerak pada 26 Januari 2013, MMM Indonesia saat itu barulah punya 50 orang anggota, dan terus bertambah dengan konsep lebih ke komunitas. Dibawah Robert setidaknya ada 685.000 orang yang harus mencari- cari orang baru. Sementara dirinya bisa duduk tenang ketika ditemui oleh pawarta Kontan di Senayan, pada 28 Mei 2014.

Adapula Leader lain atau firaun lain yang menggunakan basis MMM asal negara lain. Sementara itu sosok Robert adalah Leader paling besar kala itu. Dimana ada 685.000 akun dibawahnya yang mendaftar lewat nomor ponsel, email, dan rekening bank. Setiap orang bisa saja punya lebih dari satu akun. Tapi awas jika ketahuan dari akunnya di situs lebih dari satu bisa dibanned. Uang partisipan tetap ada pada rekening masing- masing.

Tak ada pembelian atau penjualan apapun. Cukup meminta bantuan dan kewajiban memberi bantuan begitu seterusnya. Agar diminati ada bonus tentunya bagi anggota baru. Teknis pendaftaran MMM Indonesia: kamu menyodorkan uang minimal 100.000 atau maksimal 10 juta. Dimana uang tersebut disebut uang Provider Help (PH) yang disalurkan ke anggota lain yang sudah lama. Sebagai pesarta uang pangkal ini merupakan syarat wajib agar bisa mengajukan Get Help (GH).

Soal Get Help ada syaratanya juga yakni tidak boleh lebih dari setoran kamu. Nilai GH ini tidaklah boleh lebih dari setoran kamu diawal. Setelah memberikan bantuan atau PH, setelah 40 hari, giliran kamu bisa meminta bantu. Ingat nilainya harus sama besar dengan uang bantuan kamu. Tapi, asiknya, kamu akan mendapatkan tambahan 30% dari nilai PH ujar Robertus. Uniknya proses tersebut cuma bisa dijalankan di dalam sistem.

Sistem yang dikembangkan oleh Mavrodi dan timnya. Sistem keuangan tertutup yang mana cuma mereka yang ada di Rusia tau dimana ujung pangkalnya. Sistem yang mana setelah kamu terkonfirmasi sukses untuk mengirim PH bisa melakukan transaksi via SMS atau email. Layaknya sebuah online store yang sudah ada mata uang sendiri. Soal penerima dana nanti bisa siapa saja, bisa saja orang yang dikenal si peserta baru. Ada bonus referral senilai 10% oleh jumlah PH yang dikirim oleh orang yang kamu rekrut.

Di Indonesia sendiri level tertinggi, katanya, berlevel Manajer 100.000. Artinya jumlah peserta dibawahnya ada antara 100.000 sampai dibawah 1 juta. Orang yang kakinya paling banyak yakni Manajer 1 juta yaitu sang pendiri MMM sendiri yakni Sergey Mavrodi, dimana menurut Robertus, ini bukanlah perusahaan yang berbasi investasi (sekarang).

Kerja keras


Salah satu kriteria paling nyata dari Piramida adalah kamu harus bekerja keras. Salah satu yang baru saja masuk, sebut saja Ama, menurut Kontan dirinya merupakan peserta asal Cirebon. Ia mengaku sudahlah melakukan PH dan tidak menerima GH sudah sejak lebih dari sebulan. Padahal dirinya sudah mentransfer uang untuk Provide Help. Ama belum mendapatkan untung pertama kali sejak memberi bantuan, ditambah, uang 30% dari PH.

Ama mencium gelagat mencurigakan karena adanya PH massal senilai 100.000. Padahal, ia dan 18 orang yang kesemuanya keluarga belum sama sekali kena bantuan. Total uang yang dikeluarkan adalah Rp.135 juta dana dari kelompok keluarga ini. Dalam konsep PH massal tersebut, seperti diatas, semua orang harus me- restart yaitu membayar PH kembali. Yang mana bahkan kelas Manajer juga kena meski Manajer 1.000 atau sudah punya 1000 orang peserta dibawahnya.

