Elle Jess Yamada Beauty Blogger Selebgram

Profil Pengusaha Elle Jess Yamada


elle jess yamada
 
Bermula menjadi beauty blogger kemudian selebgram. Profil Elle Jess Yamada sudah terkenal lama di dunia maya. Mereka dikenal sebagai beauty blogger, dan sekarang fashion Selebgram. Kamu akan lebih banyak menikmati konten mereka di Instagram. 
 
Mereka ini kembar loh, dan sudah memiliki passion dibidang internet lewat aneka sosial media. Dari mempunyai blog, Youtube, Facebook, dan Instagram. 
 
Wajah cantik mereka juga terpampang di berbagai media lain. Fokus mereka memang lebih ke pasar wanita muda masa kini. Ketika viral lagu "Gwiyomi", keduanya ngevlog bersama benar- benar cantik dan cute banget.
 

Beauty Blogger dan Selebgram


Mereka bukan keturunan Korea bukan Jepang. Nama lengkap mereka Ellisa dan Jessica tanpa nama keluarga. "Nama asli kita sih Jessica dan Ellisa saja, tanpa nama belakang," tutur mereka. Namun orang penasaran mengenai Yamada. Dan ternyata, itu tuh bukan nama keluarga atau nama ayahnya.

Dikisahkan keduanya iseng memakai nama "Yamada". Itu berkat orang bilang mereka kembar, dan mirip orang Jepang. Waktu bermula mau mendaftar Facebook membutuhkan nama belakang. Si Elle iseng mencari nama "the common Japanese surname", dan ketemulah Yamada di Google.

Aktif di sosmed pastilah sering mengupload foto atau video. Diantara kegiatan tersebut, Elle dan Jess menyelipkan promosi ke dalam aktifitas wajar tersebut. Orang mungkin tidak "ngeh" tetapi mereka tengah promosi produk. Ternyata keduanya juga memilik olshop jadi sembari berjualan di sosmed gitu.

Mereka mulai serius mengadakan pemotretan seperti model. Passion mereka dari kecantikan dan juga fashion sejalan. Keduanya beralih dari seleb Facebook ke Instagram. Kedua menjadi suka mengikuti dunia modeling. Bahkan ditawari mengikuti kegiatan catwalk dan Jakarta Fashion Week.

Blog mereka ElleJess tidak kalah pamornya dibanding Facebook. Mereka aktif mengupload cerita dan foto. Berkat itupula mereka bisa ke Jakarta Fashion Week 2015 di Senayan City, Jakarta.

Boleh dibilang keduanya termasuk pelopor konsep endorse. Tetapi mereka memakain produk hasil mereka sendiri. Strategi bisnis melalui menjadi model onlineshop sendiri. Olshop mereka bernama Gowigasa atau Good Will Garage Sale.

Mereka berawal dari bisnis pakaian second. Elle dan Jess mampu mengolah sesuatu hingga viral. Alhasil blog mereka, ellejess.com, mampu menghasilkan pengunjung 1 juta perhari. Karena wajah mereka marketnya luas ke berbagai negara.

Pengunjung paling banyak dari Indonesia dan USA. Setelah sukses pakaian second, keduanya lalu mengembangkan bisnis fashion lain. Mereka memang tidak memilik latar belakang fashion. Jess pernah kuliah Komunikasi Visual Animasi, Universitas Bina Nusantara.

Elle sendiri pernah berkuliah manajemen di IMBT. Pada 2012, keduanya sempat masuk girl band bernama Hearts, yang didukung oleh Dea Ananda.

Biografi Tahir Pengusaha Pemilik Bank Mayapada

Biografi Pengusaha Dato Sri Tahir


biografi tahir mayapada

Info biografi Tahir pengusaha pemilik Bank Mayapada. Bernama lengkap Dato Sri Tahir, pria kelahiran tahun 1952 asli Surbaya, yang dikenal sebagai sosok pengusaha pekerja keras dan ramah. Berasal dari keluarga yang kesulitan dalam keuangan. Dia mulai meniti karir dari nol besar berkat kerja keras dan tekun.

