Sahril Berbisnis Mangga Ekspor Keluar Negeri

Profil Pengusaha Sahril Sidik

 
pebisnismangga.png

Sahril Sidik usianya 28 tahun memutuskan bekerja saja. Dia berbisnis mangga ekspor keluar negeri. Mangga yang bernama gedong gincu memang digandrungi. Berawal dia yang bekerja menjadi pegawai kapal kargo. Dia berlanjut menjajal menjual produk ekspor sendiri.

Dikisahkan pengusaha muda ini pernah berniat menjadi abdi negara. Ia sempat masuk Sekolah Tinggi Pemerintah Dalam Negeri (IPDN) di Sumedang, Jawa Barat. Merasa tidak betah, Sahril bersama teman- teman memilih kabur dari sekolahnya ke Sumedang.

Ia melanjutkan pendidikan di Akademis Maritim Cirebon sampai tamat. Ijasah dan pengetahuan cuma dia pakai 11 bulan. Dia bekerja di perusahaan kargo. Alih- alih lanjut melaut, malahan dia berjualan mangga gedong gincu.
 

Ekspor Mangga


Tidak sekedar petani melainkan pengusaha muda. Sahril lantas berbisnis mangga ekspor keluar negeri. Dirinya tidak cuma menanam tetapi memasarkan. Usaha Sahril bermula ketika mendekati wanita bernama Cucu Sumiyanti, istrinya kelak.

Dimana dia sering berkunjung ketika masa pendekatan. "Pada masa- masa pendekatannya, saya sering berkunjung ke rumahnya dan disuguhi mangga gedong gincu. Karena enak, saya habis banyak," ujar ayah dari Rizki dan Mila.

Buah mangga jenis Indramayu cengkir. Bedanya di buah terdapat semburat merah di pangkal buah, bentuk membulat, rasa daginya manis, dan serat halus. Mangga jenis gedong gincu banyak ditanam di kawasan Majalengka, Cirebon, dan Jawa Barat.

Pengalaman tersebut membawanya menjajal bisnis buah. Berbekal menyewa dua batang pohon asal daerah Desa Pasirmuncang, Kec. Penyingkiran, Kab. Majalengka seharga Rp.1,6 juta. Ditambah dia menggelontorkan biaya pemeliharaan total Rp.2, 3 juta.

Harga perkilogramnya Rp.15.000 dan ambil untung 200 persen. Keuntungan sebesar tersebut belum ia bayangkan bila diekspor kelak. "Itu baru saya jual ke saudara. Pikir saya, apalagi kalau saya jual keluar negeri," tuturnya.

Pasar Singapura ditembuh berkat memiliki teman. Kebetulan temannya sering sekali melakukan lelang lukisan ke Singapura. Sahril suka bantu- bantu temannya itu. Nah, dia lantas meminta bantuan buat membawa beberapa sampel mangganya.

Lelaki berdarah Aceh tersebut sangat mengutamakan kualitas. Alhasil dia memberikan produk paling bagus hingga menarik. Permintaan skala besar berupa sampel di tahun 2004, ia diminta mengirim sampai 15 ton dan berlanjut di 2005, dan 2006 ekspornya mencapai 113 ton.

Keberhasilan masuk ke pasar Singapura membuatnya bersemangat. Khususnya buat dia memperluas lahan tanam. Di tahun 2004, dia menyewa lahan seluas enam hektar milik beberapa petani. Di tahun 2006, sang pengusaha muda menyewa kebun mangga seluas 30 hektar di Majalengka dan Cirebon.

Rahasia Pengusaha


Sahril tampil lebih percaya diri. Berkat banyak teman dirinya mudah mengembangkan bisnis. Semua itu berkat pengalamannya berorganisasi, ia pernah ikut Forum Komunitas Taruna Maritim Indonesia (Forkatami) dan juga Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).

Dia bahkan telah memasuki pasar Amerika Serikat. Berkat bantuan seorang teman membawa mangga sampai ke sana. Koneksi pertemanan Sahril meluputi alumni dan berbagai profesi. Mereka biasanya sesama anggota organisasi dan alumni lain dari daerah lain.

Ia terhubung melalui ikatan persamaan visi. Sahril termasuk orang yang mudah berteman. Berkat ikatan teman, katanya mangga gedong gincu sudah masuk Gedung Putih, dinikmati sebagai camilan buat staf kepresidenan Amerika.

