Pembuat Recaptcha Kisah Entrepreneur Luis von Ahn

Profil Pengusaha Luis von Ahn 


pembuatcaptcha.png
 
Kisah entrepreneur Luis von Ahn berbisnis digital. Umurnya 12 tahun sudah berpikir tentang berbisnis. Ialah Luis von Ahn yang berpikir bagaimana cara membuat tempat gym gratis. Tetapi otaknya berpikir sebaliknya tentang mesin olah raga ini. 
 
Dia berpikir kenapa tidak orang berlatih diatas mesin yang menghasilkan listrik. Kesimpulan von Ahn ialah bahwa energi listrik ternyata sangatlah berarti. Jadi kenapa dia tidak menghapus ide bisnis gym gratis. 
 
Kenapa tidak van Ahn membuat satu mesin olah raga, memberi pelatihan gratis, yang tenaganya menjadi energi listrik dan siap dijadikan bisnis lain. Ya sebuah bisnis unik itu sudah ada dalam pikiran bocah 12 tahun. 

Semua orang bisa mendapatkan isi ulang listrik gratis. Dunia juga akan mendapatkan energi alternatif. Dan dimana setiap orang akan hidup sehat. "Itu ternyata menjadi ide yang tidak terlalu bagus," ungkap von Ahn, yang pada akhirnya telah berumur 34 tahun. 
 
Baginya bisnis ini gagal karena orang tidak akan cukup buat menghasilkan listrik.

"Itu akan sangat lebih baik memakai sistem membership," pungkasnya. 
 

Bisnis Digital

 
Mungkin idenya tentang bisnis telah gagal. Tetapi hidup tetap berlalu dimana karirnya telah menanjak. Dia merupakan Profesor Ilmu Komputer di Carnegie Mellon University. van Ahn masih berpikir tentang entrepreneur bahkan semakin berpikir lebih ke inovatif.

Dia mengerjakan serius. Hasilnya terbayar jelas lewat pembuktian ini. Dua proyeknya berhasil dibuat oleh pesanan pihak Google. Kemudian aplikasi terbaiknya bernama Duolingo, aplikasi belajar bahasa, yang menjadikan sosok van Ahn diperhitungkan di kalangan developer. 
 
Itu pernah menjadi favorit baik di iPhone Store ataupun Play Store.

Duolingo menghasilkan 12 juta pengguna. Tahun 2006, dia mendapatkan penghargaan MacArthur Fellowship, ya dimana dia dipanggil "jenius".

Apa yang membuatnya disebut jenius menurut Business Insider ialah kolaborasi. Tiap proyek memiliki nilai kesenangan dan menggunakan teknologi. von Ahn mampu mengumpulkan kegiatan dunia maya menjadi bisnis kolaboratif. Contoh paling awal ya bisnis pertama di bidang teknologi internet.

Di pertengahan 2004 membawa ide tentang dia membangun game online. Programnya akan membawa tiap orang bertemu orang lain di penjuru dunia. Mereka akan beradu dalam game unik. Dua pemain di web akan disuguhi gambar sama di waktu sama. 
 
Game bertajuk ketik apa pemain ketik di layar lebih cepat lagi. Mudahnya ketika terdapat gambar "anjing", maka kedua pemain akan memilih kata diskripsinya, maka kata yang tepat bisa "anjing". 
 
Tetapi akan ada pilihan lain seperti kata- kata "lucu", "binatang", "peliharaan", atau yang agaknya berhubungan. Terdengar seperti game iseng biasa dimainkan tanpa makna.

"Ketika orang- orang bermain game mereka membantu menentukan isi gambar dengan memberikan label berarti bagi mereka," ia dan rekan penulis nya menulis dalam sebuah makalah tahun 2004.

Ini menunjukan bagaimana isi kepala manusia. Maka disetiap gambar akan bisa menentukan presonalitas si pemain. Bagi von Ahn merupakan game penuh kejujuran manusia. Sayangnya game tersebut tidaklah masuk di eranya. 
 