Keluarganya menjalankan bisnis bengkel becak di Surabaya. Tahir muda ikut memperbaiki becak memastikan becaknya berjalan di jalanan. Waktu telah berlalu, Tahir kemudian menamatkan sekolah tinggi, dan keluarga bekerja sangat keras menyekolahkannya lagi.

Sayang ia hanya mampu bertahan satu semester di sebuah universitas di Surabaya. Dia berkuliah di jurusan teknik mesin, tetapi mengalami beberapa kesulitan di awal -awal. Kemudian, Tohir memilih hijrah ke Taiwan, dimana sebuah universitas disana menerimanya di jurusan kedokteran.

Bisnis Pertama Tahir

 
Ayahnya yang menderita penyakit serius membuat Tahir muda harus berhenti kuliah dan melanjutkan bisnis ayahnya di Surabaya. Di umur 20 tahun, pengusaha Tahir lalu diterima bersekolah bisnis di Nanyang University.
 
Tiap bulan dia akan mencari produk di Singapura kemudian menjualnya di Surabaya. Tahir membeli pakaian wanita dan sepeda dari sebuah pusat perbelanjaan di Singapura, menjualnya kembali ke Indonesia. Dari sinilah, ia mendapatkan ide untuk kapitalisasi produk impor guna membantu biaya sekolah.

Umur 35 tahun, Tahir bersekolah kembali lalu menyelesaikan pendidikan keuangan di Golden Gate University. Dia berkata baru menyadari pentingnya pendidikan seiring waktu berlalu. Ia menyesal tak melanjutkan pendidikan.
 
"Kekuatan keluarga, atau sebuah negara atau sebuah organisasi atau kesatuan bisnis tidak semuanya tergantung oleh menejeman yang sekarang tatapi lebih tergantung pada generasi mendatang yang akan mengambil alih," ucapnya di sebuah wawancara New York Times.

Ia memulai kembali bisnis di bidang garmen, dan lambat laun memasuki bidang keuangan. Diawali Mayapada Group yang didirikannya pada 1986, bisnisnya merambat dari dealer mobil, garmen, dan perbankan.

Empat tahun setelah berbisnis, Bank Mayapada lahir menjadi salah satu bisnis andalan. Ketika itu, bisnis garmen Mayapada tidak lagi tumbuh, justru bisnis banknya maju pesat. Bank Mayapada masuk ke pasar saham Bursa Efek Jakarta meski dibanjiri krisis di 1997.

Bank Mayapada termasuk agresive ketika melihat dirinya sukses menghadapi krisis moneter. Dengan investasi asing seperti US, UAE, dan Singapura, banknya kini memiliki lebih dari 100 cabang di penjuru Indonesia.

Di 2007, bank ini mendapatkan predikat bank umum terbaik nomor 2 selain bank milik negara. Penghargaan yang dikeluarkan oleh majalah InfoBank, majalah tentang bank paling berpengaruh. Selain perbankan, perjalanan Mayapada Group masih melanjutkan ekspansinya.

Bisnisnya meliputi:

1. Industri ritel melalui kerja sama dengan Duty Free Shopper yang dimiliki oleh LVMH, atau Louis Vuitton. Bisnisnya bergerak di bidang perlengkapan mewah, dan beroperasi di Jakarta dan Bali.

2. Industri properti dimana Mayapada memiliki beberapa tower mewah di Jakarta CBD; Mayapada Tower, Permata Tower 1, dan Sona Topas Tower. Di bali, Mayapada Group mengembangkan Mal Bali Galleria, mall terbesar di pulau, Regent Bali Hotel dan perumahaan di sekitar Sanur.

