Tampilkan postingan dengan label Bisnis plan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bisnis plan. Tampilkan semua postingan

Jenis- Jenis Donat Waralaba yang Beken di Indonesia

Artikel Bisnis Daftar Waralaba Donat 

 
 
waralaba donat
 
Berikut jenis- jenis waralaba donat yang beken di Indonesia. Dari donat dijual di mal- mal besar, dijajakan di pinggir jalan, atau dititipkan di warung- warung kampung. Donat memang jadi primadona dibanding roti lain. Hingga sekarang masih banyak orang berburu manisnya bisnis donat ini. 
 
Rasanya dan bentuknya tak itu- itu saja. Banyak inovasi dilakukan oleh para pengusaha agar masyarakat tak bosan.Cara penjajakannya juga beraneka ragam dari semudah jualan titipan, atau yang lebih rumit, sistem waralaba yang tergerai- gerai. 

Kamu pun bisa mencicipi manisnya melalui sistem waralaba. Cukup mengetik nama franchisenya di internet dan cari. Atau, kamu bisa mengunjungi alamatnya langsung. Untuk membantu penyegaran, kami menuliskan kembali bisnis- bisnis donat yang bisa kamu perhitungkan. 
 

Daftar Waralaba Donat

 
Kontan.co.id, situs bisnis nomor 1 di Indonesia, telah merangkumkan untuk kita 3 donat yang laris hingga sekarang, berikut profilnya:

Donat bakar

Pemiliknya bernama Iwan Abu Shalih, memulai usaha sejak tahun 2012, dan telah tumbuh pesat peminatnya. Usaha Donat Bakar telah memiliki 50 gerai, dan dua di antaranya adalah milik sendiri. Kini, mitra Donat Bakar telah bertambah menjadi 60 orang. 
 
Sementara, total gerainya saat ini menjadi 63 unit, dua gerai di antaranya masih milik sendiri. Meski pertumbuhan bagus, perlu menjadi catatan bahwa 10 gerai ditutup sepanjang 2012.

Tapi ada tambahan 10 gerai baru se Jabodetabek, Gresik dan Blora.

Menurut si empunya mereka yang menutup karena "coba- coba" berbisnis ini. "Sekarang total ada 60 mitra yang sudah menunjukkan komitmen sejak awal bisnis," ujarnya. Untuk anda yang berminat menjadi mitra Donat Bakar, silahkan merogoh kocek sebesar Rp 7 juta saja. 

Dengan biaya sebesar itu, mitra akan mendapatkan satu unit booth, peralatan masak, bahan baku untuk 100 donat, dan aneka topping untuk donat. Kalo dilihat modalnya terhitung kecil apalagi jika di wilayah anda memang belum ada bisnis ini. 
 
Jika waralaba di luar Jawa, ada hitungan tambahan senilai Rp.8 juta untuk biaya pengiriman peralatan dan lain- lain. Harga jual donat sendiri ada di kisaran Rp.2.500 atau Rp.5000 per- buah.


Kemitraan Donat Madu Cihanjuang memang tumbuh pesat, tapi tak sengotot donat bakar. Prospeknya menurut Kontan, ada sekitar 20 gerai kemitraan. Sebanyak 16 milik mitra, dan sisianya adalah gerai milik sendiri di tahun 2012. 
 
"Perkembangannya hingga kini cukup baik. Sekarang telah ada 48 gerai Donat Madu Cihanjuang. "Milik mitra ada 38 gerai, selebihnya pusat," tutur Fanina.

Menjaga kualitas produk menjadi prinsip bisnisnya bersama suami. Ada 60 varian rasa yang siap anda coba diwaralabakan. Sebelumnya, Donat Madu Cihanjuang telah menawarkan paket kemitraan senilai Rp.20 juta full perlengkapan operasional. 
 
Tapi, itu belum termasuk interior yang diperkirakan mencapai Rp 25 juta untuk tiap gerai. Saat ini, paket kemitraannya naik menjadi Rp 56,5 juta. Biaya itu telah termasuk franchise fee selama lima tahun, resep serta pelatihan senilai Rp 20 juta.

Sementara sisanya yang sebesar Rp 26,5 juta dipakai buat penyediaan perlengkapan produksi dan bahan baku awal donut. 
 