Persyaratan mangga masuk ke Amerika terbilang ketat. "Berat minimalnya 2,5 ons, penampakan bersih, bebas residu pestisida," jelasnya kepada Kompas.

Mengapa Sahril cepat mengembangkan bisnisnya. Ternyata berkat bantuan rekanan Singapura. Yang ia rela mengeluarkan pinjaman usaha buat Sahril. Dia bahkan mendorongnya untuk mengikuti pelatihan agrobisnis.

Ia memperkaya diri pengetahuan akan mangga. Sahril juga diajak menjadi pembicara mengenai buah mangga. Sahril tak ragu membagikan pengetahuannya. Disaat ini, ia telah melakukan pembinaan ke 50 petani. Sahril menegaskan, bahwa peluang berbisnis mangga ekspor keluar negeri masih luas.

Dia menyebutkan permintaan datang meluas dari China dan Turki. Kesulitan terbesar membina petani buah adalah pola pikir. Mereka berpikir kalau pohon mangga merupakan warisan. Prinsipnya pohon itu akan berbuaha walau tanpa dipelihara.

Pemeliharaan wajib karena mengikuti standar ekspor. Buat non- standar maka Sahril akan menjual ke pasar lokal. Adapula pasar lokal menghendaki mangga kualitas ekspor. Khusus swalayan yang mana targetnya menengah atas. 
 
Kualitas mangga non- ekspor sangat melimpah. Sahril memutar otak menciptakan bisnis jus buah. Dia menggandeng pabrikan di daerah Surabaya. Sahril tetap berpatokan standar ekspor Singapura. Kalau di Indonesia asal ada uang pasti bisa diekspor, tetapi ya resiko dikembalikan.

Bocah 13 Tahun Jadi Pengusaha Fudge Terkenal

Profil Pengusaha Fraser Bawtree

 

pengusahafudge.png
 

Wajahnya terpajang berkat jadi pengusaha fudge terkenal. Bukan sembarangan bocah 13 tahun ini masuk halaman muka Time Magazine. Ini berkat kepiawaian sosok Fraser Bawtree mengolah kue. Dia muncul di majalah Time for Kids Magazine.


Ini berkat resep kue milik sang kakek. Dikisahkan ia mencoba membuat resep kue milik kakeknya. Berkat kue dia membangun suatu perusahaan. Pertama usianya masih 11 tahun dan beromzet 220 juta. Lalu di tahun lalu, dia mulai mempekerjakan manajer orang dewasa.

 

Bisnis Kue Fudge


Berkat bantuan pegawai ia mampu hasilkan 770 juta tahun ini. Uniknya Fraser mampu menjual sampai keluar Amerika. Bayangkan ia menjual sampai penjuru Eropa dan Jepang. Ayah Fraser berkata anaknya ini cuma coba- coba membikin kue. 

 

Ia mengenang ayahnya, kakek Fraser, memberikan resep ketika masih kecil. Kakeknya senang melihat Freser membuat kue. Mereka senang membuat kue terutama fudge Scotlandia. Ayah Fraser mengenang sang kakek adalah guru fisika, dan telah meninggal diusia 66 tahun.

 

"Ayah saya membuat kue dan sering mengajari Fraser cara membuat biskuit, selai, dan fudge," jelasnya lagi.


Mereka tinggal di Cheletnham dan senang akan kesuksesan bocah 13 tahun ini. Ketika Fraser masuk sampul majalah Time merupakan suatu kehormatan. "Aku sangat bangga mencapai sebuah goal. Hal ini benar- benar meningkatkan kepercayaan diri," ucap Fraser.


Pengusaha fudge terkenal ini melanjutkan, "aku ingin terus membangun bisnis ini. Suatu pengalaman bisnis yang riil bergerak dari pembuatan fudge di rumah ke sebuah pabrik khusus." Taukah bahwa ia menderita disleksi. Ini menyebabkan dirinya sulit menulis atau membaca.


Ini sangat sukar dihadapi terutama menjalani pendidikan. Fraser kesusahan mengerjakan tugas. Tetapi dari membuat kue semua beban hilang. Membuat kue meruapakan cara merileksasi seorang Fraser. Ini juga menjadi bisnis menjanjikan. Fraser tidak pusing lagi masalah penyakit dan masa depan.