3. Bisnis kesehatan meliputi Mayapada Hospital yang telah diresmikan.

Tahir lantas menikah dengan Rosy Riady, putri konglomerat Mochtar Riady, dan memiliki 4 orang anak. Dia tinggal bersama keluarganya di Jakarta dan penganut kristen yang kuat. Dia ditunjuk sebagai pelaksana komisaris di University of California, Berkeley, menjadi satunya dari Asia Tenggara yang pernah menjabat.

Tahun 2008, ia mendapatkan gelar doktor dari sebuah universitas di Surabaya, Jawa Timur. Terbaru ini Bank Mayapada membuka Mayapada Life, menjadi salah satu asuransi tercepat pertumbuhannya. Perusahaan ini bekerja sama dengan asuransi berbasis di Zurich, Switzerland.

Selebihnya, Bank Mayapada menjadi jangkar semua bisnis Tahir. Duty- Free Shop disebut juga ambil andil di kerajaan bisnis Mayapada. Tokonya telah tumbuh menjadi 10.000 meter persegi dengan outlet nya meliputi bandara di Jakarta, bandara internasional di Bali, dan pusat kota di Bali.

Biogarafi Tahir pengusaha pemilik Bank Mayapada. Bisnisnya meliputi produk lokal mewah dan luar negeri seperti Louis Vutton dan Gucci. Untuk produk non- fashion, Duty- Free Shoping menjual minuman beralkohol, makanan, dan rokok.

Sekali lagi Mayapada Group melebarkan bisnisnya ke jasa kesehatan melalui program Mayapada Healthcare Group (MHG). Perusahaan tersebut menggelontorkan dana ekspansi hingga Rp.1 triliun. Rencananya, grup ini mencoba membuka 4 rumah sakit di Jakarta.

Mayapada mengakuisisi RS Honoris di Tangerang senilai Rp.1 miliar. Rumah sakit itu lantas berganti nama menjadi Mayapada Hospital. Mayapada juga akan membuka RS di Kelapa Gading, TB Simatupang dan satu lagi di wilayah Jakarta. Setelah Jakarta, Mayapada juga akan membidik kota lain seperti Surabaya.

Untuk memperkuat bisnis barunya, Mayapada Group akan menggandeng National Healthcare Group Singapore untuk menyediakan layanan kesehatan dengan standar Singapura. Tambahan Mayapada jadi pemiliki lisensi atas majalah Forbes Indonesia.

Indah Nada Puspita Hobi Ngeblog Fashion

Profil Pengusaha Indah Nada Puspita


biografi indah nada puspita
 
Hobi ngeblog fashion kini menjadi influencer ternama. Indah Nada Indah Nada Puspita masih ingat semua bermula dari tugas sekolah. Ia ditugaskan membuat blog untuk mata pelajaran TIK. Kala itu masih SMA, dia lalu keterusan aktif menulis blog untuk hobi, belum terpikir menjadi blogger hijaber.

Nada memang tertarik akan fashion muslimah. Hijab membuatnya berpikir kreatif, dan mulailah itu disampaikan lewat blog. Dia mulai fokus membahas mengenai fashion. Maka blog beranama Fashion in Headscraves berubah. Isinya mulai berisi foto- foto sendiri dengan pakaian fashion harian.

Bisnis Fashion Blogger

 
Bukan melulu bercerita tentang keseharian tetapi fashion. Diakui pengusaha muda kelahiran Medan, 8 Juni 1993, hobi ngeblog menghasilkan uang. Ia mulai merubahnya menjadi passion bukan hobi. Dia ingin menyebarkan pandangannya tentang fashion

Ia tengah berkuliah Jurusan Biologi Universitas di Hannover, Jerman. Dari blog datanglah pekerjaan menjadi duta produk. Hasilnya lumayan mampu menambah biaya kulih keluar negeri. Brand yang dia pernah bekerja sama seperti Moshaict Hijab Store dan Mazaya Cosmetics.