Proses restart yang penulis jelaskan diatas sudah terjadi pada akhir 2014 -an. Saat itu tidak cuma yang ada dibawah seperti Bu Ama yang kena korban. Seperti ditulisan diatas bahwa para manajer juga kena restart atau harus memasukan uang PH kembali. Uniknya, kali ini, dimana spesifikasinya ada Manajer 10 dan dibawahnya harus membayar PH senilai Rp.1 juta per- bulan. Lalu, Manajer 1.000 yang juga diwajibkan untuk setor senilai Rp.5 juta per- bulan.

Bagi Dedi salah satu nasabah ini saatnya berarti mengeluarkan uang. Ia katanya sudah mengeluarkan 7,5 juta untuk sesi restart tersebut. Dedi sendiri adalah Manajer 1.000 atau membawahi 1.000 orang. Soal apakah beda tiap jabatan mengeluarkan uang; kami tak tau pasti. Yang pasti kemungkinan proses restart tersebut juga berarti semua jabatan akan keluar uang sesuai seberapa tinggi posisinya. Masalahnya apakah ini akan berefek pada Robertus yang sudah Manajer 100.000

Apakah pria yang katanya jadi yang tertinggi dipucuk MMM ini mengeluarkan uang miliaran rupiah. Uniknya MMM masih sempatnya mengeluarkan biaya iklan di televisi. Yang mana kita tau angkanya bisa mencapai miliaran rupiah, lantas uang dari mana? Tentu dari hasil restart untuk menjaring peserta baru yang mendaftar jadi anggota. Padahal untuk Bu Ama saja belum terbayar tuh semenjak dirinya bergabung sekitar Juli 2014 lalu.

Sejak awal Maret 2015, usaha MMM mulai merambah ke sosial media, salah satunya ya melalui aplikasi WhatsApp Petinggi MMM di Indonesia sekarang Firdaus Bawazir mengakui agresifitas usahanya. Meski bukanlah bada usaha karena tak tercatat melalukan bisnis apapun; MMM mampu. Mereka mampu seperti perusahaan beriklan miliara rupiah di media masa non- internet. Dana tayangan tersebut menurut Kontan diakui berasal dari dana anggota.

Ia bahkan berani mengklaim 5 juta member telah aktif MMM. Analisa lengkapnya klik sini ya.

Sejarah Cara Kerja Bisnis MMM Sergey Mavrodi

 

Awal mula bisnis MMM


Namanya sih lebih keren kalau di Bahasa Inggrisnya. Kepanjangan dari MMM Indonesia adalah Manusia Membantu Manusia, sedangkan di negara asalnya, MMM berarti Mavrodi Mondial Moneybox mengambil nama dari sang penemu bisnis ini.

Yap, seperti dikutip dari laman Kontan, kami menemukan bisnis ini bermula dari kawasan Rusia. Yang mana dipelopori seorang pria bernama Sergei Panteevich Mavrodi. Dalam profilnya di Wikipedia tidak lah terlalu banyak profil mengenai sepak terjangnya di bisnis ini. Justru kami menemukan banyak situs MMM seolah menutupi siapa dirinya. Meski dikatakan dirinya sebagai penemu jenis bisnis baru, nyatanya, ini bukanlah sama sekali.

Mavrodi sendiri terdakwa sebagai seorang kriminal. Dalam perjalanannya bisnis MMM tidak ada bedanya dengan bisnis MLM dan akhirnya gagal bayar menjadi Ponzhi scheme. Secara singkat Ponzhi scheme itu sendiri adalah bisnis yang mengambil dana orang baru untuk menutupi dana diatasnya.

Sejarah di Rusia


MMM diperkenalkan ke Indonesia oleh beberapa orang asal Rusia pada 2012 -an. Lalu, dijalankan oleh orang- orang Indonesia yang menempel MMM negara lain. Pada tahun- tahun awalnya, sebelum seramai sekarang MMM Indonesia baru dilakukan oleh beberapa orang saja. Ini merupakan komunitas awalnya beda dengan sekarang yang jadi komersil melalui aneka iklan di televisis. Namun, sebelum membahas lebih jauh mengenai MMM Indonesia. 