Jika sepopuler game online sekarang, sekarang maka niscaya semua gambar di internet ini akan terlebeli. Berpikir kembali begitu banyak gambar di internet. Banyak hal tidak terproteksi tersebar merajalela di dunia maya. 
 
Banyak perusahaan mencoba menyaring internet berbagai cara, termasuk mempekerjakan banyak orang. Ia lantas berpikir kenapa tidak mungkin men- outsourcing ini. Maka diluncurkankan lah di 2005 The ESP Game.

The ESP Game memberikan label pada gambar di internet. Empat bulan telah menggaet 13.000 peselancar internet yang bosan. Dimana menghasilkan 1,3 juta label untuk 300.000 gambar. Game demo ini menarik perhatian Sergey Brin dan Larry Page. 
 
Nah, dari sinilah, ide lahirnya layanan Google bernama Google Image Labeler.

Pembuat reCaptcha


Dia menemukan bisnis selanjutnya, reCaptcha, dimana memanfaatkan kerja peselancar internet. Awal sekali ketika mengambil P.hD -nya, von Ahn ternyata ikut andil membantu rekannya, Profesor CMU Computer Manuel Blum, mengerjakan program verifikasi unik. 
 
CAPTCHA menantang peselancar internet lebih dalam berpikir. Tujuannya agar membedakan anatara robot dan manusia. Lewat kata terdistorsi yang perlu dipecahkan apa itu. Digunakan program- program chatting dan lain- lain, dimana komputer (robot) akan sukar membaca. 
 
Dibanding manusia yang mudah dalam hal tersebut. Meski begitu ternyata CAPTCHA masih memiliki kelemahan hingga dibobol. Untuk itulah dia mulai memikirkan ulang dibaliknya. Ini dianggapnya lebih dari sekedar membedakan antara robot dan manusia. 
 
Ia mengambil antara 10 menik ketika orang memverifikasi email. Tahun 2006, akhirnya reCAPTCHA diluncurkan, berbeda CAPTCHA ini sulit diterjemahkan. reCAPTCHA memberi dua tulisan terdistorsi.

Hal menarik adalah ini tidak cuma memverifikasi kamu manusia. Tetapi juga membantu komputer mengkode arti dibalik tulisan. Pasalnya kata biasa bisa terbaca komputer karena merupakan komputer di CAPTCHA sendiri.

Sementara program terbaru ini menawarkan tulisan buku lama ataupun artikel koran. Satu tulisan adalah hasil buatan komputer dan satu buatan manusia. Maka komputer akan sukar membaca kata atau bahkan gagal. 
 
Jika manusia sukses membaca kata pertama maka komputer bisa, maka kata kedua akan cuma bisa dibaca kita (manusia).

Tahun 2009, Google mendapatkan reCAPTCHA, dimana von Ahn diperkirakan mendapatkan antara $10 juta sampai $100 juta. Lewat Google program tersebut digunakan lebih banyak cara. Mulai dari membantu suport Google Book dan arsip New York Times.

Tahun 2012 reCAPTCHA telah membantu komputer untuk mengartikan 150 juta kata yang terdistorsi di internet. "CAPTCHA aslinya ide saya," ujar Blum. "Membuat manusia terlibat dan membuat mereka untuk membantu melakukan hal ini adalah ide Lewis."

Ia menambahkan lewat ini tidak cuma verifikasi tetapi mengartikan. Lewat cara ini kita bisa meminta banyak orang mengartikan kata- kata sulit diartikan oleh komputer. Tidak cuma memverifikasi tetapi membantu kita mengerjakan kode. 
 
Ini pula yang menghantarkan sukses lain yakni Duolingo, bahasa populer milik von Ahn.Melalui cara "hampir" sama kamu bisa belajar bahasa. Uniknya berbentuk game yang memiliki tingkatan level tersendiri. 
 