"Sedang interior dan tempat masih dari mitra," tambah Fanina. Memang jika dibandingkan modal Donat Bakar jauh nilainya. Tapi, anda bisa berpikir bagaimana donat ini berinovasi dengan 60 rasa, pasti pembeli anda tidak akan jenuh. Rekomendasi bisnis ini nampaknya lebih bagus.

P- DO donat kentang

P-DO memiliki keunikan dengan bahan utama kentang. Didirikan di tahun 2007, tak lama berdiri, usaha P-DO yang bermarkas di Pulogadung Trade Center, Jakarta Timur, telah mulai menawarkan kemitraan. Tak dinyana, peminatnya ternyata cukup banyak. 
 
Dilansir Kontan, ada 50 gerai sejak 2012,  Dari jumlah itu, sebanyak enam gerai milik pusat dan sisanya milik mitra. P- DO sendiri gencar berpromosi dari Twitter, Facebook, juga beberapa event promosi lain

Sekarang, total gerai P-DO sudah bertambah menjadi 75 outlet.Dari jumlah itu, gerai pusat ada empat. Namun, sebagai catatan gerai yang benar- benar aktif hanya ada 60 unit. Cakupan wilayahnya pun tidak menyebar ke penjuru pulau Jawa. 
 
Wilayahnya meliputi  Depok, Bekasi, Cibinong, Bogor, Tangerang, Cileungsi, dan Bandung. Fariko Ngantung, Kepala Marketing P-DO, mengatakan, nilai investasi yang ditawarkan sudah mengalami perubahan banyak.
 
Di 2012, ada dua paket ditawarkan oleh pihaknya: paket Rp.6 juta dan paket Rp.11 juta. Paket investasi yang ditawarkan sebesar Rp.7 juta untuk booth indoor dan Rp.9 juta untuk booth outdoor. Namun, untuk harga produknya sendiri tidak akan mengalami kenaikan. 

"Masih di rentang Rp.2.500 hinggga Rp.5.000 per buah," kata Fariko.

Bisnis Bantal Donat Warna- Warni Kisah Tren Bisnis Online

Profil Pengusaha Bantal Warna- Warni

  
bisnis donat warna- warni
 
Bisnis bantal donat warna- warni tengah ngetrend. Salah satu pelaku usaha ini adalah Rara, pemilik Yura Shoop. Ia mengungkapkan untuk produk bantal donat dirinya bisa menjual 500 bantal per- hari. 
 
"Aku sih jualnya murah-murah aja, bantal donat dengan ukuran diameter 40cm dijual seharga Rp 50 ribu. Kalau pasarannya, paling murah Rp 60-75 ribu," ucapnya.

Modalnya cuma Rp.540 ribu perlusin bantal, Rara mendapatkan keuntungan Rp.250 ribu dari 500 bantal yang sukses terjual. Jika tiga minggu saja, bisa dipastikan dia sukses menghasilkan Rp.5 juta 25 ribu. Selama tiga bulan terang Rara, bantal donat memang jadi tren baru. 
 
Peminatnya terutama mereka anak- anak yang masih sekolah. Yura Shoop sendiri tidak hanya menjual bantal donat. Toko online satu ini menjual sendal, tas, baju, hiasan kamar, dan bantal foto.

Jualan Bantal

 
Ia memasarkan dagangannya melalui facebook dan pin bb 2A7933D0.

"Dalam minggu ini, saya akan membuka stand di kampus-kampus terdekat di Kota Bekasi. Pastinya bukan hanya bantal yang akan saya jual disana, tetapi semua dagangan saya, supaya semakin laris manis," ungkapnya.

Gadi belia yang sukses berbisnis online dua tahun lalu, memang sangat bersyukur. Meskipun dia waktu memulai masih berstatus mahasiswa di Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, telah sukses membangun bisnis melalui media online.

Yuni Monalisa, 21 tahun, yang sudah berbisnis boneka dari kain perca. Benda yang sekilas mirip dengan roti berlubang bertopping warna- warni ini memang sedang digemari. Perempuan asal Jakarta ini awalnya menggeluti bisnis pembuatan boneka dengan berbagai karakter menarik sejak tahun 2007. 
 