Maka ada baiknya kita membahas sang penemu MMM sendiri yaitu tuan Mavrodi.

Secara matematis prinsip Ponzhi scheme adalah sebuah rumusan. Jadi apapun bentuk bisnisnya selama ada konsep sama bisa jadi itu Ponzhi atau mengarah ke sana. Secara gamblang Ponzhi berarti mencari investor baru untuk menutupi pembayaran orang lama. Nyatanya, tak ada bisnis, cuma rangkaian piramid tanpa ada akhir jika kamu bisa meneruskan. Siapa yang paling beruntung tentulah yang ada dipaling atas. 

Ini cumalah mencari uang dari investor baru disalurkan keatas, dimana, yang paling bawah akan mencari lagi agar seolah dirinya menjadi yang paling atas. Kenyataanya siapa yang paling untung merupakan orang yang merencanakan bisnis ini.

MMM didirikan oleh seorang pria bernama Sergei Mavrodi. Lebih tepatnya didirikan pada tahun 1989 oleh tiga serangkai dirinya, saudaranya bernama Vyachelslav Mavrodi, dan Olga Melnikova, yang mana nama aslinya diambil dari nama utama mereka bertiga. Awalnya, bisnis perusahaan MMM ini layaknya perusahaan biasa cuma berjualan komputer dan perlengkapan kantor. Bisnisnya berkembang cukup pesat bahkan ia bisa memiliki bank sendiri.

Bank bernama MMM menjadi sebuah langkah besar bagi bisnisnya. Hingga pada Januari 1992, ada masalah dengan data pajak, hingga polisi menuntutnya atas hal tersebut dan membuat bisnisnya bangkrut. Mereka kehilangan dana dari MMM- Bank membuat perusahaan utama kesulitan keuangan. Karena kesulitan untuk membayar biaya bermain mata uang (trading forex) jadilah mereka beralis bisnis. Usaha terbaru MMM yaitu bisnis keuangan yang belum jelas bentuknya.

Mereka lantas menawarkan saham Rusia untuk investor Amerika. Langkah yang baik dari Mavrodi cukup membuat bisnisnya sedikit menanjak. Setelah itu ada bisnis MMM- Invest yang fokus menawarkan kupon sebelum penjualan saham. Entah apa itu penulis sendiri tak jelas namun sama halnya; ini tidak terlalu sukses. Nah, barulah pada 1994, MMM berbasis Ponzhi pertama akhirnya diluncurkan dan sukses keras. Bahkan mereka menghasilkan keuntungan 1000% dan mulai beriklan di TV.

Pada pertama kalinya, usaha MMM berbasis saham, yaitu menjual saham yang mana tidak satupun terkait dengan saham perusahaan manapun. Tapi mereka berbagi harga saham untuk pembelian saham atas nama perusahaan mereka sendiri. Untungnya investasi utama MMM berhasil dan menghasilkan untunga. Meski secara tak tertulis mereka cuma menjual saham kosong. Nyatanya keuntungan tersebut begitulah nyata hingga membuat lebih banyak orang.

Melalui mulut- ke- mulut bisnis MMM semakin tersebar menguntungkan. Uang yang mengalir sangat deras tapi bukanlah dari bisnis utamanya. Lebih ke semakin agresifnya Mavrodi berikan di televisi membawa para investor baru. Berkat kecerdikan Mavrodi mampu menciptakan iklan super jenius. Sebuah iklan yang mana diperankan oleh orang biasa yang mendadak sukses. Seorang pria biasa bernama asli Leondi atau Lyonya Golubkov yang dikenal di Russia sebagai orang Rusia biasa.

Golubkov digambarkan di iklan milik Mavrodi sebagai orang kaya baru. Seorang pekerja biasa yang mana pekerjaannya adalah operator eksavator. Dia digambarkan beinvestasi saham di MMM. Yang mana ia jadi sangat kaya cepat bahkan mampu membeli apartemen, rumah, dll. Dalam iklanya ada sebuah slogan yang sangat menarik, "this (membuat uang dari saham MMM) itu sangat muda." Menarik bukan? Nah, setelah semua iklan tersebut, MMM bisa sukses di Rusia pada tahun tersebut.

