8 Kiat Entrepreneur Mendapatkan Lisensi Endorsment

Tips Mendapat Lisensi Produk 



Dua entrepreneur mudah ini layak dicontoh bisnis kamu. Unik, kisah mereka mampu menjual aspek lain. Jika produsen membuat jam kemudian menjualnya. Maka mereka menjualkan produk berlisensi. Travis Lubinsky dan Trevor Jones, mereka membuat sebuah jam tangan premium berlisensei khusus, bernama Flex Watches.

Bayangkan keadaan ketika kamu tengah duduk di kafe, melihat ke jalan, dan melihat disana tengan membuat film. Apakah yang akan kamu lakukan? Meminta selfi bersama? mencoba dan memposisikan diri di depan kamera? Atau kamu cukup tidak melakukan apapun dan berkata berlalu.

Jadi ketika satu entrepreneur ambisius muncul di keadaan sama seperti diatas, di 2012, maka akan melakukan apa entrepreneur pasti lakukan: Dia akan menjual. Dengan takdir seolah tersedia bagi mereka, beberapa kameramen acara MTV populer "The Real World" muncul dihadapan mereka.

Waktu itu Travis langsung mendekati pemain dan mulai menunjukan jam tangan miliknya. Kalau kamu melihat tayangan tersebut dia tidak ragu- ragu. Seketika jam tangan ini berubah fungsi sekedar dijual, tetapi berubah elemen menjadi proyek donasi. Pasalnya acara tersebut tengah membahas satu pemain tengah bermasalah.

Si pemain tengah bersedih karena temannya bunuh diri. Jadi dia bekerja sama dengan Travis bersama brand miliknya Flex Watches. Mereka bersama menjual kembali jam dimana sebagian penjualan untuk kampanye pencegahan bunuh diri. Maka sejak itu brand Flex Watches dikenal akan lisensi khususnya.

Sukses membangun brand awareness, hal dilakukan oleh kedua teman ini ialah mengulang hal sama kembali. Tetapi kali ini mendekati banyak bintang besar, seperti Tyga, Paris Hilton, Xzibit dan Daymond John. Tidak puas lalu melisensi acara khusus WWE, Special Olympics, Anaheim Ducks dan Stand Up To Cancer.

Travis menjadi profesional lisensi produk. Tidak cuma mendapatkan endorse, tetapi melahirkan produk baru tertentu berdasarkan brand orang lain. Siapa peduli Flex Watches, tetapi siapa tidak peduli jam tangan nama Paris Hilton?

Dia lalu bercerita kiat sukses lisensi bersama AJ Agrawal, CEO Alumnify, di Entrepreneur.com.

1. Mulai hal kecil

Mencapai kerja sama bersama selebriti tingkat A pastilah sukar. Mereka itu glamor, banyak uang dan tidak akan pernah semudah itu dan paling mudah ialah memulai dari bawah dan lama- lama naikilah tangga sampai ke selebriti dunia, mencapai Paris Hilton contohnya.

Lubinsky mengatakan,"Dapatkan Yunani dan buatlah tautan lisensi terbukti menjadi cara terbaik memulai titik awal bagi banyak entrepreneur, termasuk saya."

2. Menarget produk kamu

Super duper fokuslah siapa yang sebenarnya membutuhkan produk kamu dan siapa akan menggunakan. Kalau tidak, kamu cuma akan membuat waktu dan uang. Lubinsky menjelaskan lagi,"Produk kamu butuh ditarget untuk lingkup spesifik yang akan membayar banyak dollar untuk memiliki."

3. Pastikan itu populer

"Paling penting memastikan bahwa brand yang anda cari untuk mencapai kesepakatan kerja sama haruslah mapan, dihormati, dan yang paling penting, populer. Jika mereka tidak memenuhi kriteria itu, cuma sedikit manfaat dalam bermitra dengan mereka."

4. Lakukan pekerjaan rumahmu

Jika kamu mau bekerja sama dengan brand yang sudah mapan, ada baiknya kamu bersiap- siap dan punya rencana marketing yang akan benar menjual produkmu. Tunjukan kamu punya rencana sehingga mengurangi rasa khawatir para pemilik brand besar yang diajak kerja sama kamu, young entrepreneur.