Melalui Duolingo akan belajar bahasa Spanyol, Prancis, Italia, bahkan Portugis. Bahkan terdapat level tersembunyi buat dibuka dan sistem mata uang.

"Ketika Anda berbicara dengan orang yang menggunakan Duolingo, mereka biasanya mengatakan ini 'Saya bermain Duolingo,'" catat von Ahn. "Jika anda meminta orang alasan utama yang mereka gunakan Duolingo, itu bukan karena mereka belajar sesuatu tapi karena itu menyenangkan."

Aplikasi ini menarik 12,5 juta pengguna yang bermain selama 30 menit setiap hari. Juga menjadi bahan iseng disela- sela waktu ketika berbelanja. 
 
Von Ahn sempat melakukan penelitian dan hasilnya ialah 34 jam bermain Duolingo sama saja belajar bahasa satu semester. Delapan puluh persen pengunjungnya datang dari mobile.

Seperempat pengguna berasal dari Amerika Serikat, kemudian 35% lain malah datang dari Amerika Latin dan Brazil, dan 30% lagi berasal dari Eropa. Sebagai seorang anak dari kelas menengah asal Guatemala City maka berbanggalah.
 

Aplikasi Duolingo

 
Bagaimana sukarnya mereka naik secara sosial ekonomi, dan Duolingo ikut membantu.

"Guatemala adalah negeri miskin," kenang von Ahn. "Semua orang dari Guatemala sepertinya sangat ingin belajar bahasa Inggris, tetapi tidak satupun mampu."

Untuk itulah dia berjanji akan selalu membuat Duolingo gratis. Mengembangkan konsep The ESP Game jadi reCAPTCHA maka jadilah Duolingo tersebut. Seperti halnya dua temuannya maka ia menemukan cara lain menguangkan. 
 
Yakin memberikan kesempatan pengguna praktik langsung mengartikan file di internet sana. Dokumen ini datang dari perusahaan media seperti Buzzfeed ataupun CNN. Banyak perusahaan besar mau dikontrak menerjemahkan file mereka. 
 
Soal akurasi maka tidak cuma satu orang mengerjakan satu file. Itu termasuk voting up/down sampai masuk ke perusahaan. Selain permainan ternyata ini menghasilkan ribuan dollar. Kisah entrepreneur Luis von Ahn mengajarkan jangan fokus satu bisnis.

Von Ahn menikmati harinya mengerjakan proyek berguna. Satu penemuan menemukan jalan ke penemuan lain itulah gayanya. "Ini hanya mengambil sesuatu yang orang biasanya," kata von Ahn, "dan mencoba untuk mengekstrak nilai dari itu."

Pemilik Japfa Bisnis Keluarga Handojo Santosa

Profil Pengusaha Handojo Santosa

 

handojosantosa.png

 

Handojo Santosa kembali menjadi orang terkaya Indonesia. Pemilik Japfa bisnis keluarga yang didapat dari warisan. Bukan mudah Handojo harus berbisnis diluar mainstream. Bila orang terkaya di Indonesia lain berbisnis sawit, Handojo malah berkutat dengan makanan beku.


Bisnis PT. Japfa Comfeed Indonesia didirikan 18 Januari 1971. Dulu perusahaan ini bernama PT. Java Pelletizing Factory. Usaha utamanya pembuatan pellet kopra. Kemudian juga bekerja sama dengan empat perusahaan pakan ternak.


Tujuan usaha Japfa ialah menjadi bisnis agri- food terintegrasi Indonesia. Usahanya meliputi pembuatan pakan ternak, pengolahan unggas, dan budidaya pertanian. Unik perusahaan Japfa memiliki tempat buat budidaya sampai pabrik pengolahan makanan beku.


Handojo mendapatkan warisahan usaha tersebut. Sosok pribadi bijak mau menerima saran orang lain. Ia merangkul orang lain dalam berbisnis. Ia mendapatkan tekanan besar. Pasalnya Handojo mendapat suatu tekanan para pemilik saham.