Produk Mazaya bukan sekedar tempelan tetapi dicoba. Nada memakai dan mereview langsung dari kulitnya. "Produknya sesuai dengan saya. Make up halal dan cocok untuk anak muda. Sesuai banget buat saya," ucap gadis cantik yang telah berhijab sejak kecil

Dia bekerja sama bahkan jangka panjang sampai 2- 3 tahun. Produk pertama kali ternyata datangnya dari teman. "Awalnya sukarela diajak bermitra sama teman, terus berlanjut secara profesional dengan bandrol harg," ia menambahkan.

Ditanya soal rate maka Nada telah memiliki perhitungan sendiri. Dia mengatakan tergantung merek dan apa produknya. Ketika ditanya mengenai membangun brand sendiri. Nada memiliki bakat untuk menggambar.

Nada sempat berpikir membuat brand fashion sendiri, tetapi bentrok kuliah dan belum kesampaian.

"Ada interest untuk punya merek sendiri. Waktu itu, pernh dicoba tetapi aktivitasnya masih banyak kuliah, belum kesampaian hingga sekarang," tuturnya.

Mengapa brand mempercayai sosok Nada bukan tanpa sebab. Dia mampu membangun brand melalui blog. Perusahaan mengaggap gadis berhijab ini memiliki inspirasi. Gaya fashionnya sangat diminati anak muda Indonesia. Terbukti dari jumlah pengunjung aktif yang datang dan kembali ke blognya.

Dia menutup aurat tetapi masih bisa berpenampilan modis. Nada mengataka soal follower blog tidak ada datanya. Tetapi begitu mermabah ke Instagram, Nada mampu memiliki follower sampai 200 ribu follower. Anak kedua dari dua bersaudara ini belum menyerah menjalankan blog miliknya.

Dari blog dia mendapatkan pengunjung baru. Ia tidak mau meninggalkan blog karena disitulah brand -nya. Agar blog menggaet pengunjung baru dan menyenangkan pegunjung lama. Tidak perubahan justru menjadi tambahan buat endors.

Dijadwalkan tiga hari sekali blog update. Isinya ya mengenai fashion dan soal make up. Itu sejalan dan konsisten dengan tujun awal. Nada memang membuat blog fashion. Karena posisinya berkuliah di luar negeri, Nada terkadang dibantu teman- temannya untuk update foto di blog.

Postingan bisa dilakukan dimanapun melalui internet. Kemudahan ini sangat dimanfaatkan Nada buat mengisi konten. Isi blog juga bersifat spontan bahkan bisa diluar tema. Misalnya dia tengah jalan- jalan ke suatu tempat di Jerman, tetapi ada kalanya direncanakan terutama bila bersponsor.

Ia akan segera berdiskusi soal gaya dan latar pemotretan dengan produk. Nada memikirkan betul biar pesan tersampaikan dengan gayanya. Meskipun kelak akan menikah dan punya anak tetap ngeblog. Ia yang mencintai seni menganggap blognya karya.

Dia selain blog juga tertarik berakting dan bernyanyi. Khusu buat menyanyi dia sudah mengeluarkan single loh. Lagunya berjudul No Me and You bergenres retropop. Selain menyanyi di Indonesia dan Jerman, Nada memiliki brand scraf maka pantaslah dia disebut pengusaha muda juga.

Usaha Hijab Princess Roja Fitridayani Miliaran Rupiah

Profil Pengusaha Roja Fitridayani


sukses hijab princess
 
Hebat usaha Hijab Princess menghasilkan miliaran rupiah. Roja Fitridayani mungkin mudah dapatkan pekerjaan. Tetapi dia memilih usaha hijab Princess bukan mencari kerja. Mahasiswi berprestasi pemilik gelar cumlaud dengan IPK 4.0. 
 