5. Pastikan kamu menjual

Semakin banyak kamu menjual, semakin berpengaruh kamu mendapatkan negosiasi lisensi. Brand seperti menjadi penghubung kesuksesan; tunjukan bahwa kamu sudahlah sukses dapat meningkatkan kesempatan kamu memenangkan perundingan lisensi.

Dalam suksesnya, Lubinsky menjelaskan,"Saya cepat belajar bahwa faktor terbesar untuk kampanye lisensi yang sukses adalah distribusi dan penjualan."

6. Tetap berorganisir

Sukses mendapatkan lisensi membawa kegembiraan berlebih. Ingat ini berarti kamu harus menyiapkan dana operasional atau kerja lebih keras berproduksi. Pemilik brand yang kamu dapatkan lisensi akan bertanya tentang laporan bulanan begitu pula pembayaran bulanan mereka tepat waktu.

7. Selalu melihat kesempatan baru

Semua tujuan utama mendapatkan lisensi adalah meningkatkan daya saing untuk mendapatkan kerja sama lain. Ini bukanlah sekedar endorsement biasa saja. Menggunakan lisensi atas brand lain berarti satu langkah kedepan lebih besar. Mengikuti momentum secara konstan akan mendapatkan lisensi lebih besar dengan brand lebih besar.

8. Jadilah terbuka akan negosiasi

Suatu waktu mungkin deal yang kamu harapkan tidak terjadi. Mungkin karena sukarnya surat perjanjian kerja sama, terjadi ketidak setujuan satu pihak atas sesuatu dan produk kamu, secara garis besar, profitnya akan berubah drastis. Maka bersiaplah membuka pintu baru dan ungkapkan ide kamu ke level berbeda.

Sejalan mendapatkan tantangan, kesukaran, dan rasa frustasi, itulah satu skil dibutuhkan menentukan apakah kamu menjadi entrepreneur mau belajar dan menjadi jago, atau tidak.

Inisiatif Food Truck Khas Jepang Omzet Rp.70 Juta

Profil Pengusaha Darryl Ratulangi



Anak muda asli Kawanua, Manado, Sulawesi Utara, ini memang hobi berbisnis. Bedanya Darryl Ratulangi berbisnis lewat mobi VW Combi nya. Ia memodifikasi sedemikian rupa dijadikan food truck. Itu loh bisnis yang tengah ngetren di kalangan masyarakat urban. Uniknya dia memfokuskan diri aneka masakan Jepang enak.

Kebanyakan merupakan hasil racikan Darryl sendiri. Tak ayal rasanya akan cocok dilidah masyarakat kita. Ia dikenal memiliki masakan andalan ayam bakar Jepang. Bumbu racikan sendiri berorientasi gaya Jepang. Pengusaha remaja ini memang jarang mendapatkan sorotan publikasi.

Ayam goreng Jepang buatan Darryl itu empuk serta renyah. Hanya berisi daging dipisahkan lalu dibungkus lapisan tepung. Darryl menemukan sendiri resepnya lalu dicobakan. Ilham datang berkat kegiatan ngumpul bareng teman. Mereka biasa nongkrong sambil makan roti bakar. Membosankan bukan begitu- begitu saja.

Padahal uang dikeluarkan lumayan setiap nongkrong. "Kenapa saya tidak buat saja makanan yang murah meriah?" ide Darryl. Pikiran menerawang tentang kebiasaan anak muda nongkrong sambil jajan. Ia mulai mencari tempat cocok buat ngumpul, jajan, menghabiskan waktu bersama teman.

Dia memanfaatkan mobil VW Combi dijadikan gerai keliling. Makanan enak ditawarkan ayam goreng keju, tomat, sambel, serta mayones dinamakan ayam Crep and Cheese.

Bisnis trendy


Darryl bisa dibilang pencetus usaha food truck. Usaha dikembangkan juga sudah lebih rumit dan profesional dibanding dulu. Didirikan oleh Darryl, pada 25 Mei 2015, bernama Food Stop Indo memang terinspirasi dari bisnis khas Amerika. Waktu buka pertama kali sudah ada empat bisnis food truck. "...saya jadi orang ke lima," pungkasnya.

Pertama kali dia masih fokus berpromosi lewat aneka event. Mengikuti tren sosial media maka dibukalah tiga sosmed yang mengusung nama Food Stop Indo: Twitter (@foodstopindo), Facebook (Foodstop Indo), dan Instagram (@foodstopindo). Fokus pasarnya waktu itu masih dikawasan Jakarta saja.