Usaha keluarga semula berbisnis pakan ternak. Kemudian dalam jangka 5 tahun, Handojo berhasil buat memutar arah bisnis keluarga tersebut. Dari membuat pakan sampai membudidayakan ayam sampai diolah sosis. Handojo sempat bekerja menjadi manajer perusahaan minyak kalapa Nilam pada 1986.


Dia lalu naik jabatan menjadi wakil direktur di tahun 1989. Karirnya naik sampai akhirnya dia mampu meraih jabatan direktur utama pada 1997.


Handojo terkenal memiliki pandangan konsisten akan bisnis agri. Yang terbaru dia melirik usaha buah- buahan dan peternakan. Ia juga memungkinkan membuka usaha berkelanjutan pariwisata. Dalam lima tahun semenjak mewarisi usahanya naik pendapatan 21%.

Amran Sulaiman Pengusaha Racun Tikus

Biografi Pengusaha Amran Sulaiman

 
amransulaiman.png
 
Sosok Amran Sulaiman memang kalem hanya sibuk bekerja. Alhasil sang pengusaha racun tikus ini tak sepopuler menteri Kabinet Kerja lain. Jokowi- JK memilihnya menjadi menteri urusan pertanian dan dibebani tugas berat. Ia difokuskan meningkatkan kemampuan pangan nasional.
 
Bukan orang biasa, nama Amran Sulaiman dalam catatan hidup mendapatkan banyak penghargaan di bidang pertanian atau agrobisnis. Dia adalah sosok pengusaha sukses. Telah ,emulai usahanya sejak masih dibangku kuliah 
 
Sosok petani modern yang memiliki berbagagi usaha pertanian, lini usahanya meliputi bisnis pabrik gula, kebun kelapa sawit, dan pembangunan industri pestisida.

"Beliau praktisi pemikir dan wirausaha muda, ini sosok petani muda yang berhasil membangun sebuah model wirausaha muda," kata Presiden Jokowi saat mengumumkan Kabinet di Istana Negara.
 

Petani Bisa Kaya


Anggapan bahwa petani hidup dalam kemiskian harus segera dihapuskan. Ini pula tugas Amran dalam Kementerian Pertanian ini. Pria 42 tahun yang bergelar adat Andi Amran Sulaiman, merampungkan sekolah dari SD, SMP, dan SMA di tanah kelahirannya sendiri. 
 
Pada tahun 1988, Amran Sulaiman menempuh kuliah S1 di Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin Makassar dan lulus pada tahun 1993. Dari perguruan tinggi yang sama, ia meraih gelar master dan doktor dalam bidang Ilmu Pertanian.

Merupakan lulusan S1, S2, S3 Pertanian Universitas Hasanuddin dan dilanjutka bekerja sebagai Pegawai PTPN XIV, Dosen Universitas Hasanuddin, Makassar.

Dia adalah Direktur dan Founder Tiran Group. Pengusaha muda kelahiran 27 April 1968, Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, MP. masih memiliki darah keturunan Raja Bone, yang memang dikenal sangat ulet mendirikan usahanya Tiran Group. 
 
Perlu diketahui Tiran Group itu sendiri perusahaan yang bergerak dibidang pembuatan obat- obat pembasmi tikus. Tak lantas langsung sukses begitu saja, produk racun tikus yang kemudian diberi label Tiran ini (Tikus Diracun Amran), telah memiliki kendala diawal pemasarannya. 

Salah satunya berupa keterbatasan modal untuk mengembangkan dan memasarkan produk racun Tiran. Saat pertama kali, ia pernah meminta modal pinjaman di Bank senilai 5 juta, tapi ditolak mentah. 
 
Namun, tidak berapa lama, Amran mendapatkan modal tapi terbatas 500 ribu saja. Apakah berhasil? Penelitian racun tikus itu sudah berlangsung lama dan dibiayai sedikit -demi sedikit; dan berhasil.