Bisnis ini berjalan 3 tahun dan berhasil hasilkan ratusan juta. Dia membagikan tips sukses Oja kepada teman- teman semua. Memulai usaha sejak 2012 dimana masih belum populer. Perempuan masih memakai hijab scarf atau scarf segi empat. 
 
Cara pemakaian tinggal ditaruh dan dilipat membentuk. Hijab segi empat dia mulai semenjak masa kuliah. Bermula hobiny mengumpulkan pasmina kemudian dijual.
 

Pengusaha Hijab Wanita


Keisengan gadis 23 tahun kemudian berkembang pesat. Ia menamai brand Princess untuk bisnis ini. Hijab pasmina dirasa cocok hingga membuatnya percaya diri. Oja merasa cantik kalau memakain ini keseharian. Lantas berpikirlah mengapa tidak membuat gadis- gadis lain cantik.

Kendala terbesar bisnis adalah harga jual mahal. Pasmina ukuran semakin panjang semakin mahal. Ia sangat merasa ketika masih membelinya. Bagi mahasiswi harga segitu tidak sesuai harapan. Padahal nih, harga bahan mentahnya malah jauh lebih murah

Ia merasa aneh sekaligus melihat kesempatan. Oja adalah sosok berprestasi dikalah masih kuliah. Ya resikonya teman- teman Oja tidak menyadari. Bahwa pengusaha cantik ini memiliki ketertarikan akan wirausaha. Usaha hijab Princess sendiri berfokus kepada penjualan melalui online shop.

Diluar Oja nampak biasa bahkan tidak ada perubahan. Nilai mata kuliah pun tidak menurun ketika disambi usaha. Waktu itu online shopnya berbekal akun Instagram @hijabprincessini. Respon orang- orang positif. Bahkan hijab seri diamond italiano ludes terjual 4000 potong.

Oja tidak sekedar menyukai berbisnis menghasilkan uang. Dia juga peduli akan kepuasan pelanggan. Maka ia memutuskan mencari celah bahan baku. Kerja sama dengan perusahaan di India dilakukan segera. Tujuannya agar mendapatkan kain stretchini, yang mana langka dan jarang di Indonesia.

Ia masih kuliah normal tetap berprestasi. Kehidupan bisnis dijalankan tanpa mengganggu kuliah. Ia memiliki mimpi masuk jurusan kedoteran. Namun takdir berkat lain, Oja masuk ke Jurusan Bisnis dan Manajemen, dan ini membuka takdir menjadi pengusaha muda.

Selepas lulus tawaran kerja datang silih berganti. Dari perusahaan asal Italia, menawarkan Oja masuk menjadi pegawai perusahaan minyak tersebut. Dia bahkan dijanjikan awalan gaji Rp.30 juta. Tawaran itu ditolak karena obsesinya membesarkan hijab Princess.

Aneka inovasi dilakukan agar hijab Princess kompetitif. Agar produk tidak terkesan sama atau nanti menjadi berbeda dari butik lain. Berawal memiliki tiga orang pegawai. Oja sekarang memiliki enam belas orang pegawai.

Omzet dicapai sampai Rp.500 juta dengan dua distributor besar di Batam dan Kalimantan Timur. Dia mempunya butik offline di Mal Baltos, Jalan Tamansari, Kota Bandung.

Bisnisnya berkembang bahkan sudah memiliki 21 karyawan. Target memproduksi 10.000 pieces, dan follower 161 ribu. Penjualan pasminan dari Aceh, Maluku, dan bahkan Papua. Negara yang menjadi pemasaran mulai dari Brunei, Malaysia, Singapura, dan Australia.

"Jadi dulu sering beli kerudung model pasmina dari Instagram. Belinya online di Banjarmasin," Oja mengenang, dan keberatan dengan ongkos kirim mahal.

Pernah kepikiran merasa usaha ini akan mengalami kegagalan. Kepikiran kata- kata orang, "you're too young" atau kamu terlalu muda. Jangan sia- siakan masa muda untuk bekerja terlalu keras. Oja juga memiliki tanggungan prestasi kuliah.