Salah satu yang menjadi andalah usaha Mavrodi adalah adanya bonus. Dimana bonus- bonus ini berupa perjalanan ke seluruh penjuru Russia secara cuma- cuma. MMM Rusia juga punya logo dan slogan yang sangat menggoda yakni 'Flying from shadow to the light'. Sukses MMM menghasilkan lebih dari 100 miliar rubel (atau 50 juta dollar) setiap harinya setiap penjualan sahamnya sendiri ke orang- orang. bahkan seking suksesnya membuat perusahaan kualahan.

Perusahaan MMM bahkan mulai menghitung uang per- ruangan (ruangan 1 penuh berisi uang, ruangan 2 penuh berisi uang,dll) Masifnya iklan serta mempertontonkan uang dimuka publik membuat pemerintah agak gerah. Pada Juni 1994 Presiden Boris Yeltsin mengumumkan larang perusahaan memajang penghasilan milik mereka. Sukses MMM membuat banyak perusahan lain meniru langkah MMM seperti perusahaan Tibet, Chara, Khoper- Invest, Selenga, dan lain- lain.

Beberapa perusahaan bahkan menawarkan pengembalian untung 30.000%. Di 22 Juli 1994, akhirnya polisi menutup perusahaan atas nama penipuan pajak. Beberapa hari kemudian mencoba berbisnis kembali tapi pada akhirnya ditutup kembali. Yap, dari apa yang kita bahas, MMM pada awalnya adalah perusahaan yang bergerak dibidang penjualan saham dan investasi. Dimana perusahaan tidak menjual saham perusahaan lain tapi memilih menjual sahamnya sendiri.

Bangkrut dan memulai ulang


Dari bisnisnya Mavrodi sukses mendirikan aneka bisnis lain; salah satunya perusahaan konsultan saham. Dari hasil penyelidikan polisi perusahaan MMM sendiri menggelapkan pajak sebesar 100 miliar sampai 3 triliun rubel (50 juta dollar sampai 1,5 miliar) dan dari anak perusahaanya dibidang konsultan investasi sebesar 50 miliar rubel (atau 25 juta dollar). Uang tersebut digelapkan dari investornya yang mana pada akhirnya itu membuat 50 orang investornya memilih bunuh diri.

Beberapa organisasi dari 'investor yang tertipu' mencoba mengambil apa yang mereka investasikan. Namun, sang pemilik Sergei Mavrodi tak kalah cerdik. Ia sukses mengarahkan kemarahan mereka dan harapan milik mereka ke pemerintah. Di Agustus 1994 ia akhirnya dijatuhi hukuman untuk penggelapan pajak. Untungnya, sebelum ditahan, ia telah terlebih dahulu menjanjikan para investornya perlindungan. Yaitu dengan meminta mereka untuk menjadikannya State Duma (DPR -nya Russia).

Kemengannya bermodal janji akan mengembalikan apa yang hilang. Ia berjanji kepada para mantan investor MMM melalui aneka organisasi. Dengan bantuan sejumlah ratusan ribuan bahkan jutaan investor inilah ia sukses menjabat DPR Russia. Namun, bukannya menggunakan kekuasaaan untuk mereka, Mavrodi malah menggunakan imunitasnya untuk menyatakan MMM bangkrut tanpa ganti rugi. Ia pun menghilang seketika dan akhirnya bisa ditangkap di 2003 -an.

Sebelum ditankap pada tahun 1998 -an, ia telah membangun bisnis yang berupa saham virtual bermodal koneksi internet. Usaha yang satu ini telah berjalan cukup lama dari 1988 sampai 2000 -an. Usaha bernama Stock Generation ini cukup menarik investasi asal Benua Amerika. Ketika itu orang- orang percaya bahwa Mavrodi telah pergi keluar Russia. dan pindah ke Amerika. Tapi ternyata ia masih punya cukup banyak uang untuk tinggal di sekitar Moskow.