Mengusung makanan berbeda membuat Darryl lebih stand out. Jika selain dia, pemilik food truck Jakarta lebih memilih makanan maksiko; Darryl memilih masakan Jepang. Alhasil dia menjadi satu- satuny pemilik food truck menawarkan makanan berbeda.

"Biasanya kan kalau food truckidentik dengan makanan Westernatau Meksiko, jadi saya mau bikin yang beda," lanjut Darryl.

Meski pesaing ikut memanfaatkan cara marketing sama. Berkat perbedaan makanan disajikan membuat hasil beda. Truk satu ini dikenal menjadi satunya yang menawarkan masakan Jepang. "Udon memang menjadi menu andalan, kita," pungkas Darryl. Ini juga didukung di Jakarta masih jarang restoran menawarkan Udon.

Soal udon sebagai pengetahuan, ini lebih sehat dibandingkan makan nasih loh. Pembuatan udon itu fresh dan sehat, terbuat dari tepung berbeda dengan mie biasa sehingga lebih mudah dicerna. Ia menjelaskan kembali bahwa banyak orang belum sadar udon itu enak.

Sajian udon menjadi pemanang di truck yang ia tawarkan. Banyak orang berkunjung meminta Foodstop menyajikan udon pertama kali. Udon buatan Darryl ini lebih kenyal. "Ini home- made," paparnya. Aneka jenis udon juga disajikan seperti Beef Udon, Teroyaki Udon, dan Yaki Udon. Kemudian ada masakan khas burger Jepang.

Isinya nasi dibungkus nori berisi daging burger di tengah. Lalu ada sandwich isi tempura, kemudian adapula pisang goreng tepung dibungkus nori. Makanan ini merupakan makanan pendamping seharga Rp.15.000- Rp.25.000. Untuk rute berjualan dikonsep tidak menetap, menjadi satu rasa penasaran dan menunggu jika ingin mencoba.

Kalau ada event tertentu maka Foodstop akan mampir disana. Rute meliputi kawasan Puri Indah tetapi juga tidak tetap, bisa juga di Kemang. Adapula berdasarkan permintaan lewat sosial media. Cuma Foodstop ini belum menawarkan minuman khas Jepang. Sayang.

Bermodal mobil Volkswagen (VW) 1780 mengundang penuh penasaran. Sudah dimodifikasi sedemikian rupa agar menjadi menarik. Aksesoris khas Jepang juga terlihat kuat. Jika kamu berkunjung akan disuguhi tempat makan di area outdoor bukan indoor. Uang modal dikeluarkan oleh Darryl menurut info mencapai Rp.100 juta.

"Awalnya jalan- jalan ke Jepang, lihat di Jepang ada foodtruck, dari situ punya inspirasi membuat sama di Indonesia," ujar salah satu karyawan Darryl.

Jakarta dan Bandung sudah dilayani dua truck. Ia juga punya truk lain untuk konsep tertentu seperti event tertentu. Penjualan juga sudah mulai merambah ke wilayah sekitar Jakarta dan bandung. Sejak pertama kali dibuka, hingga sekarang, omzet bisnis tumbuh sampai Rp.70 jutaan. Soal makanan ditawarkan kunjungi saja akunnya.

3 Bisnis Sampingan Bermodal Kurang Ciputra

Menyusun Ide Bisnis Kamu Sekarang 


 
Tanya dong bisnis sampingan apa yang menguntungkan kita. Atau tanya bisnis sampingan apa yang bermodal kecil. Maka penulis mencoba mengulik artikel di Ciputraentrepreneurship. Usaha sampingan menguntungkan tetapi modalnya kecil. 

Berikut 3 bisnis sampingan mungkin kamu akan coba kemudian hari.

1. Cuci mobil atau kendaraan

Selain didukung jumlah kendaraan bermotor yang terus naik. Hal lain adalah kamu bisa meminta dikerjakan oleh orang lain. Semakin murah harga kendaraan sejalan kemudahan mendapatkan bahan. Kamu bisa mulai mencari tau alternatif cara membersihkan kendaraan. Kalau dulu ngetren akan Ketok Majic, cobalah kamu mencob hal lain.

Mungkin mencoba tempat cuci mobil langsung kering. Atau kamu bisa mencari tau sabun cair ajaib agar bisa membuat mobil orang bersih bersinar. Prospek bisnis ini masih terbilang cerah apalagi kalau kamu di daerah. Coba deh ke jalanan maka kamu akan mulai lihat motor bertambah setiap hari. 