Bukan racun abal- abal tapi sudah diteliti sejak kurang lebih 2 tahun (1989- 1992) dan terbukti.

"Saya merintis usaha racun tikus sejak 1989. Sampai sekarang, saya sudah meraih untung hingga ratusan miliar rupiah," kata Amran dalam seminar nasional pengusaha muda Indonesia di Universitas Hassanudin (Unhas) Makassar, kisaran September tahun lalu.

Bermodal sedikit hanya ditambah kerpercayaan diri. Amran terus berusaha memasarkan produknya. Masa uji coba produk racun tikus temuannya ini pun terbilang lama sejak 1992 sampai 1998. 
 
Keberhasilan itu mulai nampak jelas ketika banyak petani mulai menggunakan produk Tiran guna membasmi tikus di sawah.

Berkat penemuan racun tikus Tiran tersebut, Amran pun diganjar anugerah Satyalancana dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada tahun 2007. Amran dinilai oleh SBY telah sukses melakukan pengetasan hama pertanian di 168 kabupaten. 
 
Bisnis pun tidak berhenti. Melalui kerja keras, Tiran Group lahir, berekspansi ke berbagai bidang melalui berbagi perusahaan- perusahaan.

PT. Tiran Group bekerja sama dengan perusahaan Timur Tengah yakni guna membuat  dua unit pabrik gula di Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara untuk menjawab akan kekurangan kebutuhan gula khususnya di wilayah kawasan Indonesia Timur, yang mencapai 240 ribu ton gula per tahun.

Ada 10 perusahaan tercatat dibawah bendera Tiran Group, antara lain: PT Tiran Indonesia (tambang emas), PT Tiran Sulawesi (perkebunan tebu dan sawit), PT Tiran Makassar (distributor Unilever), PT Tiran Bombana (emas, timah hitam), PT Tiran Mineral (tambang nikel). 
 
Kemudian dia mendirikan PT Amrul Nadin (SPBU percontohan Maros), CV Empos Tiran (produsen rodentisida), CV Profita Lestari (distributor pestisida), CV Empos (distributor Semen Tonasa), PT Bahteramas (pabrik gula di Konawe Selatan).

Bukan anak orang kaya


Dilansir dari halaman Fajar.co.id, Amran ternyata bukanlah anak dari orang tua yang kaya raya. Perusahaan yang dibangun bukanlah warisan orang tua. Ada modal kedisplinan, keyakinan, kreatifitas, ketekunan dan optimisme sementara modal uang tidak begitu mendukung langkahnya. 
 
Amran punya prinsip yang patut kita contoh yaitu bahwa kesuksesan adalah hak semua orang dan bukan monopoli pihak tertentu. Berbekal pada prinsip tersebutlah, diapun akhirnya mampu meraih apa kesuksesannya sendiri. 
 
Bemula dari satu buah penelitian panjang berkembanglah usaha memproduksi produk pembasmi hama. Usaha dari temuannya sendiri. Ayah dari empat anak ini memang menekankan makna kejujuran kepada tidak hanya dirinya tapi semua karyawan. 
 
Amran bukannya tanpa kegagalan, namun dia selalu dapat mencari jalan. Dia yang memulai semuanya dari sebuah CV bernama Empo Tiran yang dibangun sejak 1996.

Empo Tiran ini memproduksi racun tikus dan berbagai perlengkapan pertanian. Impian tak sesuai kenyataan, sehingga dia perlua merubah arah impiannya. Dulu, Amran sebenarnya memiliki impian menjadi tentara. 
 
Dulu pula dia adalah lulusan masuk pendidikan tentara sekaligus Sistem Penerimaan Mahasiswa Baru (Sipenmaru) pada Fakultas Pertanian Unversitas Hasanuddin (Unhas). Keinginannya menjadi tentara tidak direstui oleh ibunya. 
 