Unik Fraser sangat pandai matematika. Menghitung pengeluaran biaya sampai margin untung mudah. Dia belajar matematika praktikal. Ia menikmati proses membuat kue terutama kue manis. Fraser pun diundang celebrity chef, Jamie Oliver.


Dia diajak mengikuti BIG Festival memamerkan produk. Diversifikasi dilakakun oleh Fraser meliputi raisin, permen, mashmallow, dan gift packages.

Pengusaha Muda ini Ciptakan Situs Kerajinan Tangan

Profol Pengusaha Benny Fajarai

 

bennyfajarai.png
 

Pemuda asal Pontianak tersebut ciptakan situs kerajinan tangan. Pengusaha muda bernama Benny Fajarai. Namanya pernah tercatat dalam Forbes 30 Under 30 Asia pada 2016. Pendiri situs Qlapa merupakan suatu marketplace buat kerajinan tangan.


Situs yang mirip situs Etsy tetapi buat pengrajin lokal. Terobosan eCommerce tersebut unik menaikan namanya cepat. Namun tidak mudah situs Qlapa akhirnya tumbang. Produk yang terlalu spesifik dirasa kurang mengena di mata masyarakat.


Empat tahun berjalan telah menyalurkan ratusan miliar ke pengrajin. Walau Google telah merujuk Qlapa sebagai hidden gem dan paling cepat tumbuhnya di Asia. Alasan mengapa bisnisnya gagal dikarenakan gagal membentuk pendapatan.

 

Perjalan Qlapa


Bisnis startup memang dituntut mampu membentuk sistem menguntungkan. Banyak biaya dikeluarkan namun Qlapa tidak untung. Mereka berhasil membantu orang tetapi gagal sendiri. Aplikasi Qlapa pun ditarik dari Google Play semenjak 2019.


"Kami masih percaya akan kualitas, cerita, dan cita rasa akan produk kerajinan Indonesia. Masih ada tugas yang perlu dilakukan, ada mimpi- mimpi yang harus diwujudkan," tulis dalam pernyataan resmi perusahaan.


Tahun 2019 Qlapa tutup dan telah menyelesaikan semua kewajiban. Itu termasuk pembayaran gaji karyawan. Pokoknya Benny selaku CEO, telah menyelesaikan semua dari hak pembeli dan penjual di marketplace ini.


Pada 2017, sebenarnya perusahaan telah mendapatkan pendanaan Seri A, oleh KapanLagi Network, Global Founders Capital, dan Budi Setiadharma. Qlapa sendiri tidak sendiri total dua situs sejenis berdiri, Moselo dan Ku Ka.


Persaingan ketat industri eCommerce memang butuh perjuangan. Sayangnya di marketplace populer seperti Lazada, Blibli, dan Shoope mempunya kategori kolom khusus kerajinan.


Perjuangan Pengusaha Muda


Benny tumbuh dari keluarga sederhana. Ayahnya pernah menjadi sopir angkutan umum. Pernah pula dia berjualan gorengan pisang. Ayah Benny sosok pekerja keras sampai sukses. Mencontohkan kepada putranya, dia mampu memiliki armada angkutan umum milik sendiri.

Kesuksesan ayahnya menjadi wirausaha mengilhami Benny. Waktu SMA, Benny sudah mencari uang sendiri, caranya menjadi penjaga warnet milik Pak RT. Benny sosok cerdas. Ketertarikan akan dunia IT sangat tinggi.

Dia mulai belajar disela menjaga warnet. Ketertarikan akan teknologi, membawa begitu lulus sekolah langsung berkuliah ke Universitas Bina Nusantara. Dia mengambil jurusan teknologi informatika. Dia sempat berbisnis teknologi bersama teman, namanya Cactus Project.

Proyek tersebut ternyata menarik perhatian perusahaan besar. Ada AC Nielsen, PT. HM Sampoerna, Adam Khoo Learning Technology Group, Murad dan DRTV (Innovation Store). Proyek berjalan 2,5 tahun tersebut berhenti karena perbedaan pandangan.

Benny memutuskan membangun bisnis kembali sendiri. Dia mendapat banyak pelajaran. Maka mulai ia menciptakan Kreavi.com. Adalah situs jejaring sosial bagi para desainer seluruh Indonesia. Konsep tersebut kemudian diaplikasikan bisnis barunya, Qlapa.com.