Menjadi masalah kan kalau usaha malah memperburuk nilai. Udah belum tentu sukses karena butuh 3 tahun. Dia sempat berpikir begitu. Bahkan pemikiran tersebut sempat menurunkan pendapatan. Ini terjadi ketika dia tengah mencoba menaikan taraf kesuksesan.

Jangan terlalu ambisius mungkin pikir orang. Padahal Oja hanya mengeksplorasi kewirausahaan. Dia menganggap ini petualangan. Passion -nya akan bisnis membuat dirinya lepas tekanan diri. "Bisnis enggak muncul dari orang yang tidak memiliki jiwa petualangan."

Sonia Eryka Artis Cilik Kini Influencer Busana

Profil Pengusaha Sonia Eryka


sukses sonia eryka
 
Berawal blogger kini influencer busana terkenal. Sonia Eryka artis cilik yang menjelma menjadi sosok fashion ikon Indonesia. Berkat blogger siapa menyangka dirinya akan kembali naik bahkan lebih populer dan terkenal. Dari artis cilik menjadi fashion blogger ternama berikut tips Sonia Eryka.

Gadis kelahiran 21 Juni 1993, masih terlihat imut tanpa make up dan gaya pakaiannya itu keren. Dari kecil dia memang imut dan menggemaskan sebagai idola. Anak 90' -an pasti langsung "ngeh" bila melihat foto kecilnya.
 

Influencer Fashion


Sonia gadis keturunan Tionghoa, dan ternyata kakak dari rapper fenomenal Rich Brian. Dia memiliki kulit putih halus. Tampilan semakin menarik ketika Sonia memakai fake freckles. Wajahnya keliatan semakin menggemaskan.

Gaya berpakaian Sonia bisa berubah sejalan waktu. Uniknya dia mampu menciptakan arus sendiri bukan mengikuti. Berpenampilan edgy sampai tampak keren dengan layak punk- rock. Bermula dari tahun 2000 -an, dia tertarik kepada blogging dan mulai menulis tentang fashion.

Belum berakhir Sonia masih menyalurkan bakat lamannya. Dia aktif mengcover lagu- lagu di situs Youtube. Menjadi blogger dia mendapatkan banyak sponsor dan endorse. Jalan- jalan keluar negeri sembari berfoto untuk tampilan feed dan blognya.

Tips menjadi blogger

Menjadi fashion blogger membuatnya sampai ke Fashion Week. Kamu bisa mendapatkan endors, fee produk, koneksi yang luas, dan bahkan traveling keluar negeri.

1. Be Different

Menjadi blogger kamu harus memiliki nila beda. Bila kamu suka fashion pasti memiliki inspirasi. Ia mengatakan boleh menjadi referensi. Tetapi kamu jangan sampai kelewatan batas. Bila kamu suka satu influencer buatlah beda.

"Misalnya kamu suka salah satu blogger, coba untuk dibuat berbeda saja. Karena kan setiap orang itu punya gaya masing- masing," tipsnya.

2. Punya Passion

Bukan satu dua orang yang berguguran mencoba menjadi blogger. Kamu butuh passion agar setiap postingan serius dan berbobot. Tidak harus fashion, selama kamu memiliki passion maka akan bisa membesarkan blog.

3. Kualitas Blog

Tampilan harus eye catching agar pengunjung datang dan kembali. Kulitas termasuk konten- konten yang kamu suguhkan. Gunakan layout desain dan tema yang unik buat blog kamu. Kualitas foto juga harus diperhatikan jangan sampai pecah.

Kalo usaha kamu maksimal pasti tidak akan menghianati hasilnya. Orang nanti akan menghargai usaha kamu bila maksimal.

Entri yang Diunggulkan

Biografi Jack Ma Orang Terkaya China Alibaba