Padahal tentara merupakan cita- cita yang sudah disiapkannya selama enam tahun. Impian yang telah dibangunnya selama enam tahun untuk menjadi tentara itu lepaskan demi membahagiakan hati ibunya. 
 
Bagi dirinya, tidak ada arti penting jika kebahagiaan tanpa direstui oleh Ibu. Dengan hati yang kuat, dia menetapkan pilihan kuliah di Fakultas Pertanian Sekarang dia mendapatkan buah matang dari hasil ketekunan dan kepatuhan selama menjalankan hidup yaitu menjadi peneliti dan pengusaha muda
 
Penemuan racun 58PS dan alat pembasmi tikus Alpostran yang diproduksi lewat jerih payahnya sendiri. Hasil kerja selama dua tahun ternyata sangat bermanfaat bagi petani. Sehingga, dia diberikan Satyalencana dari Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono pada Juli 2009.

Penelitian Tiran 58PS telah menghabiskan waktu kurang lebih dua tahun, dari 1989-1992. Masa uji coba Tiran 58PS berlangsung lama, dimulai 1992-1998. Semua yang dilakukannya untuk mendapatkan hasil memuaskan tidak setengah- setengah, dan akhirnya para petani merespon baik produknya.

Produknya sendiri ternyata terdengar lucu ditelinga seperi Tikus Diracun Amran, yang kemudian disingkat menjadi Tiran. Sedangkan Alpostran sendiri merupakan singkatan dari kalimat Alat Empos Tikusnya Amran.  
 
Permintaan akan Tiran dan Alpostran pertahun mengalami peningkatan karena gencar dipasarkan, hingga telah tersebar di seluruh kabupaten se- Indonesia. Pada akhirnya, suami dari Martati ini menjadi peneliti sekaligus pengusaha, yang dahulunya kerja keras olahraga demi mendapat sosok ideal tentara.
 
Inilah kisah Amran Sulaiman pengusaha racun tikus.

Siapa Miliarder Termuda Indonesia Ciliandra Fangiono

Profil Pengusaha Ciliandra Fangino


 
Siapa miliarder termuda Indonesia? Bagi yang belum tau, namanya Ciliandra Fangiono, dan seperti biasa pengusaha Indonesia satu ini kurang dalam publikasi. Dikutip dari suarapengusaha.com, Ciliandra lahir dari keluarga pengusaha atau pebisnis. 
 
Ayahnya bernama Martias juga merupakan seorang pebisnis di bidang kelapa sawit.  Seperti halnya sang ayah, Ciliandra tercatat sebagai pendiri perusahaan First Resources Limited; perusahaan di bidang kelapa sawit. 
 
Dia tak sendiri karena saudara- saudara juga ikut andil dalam kesuksesan bisnisnya. Sebut saja Cik Sigih yang merupakan saudara laki-laki yang sangat berperan penting dalam perkembangan perusahaan.Namanya tercatat sebagai milirder termuda dari 40 orang terkaya Indonesia.

Kemampuan bisnisnya telah teruji, dimana dia mampu mengangkat First Resources hingga dua kali lipat di tahun 2011 saja. Perusahaan ini sepertinya akan terus berekspansi hingga 10% tanam kelapa sawit.  
 
Bisnis kelapa sawitnya berada di wilayah Sumatera dan Kalimantan. Ciliandra telah membeli 100.000 hektar tanah di Kalimantan Timur senilai US$ 39 juta di Maret 2012. Ciliandra berada pada peringkat ke-14 dari jajaran orang terkaya se-Indonesia, bahkan membalap senior- seniornya.

Harta kekayaannya mencapai US$ 1,79 miliar atau Rp 17,0 triliun. Profilnya di First Resources Limited menyebut bahwa ia telah menempati jabatan direktur untuk dua kali periode. Dia telah menjadi Chief Executive Officer selama beberapa dekade. 
 