Situs Kreavi kemudian Benny jual pada 2015 silam. Lanjut dia ciptakan situs kerajinan tangan Qlapa dan berlanjut. Ide awal bermula ketika Benny tengah berlibur ke Bali. Dia menemukan bahwa para pengrajin membutuhkan wadah.

Dia melihat penjual menjual terlalu mahal. Bila ditelisik ternyata harga beli dari pengrajin tidak segitu. Benny merasa ingin menolong. Situs Qlapa diharap akan menolong pengrajin lebih mudah jualan. Ia juga berharap akan memberikan keuntungan lebih layak.

Situs Qlapa diberi nama berdasarkan filosofi kelapa. Bahwa selama ratusan tahun, kelapa memiliki guna dari daun, batang, sampai buahnya. Pada November 2015, maka Benny resmi mendirkan Qlapa ini, bertugas sebagai CEO dan CTO nya seorang teman bernama Fransiskus Xeverius.

Pada 2017, dia mendapatkan pendanaan Seri A dari Aaviskhkaar, perusahaan asal India. Bisnis sang pengusaha muda banjir pujian dan penghargaan. Sayangnya, Benny gagal menemukan pola bisnis, dan ditambah marketplace umum juga menarget pasar kerajinan tangan.

Pengusaha Mochi Malang Beromzet Ratusan Juta

Profil Pengusaha Rafli Egy

 
pengusahamochi.png
 
Pernah gagal berbisnis peternakan Rafli Egy terus usaha. Menjadi pengusaha mochi Malang kini beromzet ratusan juta. Kunci sukses brandnya Mochi Macho berkat gencarnya networking. Walau menjalankannya tidak semudah kita bayangkan.

Rafli bercerita dulu sempat berbisnis peternakan. Jual beli bebek sampai suatu ketika ketiban sial. Dia tak menjelaskan detil. Namun Rafli menenggak kerugian sampai ratusan juta. Dari sana dia menyadari bahwa bisnis tak cuma bermodal keberanian.

Dia mungkin berani ambil resiko. Tetapi dia tidak menghitung kemungkinan terburuk. Kemudian Rafli beralih berbisnis kuliner. Sang pengusaha mochi belajar sampai detail mengenai kuliner.

Berbisnis Perhitungan


Ia belajar mengenai networking. Dirangkulnya komunitas pencinta kuliner yang sudah ada. Sekalian Rafli belajar mengenai kuliner lebih dalam. Rafli menjaga hubungan baik dengan food blogger. Ini menjadi satu keuntungan membangun bisnis.

Pemilik bisnis kuliner harus memiliki ciri khas dan kelezatan. Pebisnis harus peka akan kebutuhan para pelanggan. Berikan layanan terbaik bagi konsumen baru. Bila musim penghujan, buatlah produk yang cocok dinikmati hangat- hangat.

Mochi Macho berdiri pada 7 Juni 2014 bertagline "kue kesukaan para wanita". Ide bisnisnya muncul tak disengaja tanpa persiapan apapun. Nama Mochi Maco karena terdengar unik, rasanya enak bila didengar telinga.

Pengucapannya unik mudah melekat dalam ingatan. Harapannya bahwa orang akan ingat ketika akan beli mochi. Mochi Maco memiliki tagline unik buat pembeda saja. Namun ternyata malah benar- benar menggaet banyak pembeli wanita.

Konsep unik terus dikembangkan termasuk produksi. Tujuan Rafli ialah jajanan khas nusantara yang bisa diminati dimanapun. Manajemen ketat dikembangan Rafli terutama buat produksi.

Dia juga melakukan tes pasar melalui serangkaian questioner dibagikan. "Saya terlebih dahulu mencari tau produk apa yang akan mendatangkan penjualan dalam jumlah besar," lanjut pengusaha muda. Ia tidak kurang menyebarkan 200- 300 flayer questioner ke seluruh orang.

Kue Mochi Maco hadir memiliki cita rasa serta tekstur terbaik. Makin lama mochi akan makin lengket dan tidak merubah cita rasa. Bila umumnya pengusaha menjual rasa kacang hijau dan coklat. Rafli menjual aneka varian rasa, dari vanila, strawberry, cokelat dan moca.

Adapula rasa paling digemari es krim coklat oreo, green tea, dan durian. Intinya tiap keping mochinya tak akan mengecewakan.