Demi kepuasan pelanggan, tak jarang Yuni membuat produk baru yang unik. Salah satunya adalah perlengkapan tidur berupa bantal donat.

"Awalnya ada konsumen saya yang minta dibuatkan boneka berbentuk donat untuk souvenir. Ternyata, setelah jadi hasilnya bagus. Saya pun mulai memproduksi bantal donat ini dengan ukuran yang lebih besar," ujar perempuan yang menggeluti bisnis sejak SMA ini.

Bantal donat kreasi Yuni berbahan velboa bulu halus dengan dua warna di bagian atas dan bawahnya. Untuk bagian bawah, dia menggunakan bahan velboa berwarna coklat muda. Sedangkan di bagian atas, dia memilih mengaplikasikan bahan velboa warna cerah misalnya pink, hijau muda, coklat tua, oranye, kuning, dan lainnya. 
 
Tak hanya itu, Yuni juga  menambah aksen berupa garis-garis kecil dan garis melengkung panjang di atas bantal yang tampil menyerupai meses. 

"Bantal ini bentuknya mirip sekali dengan donat. Ada roti, butter cream, dan meses berwarna-warni," katanya. Dia mengisi bagian dalam bantal dengan bahan silicon supaya tak mudah kempes.

Agar lebih bervariasi, dia memproduksi bantal dalam empat ukuran yaitu diameter 30cm, 40cm, 42cm, dan 45cm. Yuni mengaku, ukuran yang paling dicari adalah bantal donat berdiameter 40cm. Berkat bisnis bantal donat ini bisnis yang digelutinya semakin moncer. 
 
Jika dulu dia hanya memiliki 4 orang karyawa, kini dia dibantu oleh 30 orang perajin. Masing-masing perajin bisa membuat 20—20 buah bantal donat setiap hari. Dia menambahkan, jumlah bantal yang laku setiap bulan mencapai 3.000 buah.

Ketika ditanya soal peluang bisnis, Yuni mengungkapkan peminat bantal ini masih sangat banyak. Meskipun saat ini banyak kompetitor yang memproduksi barang sejenis, jumlah konsumen yang memesan terus meningkat. 
 
"Saingan memang makin banyak. Bukan hanya produsen lokal, tetapi bantal impor dari China. Namun, saya tak gentar karena saya bisa kasih kualitas dan harga yang bersaing," ujarnya. Yuni sendiri akan membandrol harga bantalnya sesuai ukuran.

Bantal donat berdiameter 30cm dijual dengan harga Rp.25.000, ukuran 40cm seharga Rp.28.000, ukuran 42cm seharga Rp30.000, dan ukuran 45cm seharga Rp.35.000. Untuk mendapatkan harga tersebut, konsumen harus membeli bantal dengan jumlah minimal 25 buah. 
 
Mengenai margin keuntungan dirinya mengaku tak mengambil laba dalam jumlah besar.

"Untung yang saya ambil sekitar Rp3.000 per- bantal. Hal ini karena saya kejar kuantitas. Meskipun labanya kecil, saya kan tetap untung konsumen beli dalam partai besar." jelasnya

Yuni merasa bisnis bantal unik ini masih akan berkibar di tahun-tahun mendatang. Selain bantal donat, dia serius mulai membuat kreasi bantal baru yaitu bantal sosial media. 
 
"Saya bikin bantal yang menyerupai logo situs pertemanan, misalnya Facebook, Twitter, Instagram, dan Tumblr. Peminatnya tak kalah banyak dengan bantal donat." Apakah kamu juga merasakannya, bantal- bantal beraneka bentuk ini bersliweran di sosial media kamu?

Sepatu Costom Made Menjadi Tren Fashion Baru

Profil Pengusaha Dhilla Pratimi

 
sepatu custom
 
Pengusaha sepatu custom made menjadi tren fashion terbaru.  Kebutuhan fashion wanita memang tidak pernah surut. Perkembangan fashion yang dinamis mengikuti pertumbuhan ekonomi, membuat para kaum hawa selalu haus akan tren terbaru.
 