Sementara itu tempat cuci? 

Mungkin di daerah kamu belum pernah ada ataupun masih sedikit pesaingnya. Cobalah satu layanan berbeda dibanding tempat cuci lain. Soal tempat syukur- syukur rumah kamu itu dipinggir jalan. Ini bisa kamu rubah menjadi tempat cuci mobil kendaraan. Kalau kamu bekerja di kota, maka cari daerah tempat kamu investasi.

2. Kosan

Ini lebih gampang daripada tempat cuci kendaraan. Bayangkan kamu cukup membangun, memasarkan,dan dapat setoran tiap bulan. Ini juga bisa kamu wakilkan kepada orang lain. Carilah orang buat menjadi ibu kos, penjaga kosan, sekaligus orang kepercayaan.

Coba mencari tanah di daerah sekitar lembaga pendidikan. Bisnis kosan memang lebih menguntungkan jika dibanding bisnis sampingan lain.

3. Pengasuh bayi

Ini bisnis sampingan paling keren di luar negeri. Pasarnya juga belum diambil ceruknya oleh banyak orang. Ini beda dengan agensi pembantu rumah tangga. Karena fokus kamu nanti di part- time babysitter istilahnya itu bekerja di akhir pekan. Kan banyak orang tua agak enggan membawa anak bayi pergi berlibur luar kota.

Pastikan pegawai kamu merupakan orang pilihan bukan mahasiswa magang. Kalau kamu sendiri menjadi pegawai maka pastikan punya cukup pengetahuan. Cobalah berikan layanan tambahan mungkin seperti hal mencucikan baju bayi, tidak monoton cuma menjaga.

4. Jualan makanan atau minuman

Satu ini jika bisa dijalankan serius kemungkinan menjadi bisnis berkelanjutan. Ambilah pasar akhir pekan jadi ketika kamu libur waktu kamu tidak terbuang sia- sia. Penulis pernah melihat tuh orang berjualan baju tapi penjualnya punya mobil mewah dan itu dipakai berjualan. Coba fokus di tempat olah raga, mengikut festival, atau bazar.

Daftar Pengrajin Bonggol Bambu Maju

Kisah Sukses Pengusaha Perajin 


 
Mulai orang biasa sampai Sarjana bisa berusaha. Menjadi wirausaha bukan sekedar penyaluran hobi. Ini tentang bagaimana kita mengambil kesempatan. Contohnya pengusaha- pengusaha berikut sukses mengambil kesempatan. Jika bambu berharga mahal maka bonggolnya seperti terbuang, maka ditangan mereka berjaya.

Mungkin buat kamu pembaca setia, kami pernah menulis kisah pengusaha bonggo jati disini. Kali ini kami menulis tidak cuma satu pengusaha tetapi tiga. Kisah mereka memang secuil tetapi patut kita apresiasi. Maka jadikanlah apa yang dikerjakan mereka tirulah. 

Ingatlah pepatah amati, tiru, dan modifikasi hasilnya agar lebih baik. Berikut pengusaha bonggo bambu buat kamu pengusaha pemula.

1. Bangkit Praminto Nugroho, 21 tahun

Warga asli Kalipancur, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, adalah pemuda yang menyulap bonggo bambu menjadi usaha. Sukses Bangkit berbekal bambu bekas tebangan warga. Daya imajinasinya dituang ke setiap ukiran. Memang bambu menjadi salah satu komoditis andalan wilayah tersebu tetapi belum optimal.

Menjadi pemuda harapan bangsa memberikan efek positif. Terutama bagi warga Kabupaten Pekalongan itu sendiri. Sosok yang juga ketua Pemuda Dharma Putra Desa Kalipancur ini, mengatakan bahwa bukan cuma dirinya menjadi pengarajin disini. Tetapi sudah banyak pemuda lain memproduksi asbak, celengan ataupun bolpoin.

Untuk menjaring lebih banyak peminat, pemuda Kalipancur ini mengikuti aneka pamerena termasuk di stand Pameran Kajen Expo 2014 silam. "Untuk saat ini, pemasaran kerajinan bonggo bambu masih terbatas," aku dia.