Bicara mengenai bisnis Rafli memberika beberapa tips: Seorang CEO berperan membentuk tim solid yang memiliki latar berbeda- beda. Bangun manajerial bagus diserta pembagian pekerjaan tepat. Kamu harus mampu membagi- bagi tugas pekerjaan.

Harus memiliki batasan jelas, seperti bagian marketing tidak boleh mengatur- ngatur masalah produksi. Ia sebagai CEO akan melakukan pengawasan. Mengevaluasi masalah seperti penjualan kepada tim marketing. Rafli akan memberikan evaluasi dan aktif berkomunikasi.

Ia mengatakan tim akan menjadi makin baik seiring waktu. Dalam sebulan ia mampu hasilkan omzet Rp.400 juta. Peritem mochi dibandrol Rp.4000 tersebar keseluruh Indonesia. Hasil segitu akan dipakai membayar gaji karyawan, perawatan peralatan, dan pengembangan bisnis.

Saran buat pengusaha muda sadari keadaan. Bahwa kita mungkin akan di atas dan ke bawah. Apabila kamu sudah di atas jangan lupa diri. Bila kamu berada puncak berbisnis jangan lupa perjuanganmu dulu. 
 
CEO tidak cuma mengurusi manajeman atau produksi, termasuk memastikan pelayanan terbaik kepada konsumen. Kamu harus memastikan semua bekerja berdasarkan SOP. Pebisnis harus tau mengenai apa penyebab kendala dalam berbisnis. Kamu harus memiliki kontrol akan apa terjadi.

Rahasia Kek Villa Bisnis Bersama Istri

Profil Pengusaha Deny Deylandri 

 
denydeylandri.png
 
Rahasia Kek Villa, taukah bahwa sebelum ada makanan ini, kota Batam tidak ada camilah khas untuk dibawa pulang. Pemiliknya kemudian bercerita awal bisnis bersama istri ini. Dia mencoba membuat sesuatu simple tetapi selalu dikenang.
 
Batam pun sepertinya harus berterima kasih kepada sosok Denni Delyandri, sang pencipta Kek Pisang Villa. Jika kamu berkunjung ke Kota Batam tidak akan puas tanpa membeli ini. Nama Kek Villa telah dikenal dan terkenal di mata pelancong. 
 
Berawal seorang buruh pabrik yang berani banting stir menjadi pengusaha. Dulu ia harus mencari- cari uang tambahan, sekarang, namanya ada disetiap kemasan produknya.

Buruh jadi pengusaha


Denni hanyalah pekerja pabrik elektronik yang hidupnya pas- pasan. Meski tercukupi ia masih memendam satu perasaan untuk hidup lebih baik. Apalagi disaat itu sang istri tengah hamil dan membutuhkan biaya yang cukup besar untuk persalinan. 
 
Ia yang melihat anak pertamanya nanti membutuhkan banyak biaya, akhirnya memilih mencari penghasilan tambahan. Bersama sang istri, kedua pasangan muda ini bahu- membahu mencoba berbagai usaha untuk tambahan.

Sebuah kompor minyak tanah, kado pernikahan mereka menjadi modal awal. Mereka membeli kerupuk mentah di pasar, digoreng lalu dikemas sederhana dan kemudian didistribusikan di warung-warung dan rumah makan sekitar tempat tinggalnya. 
 
Meski hasilnya lumayan, tenaga yang dibutuhkan cukup besar jadilah bisnis ini gagal. Bukan karena bisnisnya merugi tapi sepi karena si penjual kecapaian berproduksi. Mereka lalu berbisnis lain tapi sama saja. Masalah mereka tetap sama tenaga yang lebih besar dari hasilnya.

Denny akhirnya berfikir lebih smart. Dalam pencarian bisnisnya, ia menemukan sebuah buku bisnis karangan Robert T. Kiyosaki. Setelah membaca buku itu, semangat wirausahanya kembali berkobar mencari bisnis yang lebih kreatif. 
 
Denny lalu mengambil kredit dari koperasi tempatnya bekerja dan membuka usaha lain lagi, namun usahanya kembali gagal dan uangnya amblas alias hilang seketika. Denny putus asa. Ia kembali membaca- baca artikel bisnis di internet. 
 