Mereka selalu berhasrat untuk bisa memiliki produk- produk terkini, melai dari baju, tas hingga sepatu. Namun, produk- produk fashion bermerek dunia kerap tak terjangkau harganya. Solusi termudah bagi mereka yang menekuni usaha costume- made atau pembuatan produk pesanan tertentu.
 

Jadi Pengusaha Custom Fashion


Mereka memiliki pasar dan segment tersendiri dalam dunia fashion. Dhilla Pratami, salah satu pengusaha sepatu costume- made Bonella Shoes asal kota Bandung, Jawa Barat, menyebut permintaan akan sepatu- sepatu costume- made terus meningkat dari waktu ke waktu. 
 
Alasannya, model sepatu terus akan berubah sesuai tren sehingga pesanan selalu saja datang. Contohnya waktu- waktu ini kaum hawa banyak memesan sepatu jenis toms shoes yang sedang populer di kalangan anak muda.

Tren terbaru sepatu couple juga mulai marak terangnya. Tren pasangan yang tak hanya tentang hubungan pacaran anak muda, tapi kini, juga tentang mereka ibu dan anak. Sepatu couple ibu- anak kini digemari oleh masyarakat. 
 
Dan, produk ini fokus pada penggunaan bahan kain seperti kain brokat tujuannya agar bisa juga dipadu padankan dengan kebaya untuk acara resmi.  Meski begitu, permintaan akan sepatu jenis lainnya seperti flat shoes, boots dan heels juga tidak kalah ramai.

Dhilla yang memulai usaha sejak 2010 silam mengatakan, dia bisa menjual berkisar 50 pasang sampai 100 pasang sepatu saban bulan. Harga jual sepatu buatannya berkisar Rp 150.000- Rp 350.000 per- pasang. Dia mengaku dalam sebulan bisa meraup omzet mencapai Rp 10 juta. 

Bonella Shoes didirikan oleh Dhilla, begitu panggilan akrabnya, mencoba peruntungan di bisnis costume- made berbekal ketrampilan. Baginya kala itu yang masih mahasiswa cukup mengandalkan sistem Down Payment (DP) dari konsumen. 
 
Uang itu kemudian digunakan sebagai modal awal untuk tiap- tiap produknya. Dia menggunakan uang dari DP untuk pembelian bahan dan pembayaran pekerja. Memulai bisnis seperti ini pastilah ada suka dan duka. 

Dhilla yang masih berstatus mahasiswi IESP Unpar ini menjelaskan bahwa dalam bisnis costume- made ini sangat memerlukan konsentrasi pada detil untuk membuat konsumen puas. Konsentrasi penuh pada detil adalah kunci sukses Bonella Shoes dalam membuat pelanggannya akan datang kembali. 
 
"Sukanya kalau konsumen puas dengan hasil karya kita, terus dukanya kalau ada konsumen yang gak sabaran," jelas cewek kelahiran 3 Oktober 1990 ini.

Bonella Shoes saat ini hanya melayani pemesanan melalui online saja, karena hingga saat ini Dhilla belum mendapatkan tempat yang cocok untuk dijadikan offline store. Bonnela Shoes melayani pemesanan berbagai model sepatu, mulai dari Wedges, High Heels, Boots dan lainnya 
 
Untuk menghubungi ataupun melihat hasil karyanya dapat mengakses Twitter @BonnellaShoes dan Facebook.com/bonnelashop. Selain itu buat yang aktif di instagram, bisa dilihat di akunnya yaitu @BonnelaShoes.

"Kedepannya insyallah kepingin banget punya offline store untuk men-display portofolio sepatu hasil pesanan konsumen," lanjutnya.

Pemesan costume- made Dhella ternyata tak hanya dari dalam negeri, namun juga negara tetangga seperti dari Malaysia. Jangkauan pasar produk buatannya cukup luas lantaran Dhilla gencar melakukan pemasaran lewat media sosial seperti Instagram, Facebook, maupun Twitter.
 

Pengusaha Sepatu Wanita


Wanda Dwi Utari, pengusaha sepatu custom-made lain yang mengusung merek Women and Needs asal kota Bogor ini juga mengandalkan media sosial untuk mempromosikan berbagai produknya. "Banyak pelanggan saya membeli lewat akun Instagram," ujar wanita yang memulai usaha sejak 2013 ini. 
 