Produk mereka sudah dipasarkan lewat blog: ikadaput.blogspot.com. Mereka juga punya Facebook khusus pemuda dharma putra. Bangkit mengaku belum banyak tanggapan diterima. Pesanan produk masih sebatas dari teman- teman sanggar. "...selain melalui pameran," tuturnya. Aneka pamerena dijadikan andalan promosi bagi mereka.

Jumlah produksi bisa mencapai 60 buah jikalau permintaan banyak. Produk utama mereka meliputi asbak kecil seharga Rp.20.000, asbak ukuran sedang Rp.30.000, sampai ukuran besar sampai Rp.50.000. Lalu ada celengan berbentuk hewan dipatok seharga Rp.10.000 sampai Rp.15.000. Untuk harga bolpoin seharga Rp.7.000 sampai Rp.8.000.

2. Warsito, 40 tahun

Sarjana ekonomi satu ini sudah menggeluti bisnis bonggol bambu sudah 10 tahun. Di tempatnya Kelaten, memang berdiri banyak industri kreatif, termasuk pembuatan bebek berbahan akar bambu. Sarjana salah satu Universitas di Yogyakarta ini, mengaku memulai sejak 2002, karena minat akan kewirausahaan.

Sejak lulus kuliah dia ingin bekerja sesuai minat. Meski lulusan ekonomi dia merupakan seoranga artis, jiwa seni itu mengalir kental mulai kesenian lukis dan seni pahat. Dasar itulah yang membawanya ingin berkuliah di institusi seni. Hanya akhirnya pelihan jatuh malah di jurusan manajemen, tetapi jiwa seninya belum kandas.

Disela berkuliah kegiatan Warsito antara lain melukis atau membuat patung. Berjalannya waktu ide mengenai kewirausahaan tumbuh. Habis lulus kuliah dilanjutkan belajar kembali yakni seni ukir bonggo bambu. Dia lalu menggunakan ilmu manajemannya untuk memasarkan produk bambu.

Warsito mengaku pertama kali membuat aneka prabot bambu asli. Soal harga jual memang tinggi hanya saja perputaran barang lama. Maksudnya dibuat sekarang belum tentu akan laku besok. Warsito butuh produk cepat laku dijual. Hal lain adalah bahan baku sukar didapat. Lalu kalau mau prabot unik butuh bambu yang unik.

Ia mulai mencari tau produk apa yang mudah bahan baku. Suatu waktu dia melihat kentongan tetangga yang terbuat bahan bonggo bambu. Warsito lantas mencari dimana dia mendapat bonggol bambu. Pertama kalinya ia membuat kentongan bonggol kayu. Ketika ditaruh dipojok, eh, dia berpikir kok bentuk bambu itu mirip bebek.

Dilihat terus ternyata memang berbentuk bebek. Dia tingga menaruh kaki serta kepala berbahan kayu. Inilah awal usaha patung bebek khas Warsito. Tidak puas imajinasinya melalang ke angsa, bangau, babi sampai ke wajah manusia. Usaha ini dijalankan dari bengkel rumahnya. Kemudian eksportir asal Yogya, Solo dan Bali memesan.

Guna memenuhi pemesanan maka dibutuhkan karyawan. Tidak jarang Warsito memanfaatkan tenaga lepas untuk menggarap. Omzetnya sendiri masih belum stabil tetapi sangat menjajikan. Perbulan pesanan belum tentu akan sama. Harga bebek tidak difinishing atau masih asli dihargai Rp.25 ribu.

"Kalau pas ramai ya lumayan besar, sebulan bisa Rp.40 juta," jelasnya.

Rahasia sukses menurut Warsito mudah kok teman: (1). Dia cukup fokus di usaha berdasarkan passion atau minat, (2). dia selalu menjaga kualitas produk, termasuk kualitas barang yang akan dikirim .Warsito punya standar mutu tertentu, (3) Kalau barang tidak sesuai maka akan segera diperbaiki, atau dia akan mengganti dengan baru.

Meski sering dikomplain harga lebih mahal dibanding perajin lain. Ketika mereka menyadari bahwa murah itu malah kualitas jelek maka mereka kembali ke Warsito.

3. Jumaro Joko Pratomo, 44 tahun

Ia spesialis dalam hal membentuk wajah manusia. Ketrampilan bapak dua anak ini memang sudah tidak asing dimata masyarakat. Pasalnya sejak muda, semasa duduk di SD Negeri Jati 1, Joko kecil dikenal pandai soal menggambar. Dia bahkan dikenal selalu memenangi lomba menggambar ketika sekolah.