Ia menyewa apartemen berpindah- pindah. Dia sempat menyewa beberapa orang untuk menjalankan bisnis barunya. Bersama seorang saudara asal Amerika ia menjalankan usaha berbasis di Amerika. Usaha yang bernama Stock Generation.Ltd. Dimana menjual saham perusahaan yang sama sekali tidak ada melalui sistem internet. Ini adalah money- game dimana melalui halaman stockgeneration.com; mereka menjual aneka saham tak tercatat atau palsu.

Bahkan dengan 'lugunya' perusahaan ini memberikan peringatan. Sebuah peringatan buat orang bahwa ini bukanlah saham sebenarnya atau virtual stock atau kami bisa saja ilegal dan tak menjamin uang anda. Dan, hasilnya, cukup mengejutkan yakni ada 20.000 orang sampai dengan 275.000 orang. Perusahaan tersebut mengimingi hasil 200% untung dan ternyata itu cumalah janji palsu. Menurut badan U.S. Securities and Exchange Commision, investor mengalami kerugian sebesar 5,5 juta dollar.

Pada tahun 2003, Mavrodi ada pada penahanan pihak berwenang, hingga pada akhir April 2007, ia dijatuhi hukuman atas tuduhan penipuan, dan dihukum 4 setengah tahun. Sejak itu, ia lalu menjalani hukuman selama 4 tahun lebih empat bulanan, dan akhirnya keluar tepatnya pada 22 Mei 2007. Selepas itulah ia kemudian mendirikan usaha lain yang bernama MMM- 2011 bermodal Piramida skema yang akhirnya menjurus ke Ponzhi scheme lagi dan lagi!

Apakah MMM- Indonesia akan berakhir sama menjadi Ponzhi scheme?

Chatting Bebas Rahasia Buat Kencan Tinder

 
Tinder adalah aplikasi kencan kasual. Atau, secara gamblangnya, membiarkan kamu mencari pasangan dari berbagai kriteria. Tidak ada paksaan. Karena pengguna sendiri lah yang harus aktif mengajak. Yang menarik aplikasi ini berbasis GPS yang tercatat di Facebook kamu. Jadi jikalau kamu ada di kota mana, maka, Tinder akan mencarikan yang terdekat sebanyak mungkin. Tenang kamu tak perlu takut karena aktifitas di dalam aplikasi tak tercatat di Facebook.

Ini cukup populer di Inggris. Utamanya untuk mereka yang butuh kencan kilat. Tapi ada beberapa kisah unik selain sisi buruknya untuk kencang semalam. Dimana ada kisah seorang pemuda yang menggunakan Tinder untuk berkeliling duni. Uniknya patner Tindernya adalah wanita yang memiliki nama sama dengan mantannya. Tak ada paksaan jadi tenang Tinder aman layaknya aplikasi sosial media lain (bahkan lebih rahasia).

Profilnya pun singkat cuma butuh nama, foto, dan umur dan laman apa saja yang kamu suka di Facebook. Terbaru Tinder juga melengkapi data Instagram pengguna. Memastikan kamu tak khawatir tentang keaslian sosial media.

Ketika membuka Tinder maka akan selalu disuguhi pasangan potensial. Tinggal pilih foto dan profil kamu suka dengan menggesernya. Jika suka kamu tinggal 'like' atau jika tidak, geser kembali foto. Jika mereka juga menyukai profil kamu berarti cocok!

Selain itu ada layanan umum sosial media. Kamu bisa upload momen disini dan mengirimnya ke calon pasangan kamu. Yang mana akan dilihat dan dilike juga oleh kandidat kamu. Semacam pendekatan dalam sebuah album foto. Dan, uniknya, foto akan menghilang selama 24 jam, jadi tenang jika kamu mengirim foto intim karena cuma kamu dan pasangan Tinder kamu yang tau; dan hilang. Inilah mengapa Tinder sering jadi salah penggunaan sebagai situs kencan atau situs one night stand.

Entri yang Diunggulkan

Biografi Jack Ma Orang Terkaya China Alibaba