Wanda fokus pada pembuatan sepatu wanita dan anak-anak dengan model beragam seperti flat shoes, wedges, dan high heels. Jika berbicara jenis sepatu maka ia menjawab di tempatnya adalah flat shoes yang banyak diminati.

Wenda fokus pada kain semi kulit dan suede. Untuk teknis pemesanannya sendiri, biasanya konsumen akan mengirimkan gambar sepatu yang diinginkan kepada Wanda. Setelah itu dia akan membuatkan sesuai dengan warna maupun jenis bahan baku yang diminta. 
 
Dia mematok harga jual mulai dari Rp 100.000−300.000 per pasang. Pelanggan yang membeli sepatu buatan Wanda berasal dari kawasan Jabodetabek, Bandung hingga Papua. Dalam sebulan wanda bisa menjual sekitar 40 pasang sepatu.

"Omzet penjualan sekitar Rp 5 juta−6 juta per bulan," kata dia. Saat ini mereka baru bisa memasarkan lewat toko online. Ke depannya, mereka bermimpi untuk juga bisa memiliki gerai biasa.

Nugget Ikan Lomek Inovasi Bisnis Pengusaha Riau

Profil Pengusaha Ali Imroen

 
nuggetikan.png
 
Inovasi bisnis pengusaha Riau. Ali Imroen (25), mendapatkan orderan banyak sejak ikut memasarkan produk ini. Pria asli Riau ini kini menjadi salah satu distributor Nugget Lomek produksi masyarakat Desa Alai kecamatan Tebing Tinggi Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau. 
 
Ali menuturkan hasil olahan dari masyarakat Desa Alai tersebut, tidak cukup ramai peminat karena pemasarannya terbatas bukan karena tidak enak. Oleh sebab itu dengan mengakali bagaimana Ali bisa menjual produknya ke pasaran. "Mulai ramai yang memesan nuggetnya," ucap Ali Imroen.

Lelaki penggemar Iis Dahlia ini mengaku sejauh ini Ia baru- baru mempromosikan Nugget Lomek itu lewat jejaring sosial. Meski demikian, diakui sudah banyak pemesan datang, tidak hanya dari Kepulauan Meranti, tetapi juga dari daerah luar.

Prospek Nugget Ikan Lomek

 
"Peminatnya cukup ramai, bahkan yang mesan bukan hanya dari Meranti tapi sampai ke Pekanbaru dan Batam. Ini belum sampai sebulan pesanan sudah puluhan bungkus," ujar lelaki bertubuh gempal itu.

Ali mengaku naget lomek selain bergizi dan tinggi kalsium, juga terjangkau dari sisi harga dibanding nugget dari ayam. Untuk satu bungkus 200 gr, Nugget Lomek, Ali menjualnya dengan harga Rp 15 Ribu. 
 
Kalau untuk luar daerah akan dikenakan biaya tambahan yaitu ongkos kirim. Dari segi rasa nugget ikan lomek ini sama enaknya, rasanya lebih gurih dan lebih murah dari bahan baku. Perlu diketahui nugget ini terbuat dari ikan lomek yang banyak terdapat di perairan Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau.

Ikan berwarna putih ini memang jika dijual biasa harganya tak begitu tinggi.


Banyak masyarakat menyarankan untuk nugget ikan Lomek lebih bersolek. Situs goriau.com yang gencar mempromosikan olahan satu ini, tanggapannya ternyata sangat positif. Masyarakat luas mulai melirik satu dari banyak hasil olahan Lomek untuk berbenah. 
 
Proses pengemasan jadi penting untuk suatu produk. "Bagusnya diberi kemasan yang menarik, agar nilai jualnya juga menjadi tinggi," saran salah seorang masyarakat Riska (33) atas pangan olahan ikan lomek itu.

Masyarakat yang mengerti tentang rasa enak ikan lomek dan biasanya berada di luar daerah menyambut baik adanya pangan olahan ikan lomek ini. Selain murah rasanya enak juga bisa jadi altenatif olehan yang disukai muda ataupun tua. 
 