Jiwa wirausaha pun sudah dimiliki sejak kecil. Jika anak lain jualan donat, maka Joko kecil menjual lukisan buatan sendiri untuk biaya sekolah. Sempat bekerja menjadi pegawai pengolaha kayu di Sumatera. Tahun 1990 -an, ia memutuskan keluar dan memulai usaha kayu sendiri, mencoba mengandu nasib berbisnis kayu.

Joko pindah ke Malang tahun 1996, lantas menikahi seorang wanita bernama Catur Widiati. Yang kemudian bisnisnya ditinggalkan buat bekerja serabutan. Beberapa tahun membuat aneka kerajinan faktnya rejeki itu belum ditangannya. Galau ia mulai menyusuri Sungai Berantas menemukan sebonggol bambu. Naluri seni pun muncul tiba- tiba dari situ.

Pulang kerumah dibawalah sebonggol bambu bekas. Dia memahatnya hati- hati mencari inspirasi bentuk dan maka jadilah patung bebek.

Ini menghasilkan karya menarik. Joko yakin mampu mendulang pundi uang. Maka semangatnya kembali dan mulai membuat aneka kerajinan lain. Memang tidak salah melangkah. Dia berhasil memasarkan bebek itu di sekitaran Malang. Di 7 Juni 2000, maka lahirnya workshop atau bengkel yang diberinya nama Galeri 76.

Benar keberuntungan bagi Joko, apalagi sejak musim aneka pameran kerajinan, sebut saja Indonesian Craft atau bekennya Inacraft. Waktu itu tahun 2000 kerajinan Joko dipamerkan di satu stand Jakarta Convention Center, Jakarta, memikat perhatian pengunjung. Para peminat barang kerajinan manca negara menyaksikan.

Kreasinya ludes habis terjual. Namun, kesadaran menggugah pikiran Joko, dia harus lebih kreatif lagi agar ia memanggil lebih banyak rejeki. Motif aneka binatang menjadi andalan. Lambat laun dia merambah aneka hal seperti juga wajah manusia. Kalau dulu hanya kerajinan, kini kerja Joko fokus memanjakan pembeli dengan seni.

"...cenderung ke inovasi baru untuk mengangkat nilai arts (seni). Kita cenderung mengangkat ke primitifnya," jelasnya.

Dari sekedar bahan bonggol bambu kini merambah bonggol jati dan kayu kopi. Bahan baku diambil banyak tempat seperti Pakisaji, Donomulyo, sampai Tumpang.

Soal pembuatan sudah tanpa dikonsep. Joko mengalir ketika menyentuh bahan bonggol. Enaknya dia akan buat bebek atau ukiran wajah. Uniknya dia mengangkat pegawai yang bekas narapidana. Ia menyambangi lurah Kecamatan Pakisaji, mencari tau siapa saja mantan narapidana. Puluhan orang sukses ditarik bekerja di workshopnya.

"Semua lata belakang kasusa ada, kecuali pemerkosa," kelakar Joko kepada pewarta Kreator.id. Mereka itu memang sengaja direkrut. Selain karena rasa kemanusiaan narapidana sudah dibelaki kemampuan kerja selama di penjara.

Khusus Galeri 76 merekrut pekerja 6 karyawan. Masing orang memiliki keahlian teruji tersendiri seperti yang satu membuat wajah dan lainnya. Satu orang saja minimal menghasilkan 7 buah kerajinan. "...itu kalau lagi mood," candanya lagi. Pasaran produk antara Rp.50.000 sampai jutaan. Ia bahkan pernah menjual sampai Rp.40.000.000.

Karya itu adalah karya bonggol primitif. Memang terlihat guratan ukiran etnik kental. Peminatnya tidak cuma lokal tetapi sampai Jepang, Amerika, Prancis, Belgia, dan Belanda. Kerja media masa memang membantu dia memasarkan produk signifikan. Ini pembuktian bahwa kerajinan itu nilainya sampai miliaran rupiah jika diteruskan.

Profil Puji Astuti Awalnya Usaha Jualan Sate Kelinci

Kisah Pengusaha Nyentrik



Awalnya, Puji Astuti hanya karyawan biasa sebuah perusahaan farmasi obat- obatan. Pekerjaan itu memang sesuai atar belakang pendidikannya sebagai lulusan sekolah menengah atas farmasi. Hanya saja bukan dari sini cerita kesuksesan itu berasalnya.