Dia belajar lebih banyak melalui CD pelatihan yang dibelinya dari internet. Ia kemudian memiliki ide untuk membuat EO (Event Organizer), yang kemudian mengadakan berbagai acara seminar bisnis. Dia pun tak segan untuk mendatangkan pembicara ternama yaitu Jaya Setiabudi. 
 
Setelah seminar, hubungan Denny dan sang motivator tetap berlanjut, bahkan Denny masuk sebagai anggota dalam asosiasi kewirausahaan yang telah dimotori oleh Jaya Setiabudi. Dari dalam organisasi itulah Denny semakin mendapat pengalaman sangat berharga di bidang wirausaha.

Bisnis Kek Pisang


Disisi lain istrinya, Selvy, juga sudah mempunyai bisnis sendiri yaitu bisnis kek pisang. Ia memasarkan kek pisangnya melalui kemitraan bersama dengan teman- teman kantornya dulu. Awalnya untuk setiap box kek pisang yang terjual mereka memberi komisi 3000 rupiah. 
 
Bila berhasil menjual 100 kotak ada bonus lagi yaitu 100 ribu. Dengan cara ini, kek pisang buatan sang istri yang awalnya hanya laku 30 kotak bisa terjual laris hingga 400 kotak per hari.

Kerja keras itu tak sia- sia, orderan kek pisang itu terus berdatangan. Rumah yang jadi tempat produksi di perumahan Villa Mukakuning, waktu itu tak mampu lagi memfasilitasi produksi kek pisang miliknya. 
 
Karena tempatnya di perumahan Villa Mukakuning inilah akhirnya nama kue produksinya terkenal bernama nama Kek Pisang Villa. Denny tak tinggal diam, ia juga ikut membantu sang istri dalam marketing bisnisnya. Denny dan Selvy akhirnya memberanikan diri untuk menyewa sebuah ruko, yang terletak di kawasan Villa Mukakuning. 
 
Ruko yang dijadikan tempat produksi dan berjualan juga. Agar menarik perhatian, gerai mereka di cat warna kuning dan oranye. Dia tahu bahwa Batam belum memiliki oleh- oleh khas, dengan cerdik Denny mem-brand Kek Pisang Villa sebagai oleh- oleh khas Batam dbertag line Batam. 
 
Ya Kek Pisang Villa. Denny juga memasarkan kek-nya melalui internet dengan membuat situs web. Dari sukses bisnisnya, Denny dan Selvy kemudian membuka cabang di Batam Center, Nagoya, Penuin dan juga Bandara Hang Nadim Batam. 
 
Lokasi cabang tidak terlalu jauh membuat instansi pemerintah dan perkantoran membuat disekitarnya melirik Kek Pisang Villa, baik untuk oleh-oleh atau juga sebagai kue wajib yang disuguhkan saat rapat atau pertemuan. 
 
Hal ini membuat Kek Pisang Villa bertambah terkenal setiap hari. Bahkan Walikota Batam mengaku menjadi langganan setia Kek Pisang Villa.

Dalam waktu satu tahun, bisnisnya bisa berkembang hingga 5 cabang. Modal awal yang hanya sebesar 2 juta berkembang dalam omset 800 juta per bulan. Untuk lebih mempopulerkan produknya, ia kemudian menjalin kerjasama dengan sopir taksi bahkan perusahaan travel. 
 
Pemandu wisata dan supir taksi akan mengarahkan wisatawan untuk mampir ke gerai. Inilah rahasia Kek Villa mampu menjadi ikonik pariwisata. Branding Kek Villa menjadi oleh- oleh khas ternyata sangat berhasil. Denny mengaku senang karena bisnis bersama istri.

Keduanya saling bahu- membahu mewujudkan ide kreatif. Bahkan, untuk semakin mengeratkan kaitan sebagai oleh- oleh khas Batam, konsumen yang membeli kek-nya hingga mencapai 150 ribu akan diberi T-Shirt yang bertuliskan Batam. 
 
Itu guna membangun jejaring dan meluaskan wawasannya, dia ikut rajin mengikuti seminar bisnis. Dan akhirnya berbagai penghargaan juga sempat diraih. Denny menemukan jalan hidupnya dan agar lebih profesional mengelola bisnisnya; Denny resign dari pekerjaannya di perusahaan elektronik.

Entri yang Diunggulkan

Biografi Jack Ma Orang Terkaya China Alibaba