Menurut mereka ikan lomek saja sudah enak apalagi diolah menjadi panganan seperti yang dikembangkan oleh warga Desa Alai itu.

"Sudah lama tidak makan ikan lomek, ikannya saja enak apalagi nugget lomek," ujar beberapa warga Meranti yang saat ini berada di luar daerah.

Dapat disampaikan pula, dari ikan yang banyak terdapat di Meranti itu, warga Desa Alai telah membuat bakso lomek dan nugget lomek. Produk tersebut merupakan panganan yang paling banyak dipesan oleh masyarakat. Inovasi bisnis pengusaha Riau memang hebat.
 
Sejauh ini hasil olahan dari ikan lomek itu baru dipacking menggunakan plastik putih, dan belum ada kemasan menarik seperti makanan lainnya yang banyak di mini market.

"Untuk saat ini saya baru melayani pengiriman yang dekat saja, karena saya tidak tahu berapa hari nugget lomek ini bisa bertahan tanpa dilakukan pendinginan," ujar Ali Imroen, salah seorang distributor Nugget Lomek. Kita tunggu kisah selanjutnya.

Usaha Jagung Bakar Ide Bisnis Tak Lekang

Artikel Bisnis Usaha Jagung Bakar


usaha jagung bakar

Usaha jagung bakar memang ide bisnis tak lekang.  Orang pasti berpikir usaha apa yang mudah, tapi menghasilkan uang cukup banyak, atau seberapa banyak kita bisa dapat. Kali ini kita akan membahas tentang usaha jagung bakar.

Ide bisnis tak lekang seperti dikutip oleh kompas.com.Kamu perlu tau jenis jagung apa yang dipakai dalam bisnis kamu. Pemahaman tentang aneka rasa bahan utama itu wajib kamu ketahui. Seperti jagung bonanza, jagung manis besar yang cocok bagi usaha semacam jagung bakar.

Kita tau rasa itu nomor satu, tapi kemasan sebuah produk bisa saja menipu atau menjadi marketing jitu. Menurut beberapa penjual, jagung bakar bonanza jadi favorit, terutama yang manis. Kualitas jagung memang tergantung kesegaran bukan hanya jenis.

Sebaiknya, terang Adler Haymans Manurung, pakar investasi dan keuangan, penjual hanya membeli jagung untuk keperluan dua hari saja, yaitu hari ini dan hari esok. Jagung dapat dibeli di pasar seharga Rp 1.500 hingga Rp 2.200 per buah.

Rahasia Bumbu

Setelah pembelian, kamu bisa membeli bahan bumbu jagung di pasaran per- paketnya Rp.40.000 hingga Rp. 60.000, tapi kamu bisa membuat bumbu sendiri. Rasa yang spesial akan selalu menjadi pilihan. Jenis bumbu yang tersedia, yaitu bumbu rasa untuk manis dan bumbu pedas.

Bumbu ini dapat dipergunakan untuk sekitar 100 jagung. Bumbu tersebut kemudan dioleskan ke seluruh jagung setelah jagung dianggap sudah matang pada pemanggangan.

Setelah dioleskan, jagung kelihatan menarik dan siap disantap konsumen. Adler menambahkan perlengkapan seperti pembakar juga jadi perhatian. Kamu bisa memakai pemanggang jagung dan menggunakan arang batok kelapa untuk memanggang jagung.

Arang batok kelapa bisa dibeli dari beberapa tempat dan bisa dipersiapkan untuk beberapa hari. Satu bungkus arang batok kelapa dapat dibeli senilai Rp 10.000 untuk 50 jagung. Pemanggangan jagung dibuat sedemikian rupa sehingga api batok kelapa bisa mengenai jagung.

Berdasarkan pengamatan dari penjual jagung bakar, jarak bara arang batok kelapa dengan jagung sekitar 2 sentimeter. Kamu sebagai penjual melakukan pengipasan arang batok kelapa, tujuannya sampai mempunyai bara/api.

Jagung diputar agar mempunyai pemangggangan yang merata. Penjual jagung juga harus mempunyai gerobak dorong untuk menjajakan jagung. Pada umumnya biaya pembuatan gerobak ini sekitar Rp 400.000 sampai dengan Rp 750.000 atau sekitar Rp 25.000 untuk peralatan.