Ini membuktikan semua sukses ada dalam keputusannya. Sebelum mandirikan perusahaan, Ciliandra tercatat pernah bekerja di Investment Banking Division of Merrill Lynch, Singapore, di sana ia bekerja di divisi merger, akuisisi dan pelatihan penggalangan dana oleh korporasi di wilayah tersebut.

Ciliandra Fangiono mempunyai seorang istri yang bernama Lim Mei Jin Serene dan mempunyai dua orang anak. Ia memiliki gelar Sarjana dan Master of Arts (Economics) dari Cambridge University, Inggris. 
 
Dari Universitas Cambridge, ia adalah seorang Scholar Senior di bidang Ekonomi dan telah dianugerahi Book Prize PriceWaterhouse.

Biografi Iwan Lukminto Sritex Bisnis Textil

Biografi Pengusaha Iwan Lukminto Sritex

 
iwanlukminto.png
 
Bagaimana menjadikan Sritex bisnis textil terbesar Indonesia. Yuk pelajari, biografi Iwan Lukminto, pengusaha muda yang menjadi penerus bisnis besar itu. Sudah lama perusahaan PT. Sri Rejeki Isman (Sritex) menjadi penggiat bisnis textil.

Banyak perusahaan berguguran namuin Sritex masih bertahan. Perusahaan keluarga antar generasi yang telah masuk masa ketiga. Iwan Setiawan Lukminto merupakan generasi kedua. Ia memikul beratnya untuk menaikan sampai kelas internasional.

Generasi kedua memang dipikuli beratnya membangun bisnis. Iwan membawahi tidak kurang 40 ribuan karyawan. Iwan pun tidak segan mengajak berdiskusi rekan sekolega. Dia tidak segan membentuk forum demi solusi dan ide individu. Ia selalu mebawa ide- ide baru.
 

Profil Bisnis Sritex


Dia mambawa pemikiran modern dalam organisasi perusahaan. Iwan memboyong mesin modern untuk meningkatkan produktifitas. Sritex sudah berteknologi canggih untuk produktifitas dan efisiensi. 
 
"Saya selalu mengarahkan karyawan untuk mempraktikan etika sesuai budaya kerya Sritex," ucapnya kepada SWA.co.id

Pengusaha muda kelahiran Solo, 24 Juni 1975, yang tidak merubah hal mendasar perusahaan. Aturan etika kerja Sritex tidak pernah berubah. Ia lebih memfokuskan akan masa depan bisnis textil.

Perusahaan textil juga harus mampu bersaing secara teknologi. Hasilnya Iwan mampu membawa nilai perusahaan menjadi One Billion Dollar Company. Tentu, itu sesuai arahan dan pandangan ayahnya, sang pendiri Sritex Pak Lukminto.

Dunia telah memasuki jaman serba instan. Sritex membahami perubahan tersebut. Perusahaan textil juga terdampat akan perubahan cepat dan drastis ini. Maka perusahaan juga memasukan budaya kerja adaptif. Bukan hal baru melainkan mempertegas fungsi pengembangan SDM dan peralatan.

Aneka inovasi mempermudah proses produksi dan inovasi. SDM ditingkatkan skill nya melalui pola pikir kewirausahaan. Walau berarti karyawan diperbolahkan memiliki side income. Pengusaha ini tak takut kalau pegawainya malah berwirausaha.

Pola pikir wirausaha terbukti meningkatkan produktifitas mereka. Pada kuartal III / 2018, kenaikan pendapatan Sritex menjulang, sampai 49,3% dari laba bersih dikuartal sama tahun lalu. Iwan mampu mengerek pendapatan bersih $ 763,9 juta atau naik 33,41%.

Sritex bisnis textil terbesar Indonesia hasilkan $ 1,04 miliar dan laba bersih $ 84 juta. Diluar prediksi pendapatkan bersih $ 759,35 juta atau 68, 03 juta. Walau perang dagang antara China dan Amerika terus memanas tidak berdampat signifikan.