Ia dan suaminya, Achmad Sutarli, sama- sama bekerja di sana. Setelah menikah lalu Puji memilih keluar dari perusahaan farmasi tersebut.

Di tahun 2008 -an, seorang petugas penyuluhan lapangan (PPL) Balai Penyuluhan Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan (BP3K) Dukupuntang datang memperkenalkan cara beternak kelinci kepada Puji. Dia jujur tidak memiliki latar belakang beternak kelinci, apa dilakukan Puji? Berbagai cara dilakukan mencari tau tentang kelinci.

Dia sangat berantusias sampai mencari berbagai sumber. Dia mulai keluar masuk berbagai perpustakaan atau mengikuti beberapa seminar tentang kelinci. Kesimpulan Puji sendiri bahwa kelinci seperti kelapa. "Kelinci itu seperti kelapa, semuanya bermanfaat," terang Puji.

Ia baru tau kalau kelinci mempunyai berbagai manfaat kesehatan. Daging kelinci ternyata memiliki manfaat menjadi obat beberapa jenis penyakit. Aneka penyakit itu antara lain seperti asma, infeksi tenggorokan, liver, dan asam urat. Daging kelinci, lanjut Puji, memiliki kadar lemak rendah, memiliki nilai protein serta kalsium tinggi.

Puji menerima tawaran ini bermodal Rp.200.000. Dia membeli lima kelinci. Setengah tahu telah berselang, kelincinya berkembang biak cepat dan banyak.

"Rata- rata seekor kelinci melahirkan lima ekor anak kelinci," terangnya.

Ide sate kelinci


Bernak- pinak membuat kandang kelinci penuh. Puji segera memutar otak agar kelinci tersebut laku terjual habis. Jadilah terbesit ide membuka warung makan sate kelinci. Puji mengaku paham berkat belajar dari tiga rekan pernah gagal berbisnis sate kelinci.

"Masalah utamanya adalah jumlah persediaan daging kelinci," terangnya.

Untuk itulah Puji segera saja ikut bergabung organisasi peternak kelinci, Cirebon Rabbit Association (CRA), dimana beranggotakan sekitar 50 orang.

Di antara rekan satu organisasi, Puji dikenal paling banyak memiliki kelinci. Dia memiliki setidaknya 150 ekor sedangkan teman Puji rata- rata hanya 10 ekor. Ini memang telah menjadi passion seorang Puji Astuti. Coba kamu bayangkan satu ekor kelinci bisa melahirkan lima ekor anak.

Setiap pekan, Puji memerlukan paling sedikit 50 ekor kelinci pedaging siap olah. Untuk memenuhi kebutuhan warung, ia mulai mengambil kelinci peternak lain dari wilayah Kabupaten Majalengka dan Kuningan. Dari berjualan sate kelinci tiap harinya warung miliknya menghasilkan Rp.500.000 hingga Rp.1 juta.

Puji menikmati berbisnis sate kelinci tapi juga aktif mengerjakan bisnis lain. Dia bersama sang suami mampu mengolah kulit kelinci menjadi berbagai kerajinan. Puji Astuti mengembangkan abon daging kelinci sebagai varian produk olahan. "Sekitar 5 kali gagal tapi sejauh ini 100 toples atau 50 kilogram abon kelinci bisa saya olah," katanya.

Menurut Puji, hasil olahan usahanya itu pernah diikutkan pameran Kredit Usaha Mikro dan Kecil (UMKM) dearah Bandung. Selain Bandung, produknya sudah masuk  Kota Semarang, Jawa Tengah. Satu toplesnya berisi setengah kilogram abon kelinci dihargai Rp.20.000. Puji juga menitipkan sebagian produk abon kelinci ke sebuah toko makanan di Cirebon.

Menurutnya, tujuan pembuatan abon kelinci yakni memperkenalkan produk olahan daging kelinci kepada masyarakat. Puji berharap lebih banyak lagi ibu- ibu rumah tangga mau beternak kelinci. Menurut Puji dihitung- hitung lima ekor kelinci bisa setara satu ekor sapi atau dua ekor kelinci setara seekor kambing atau domba.

Untuk itulah dia membuka peluang lewat kelompok wanita Tani Srikandi Melati. 

Entri yang Diunggulkan

Biografi Jack Ma Orang Terkaya China Alibaba