Penjualan jagung bakar selayaknya dilakukan pada malam hari sehingga memerlukan lampu petromaks untuk penerangan setiap hari dan merupakan ciri khas penjual jagung bakar.

Cara berjualan


Kamu bisa menjual sendiri atau menggunakan pagawai untuk berjualan. Jika dilakukan pegawai, kamu harus punya modal untuk membayar gaji. Gunakan sistem harian untuk usaha kamu. Berikan bonus untuk setiap penjualan jagung diluar target yang harus dicapai.

Semisal, pegawai kamu harus menjual minimal 50 buah jagung perhari, jika lebih masukan bonus untuk tiapnya. Ini dilakukan untuk mengurangi kerugian kamu atau kamu bisa menutupi biaya belanja modal harian kamu.

Penjual bisa berjualan berkeliling dari satu komplek ke komplek lain. Hindari untuk menetap pada satu komplek itu- itu saja. Penjual jagung bisa berkeliling kompleks atau mangkal di tempat strategis. Bila tempat mangkal menetap, harus dipikirkan biaya mangkal atau biaya hubungan sosial.

Para pemilik perlu melakukan satu survei di tempat berjualan untuk lebih paham akan bisnis yang dilakukan. Bila perlu, pemilik melakukan penjualan untuk satu hari dan tahu persis penjualan tersebut.

Penjual jagung bakar menjual jagung bakar seharga Rp 8.000 sampai Rp 11.000 per satu jagung. Penjual jagung harus bisa melakukan penjualan jagung paling sedikit 40 jagung.

Dari penjualan 40 jagung tersebut, omzet minimumnya bisa sekitar Rp 400.000 per hari (atau bisa menjadi Rp 12 juta sebulan). Keuntungan yang diperoleh pemilik atas penjualan jagung tersebut sekitar Rp 3.000 sampai Rp 6.000 per jagung tergantung harga penjualan jagung.

Besar keuntungan yang diperoleh masih tergantung jumlah yang terjual. Pada sisi lain, kebersihan atas gerobak dan peralatan serta jagung yang dijual merupakan faktor penting pula.

Dengan demikian, kamu sebagai pemilik atau penjual perlu memeriksa kebersihan sebelum berangkat menjual atau menjajakan jagung bakar. Salah satu risiko yang akan dihadapi pengusaha jagung bakar, antara lain, kualitas jagung yang diperoleh tidak sesuai.

Atau, bahan jagung yang didapat di pasar, bukan jagung bonanza yang manis, tetapi jagung yang biasa rasanya sehingga tidak memuaskan konsumen. Akibatnya, konsumen nanti tak datang kembali untuk membeli.

Ketidakdatangan konsumen mengakibatkan penjualan atau pendapatan menurun sehingga akan menimbulkan kemungkinan kerugian. Risiko lain, tidak adanya konsumen yang membeli jagung bakar karena konsumen tidak tahu ada penjual jagung bakar dan lokasi penjualan.

Informasi penjualan jagung bakar sangat perlu dilakukan oleh penjual. Tempat yang strategis menjadi pilihan yang harus dlakukan oleh penjual agar konsumen datang. Risiko lain, yaitu cara pelayanan, penjual jagung bakar melayani konsumen tidak sesuai dengan harapan konsumen.

Salah satu faktor penting yang harus diperhatikan penjual jagung bakar, yaitu cara penjual melayani konsumen. Rasa hormat dan sikap santun kepada pembeli jagung bakar sangat diperlukan agar pembeli mau datang berulang kali.

(Adler Haymans Manurung, pakar investasi dan keuangan)

Franchise Multiplus Buka Multi Bisnis

Profil Pengusaha Hariono Ginoto


franchise multiplus

Perkenalkan franchise Multiplus dikenal memiliki multi bisnis. Mobilitas yang tinggi bisa jadi alasan untuk memulai bisnis jasa. Pusat layanan itulah prospek bisnis yang coba dipaparkan oleh perusahaan satu ini. Namanya masih terdengar asing namun telah berkembang baik.