Biografi Iwan Lukminto Sritex memang sosok pekerja keras. Usianya tergolong muda buat pemegang jabatan tertinggi. Pria lulusan Suffolk University Boston, Amerika Serikat, yang tak pernah anggap pekerjaan menjadi beban.

"Karena dimulai dari cinta atau istilahnya orang Jawa diawali 'witing tresno jalaran soko kulino' akhirnya bisa menjalankan sampai sekarang. Cinta itu no limit," ujarnya kepada Koran Sindo.

Prinsip mengajari Pak Lukminto kepada anak- anaknya unik. Dia lebih menekankan kepada memberi contoh, bukan mengajari. "Teach me, you will forget, show me you will remember," ucap Iwan lalu mengenang ucapan ayahnya.

Dirinya mengenal berbisnis semenjak usia 3- 5 tahun. Dimana ia ikut ayahnya berjualan sampai ke pasar Klewer, Solo. Pernah dia jualan lem kain sampai membuatnya sendiri. Pengalaman tak terlupakan karena masuk ke dunia produksi.

Ayahnya akan mendiamkan Iwan bila salah. Karena itulah cara anak- anak belajar melalui kesalahan tersebut. Jangan memarahi mereka melainkan biarkan anak bekerja. Setalah dia beranjak dewasa lalu diajak- ajak meeting ayah.

Meeting tentu tidak dipahami anak seusianya namun dilakukan. Bertahap dia mulai menyadari fungsi pertemuan bisnis. Mulai mahasiswa, dia mulai mengerti mengenai proses negosiasi, dimana ayahnya mengajarkan prinsip saling menguntungkan.

Cengli atau tindakan saling menguntungkan dalam negosisasi bisnis. Ayah Iwan juga mengajarkan akan agama, moralitas, keluarga dan pertemanan. Kesukses baginya tidak pernah terlepas dari pentingnya keluarga. Disela- sela kesibukan Iwan menyempatkan berlibur bahkan menyiapkan waktu khusus.

Dia akan ikut mengawasi pertumbuhan anak- anak. Dalam setahun dia akan menyiapkan waktu buat berlibur keluar negeri. Di waktu senggang, Iwan akan menghabiskan waktu selain bersama keluarga, ialah mengerjakan hobinya berolah raga.

Iwan senang berjoging. Dia senang pula menyanyi dan mendengarkan musik jazz klasik. Menurutnya musik tersebut sangat easy listening menenangkan. Iwan ketika disinggung politik memilih tidak. Dia sudah memiliki prinsip tidak memiliki kapasitas berpolitik.

Biografi Iwan Lukminto termasuk keputusannya masuk investasi. Dunia tersebut memang berbeda bila dibanding korporasi. Pilihan Iwan berinvestasi meliputi saham, deposito, dan reksadana. Iwan merasa masih baru pemula berinvestasi.
 
Mulai 2003, dia mulai melirik emas menjadi pilihan investasi lain. Berlanjut layaknya pengusaha pada umumnya melirik properti. Harga tanah dan properti memang memiliki kenaikan setiap tahun. Iwan pun tidak melupakan berinvestasi di sektor rill, seperti industri textil.
 
"Investor juga perlu memikirkan analisis yang tepat dan tidak gambling," tuturnya.
 
Menjadi pengusaha muda bidang tekstil jangan menutup mata. Iwan melihat masa depan dunia digital melalui pasar ecommerce. Maka Iwan ikut andil melalui investasi demi teknologi terbarukan. Termasuk terjun ke dunia fashion melalui berbagai investasi itu.

Devirfikasi portfolio akan menghasilkan return berbeda- beda. Namun akan memberikan peluang saling menjaga. Iwan pun tengah menjajaki investasi dalam bidang startup. Sang penerus bisnis Sritex tengah menjajaki model bisnis terbaru.

Entri yang Diunggulkan

Biografi Jack Ma Orang Terkaya China Alibaba