Bisnis waralaba yang menawarkan produk pusat bisnis, terdiri dari berbagai kebutuhan jasa. Sang Chief Executive Officer (CEO) sendiri, Hariono Ginoto menyebut bisnisnya masih jarang sekali ada, terutama di Indonesia. Bisnis waralaba yang menawarkan spesifikasi layanan yang lengkap.

Bisnis waralaba yang mungkin bisa jadi pilihan kamu, Multiplus.

"Dalam sebuah gerai, Multiplus sendiri menawarkan 10 layanan yaitu pos & pengiriman barang, cetak kilat, fotokopi, wartel & fax, warnet, kartu telepon, biro iklan, sewa kotak surat, alat tulis kantor dan tiket pesawat." jelas Hariono kepada detikFinance di Info Franchise Expo.

Bisnis ini menurutnya potensial kerena bersifat one stop's shop. Berbagai kebutuhan masyarakat bisa terlayani dalam satu tempat. Untuk apa susah- susah berinternet ria, jika layanan foto kopi harus tunggu besok atau lusa.

Bisnis Multiplus


Harianto memprediksikan bisnis ini terpengaruh kondisi ekonomi yang makin maju. Masyarakat tak perlu capek mengantri sana sini, kebutuhan akan bisnis semacam ini akan meningkat. "Pendapatan tiap gerai terus meningkat tiap tahunnya, dan saya rasa kinerja ini akan terus naik," ungkapnya.

Tapi ia tak mau menyebut angka berapa besar pendapatan satu gerai Multiplus. Sampai saat ini, untuk gerai Multiplus, kita sudah bisa melihat kurang lebih 105 gerai yang tersebar di barbagai kota di Indonesia.

Di Jakarta, yang notaben kota sibuk, bisnis Multiplus sudah punya 67 gerai. Harianto masih optimis dan terus berupaya memperluas pasar. Ia berambisi untuk masuk ke pasar diluar Jakarta. Oleh karena itu yang akan dibatasi perusahaan adalah mereka yang fokus di Jakarta.

Untuk kamu yang diluar Jakarta, bersiaplah dengan datangnya Multiplus ke seluruh Jawa. Saat ini permintaan untuk jadi pewaralaba cukup banyak. Ia menyebut bisa sampai ratusan dan semuanya perlu dievaluasi satu -satu.

Didirikan di tahun 1999, oleh sang pendiri sakaligus CEO, Hariono Ginoto. Bisnis pertama yang memperkenalkan konsep pusat layanan jasa . Multiplus dikenal penyedia terbaik layanan terintegrasi yang berkualitas seperti pos dan pengiriman barang, layanan cetak, layanan fotokopi, biro iklan, tour & travel, dll.

Usaha multi bisnis langsung mendapat respons positif masyarakat Lippo Karawaci. Multiplus telah mengembangkan konsep waralaba yang sangat efisien. Bisnis yang memungkinkan pihak pewaralaba berkompetisi dengan baik dan mendapatkan respons dari pasar dalam waktu relatif singkat.

Sejak memperkenalkan konsep waralaba pada pertengahan 2003, Multiplus meraih pertumbuhan yang fenomenal menjadi >100 gerai dan berencana akan membuka lebih banyak lagi dan hadir di setiap provinsi di seluruh Indonesia dalam waktu 2 tahun ke depan.

Sebagai pemenang penghargaan Indonesia Franchise Gold 2006 dan kandidat Indonesia satu-satunya untuk penghargaan International Franchisor of the Year 2006 yang berkompetisi dengan franchisor dari 36 negara, Multiplus siap untuk mengembangkan jaringan ke Asia Tenggara dan luar di tahun 2007.

Bisnis membership


Ini jadi salah satu senjata anda jika nanti jadi pewaralaba Multiplus. Jangan salah, ini bukan hanya untuk anda sebagai pewaralaba, tapi untuk mereka yang jadi member di gerai anda. Diluncurkan di 2006, Multiplus Business Club, menjadi sebuah cara marketing terbaik, dengan konsep IT canggih.

Menggunakan sistem IT yang canggih dan sepenuhnya dikembangkan oleh tim IT Multiplus selama beberapa tahun terakhir ini, Multiplus akan mampu mengumpulkan dan mengelola data para pelanggannya dengan lebih baik.

Data yang terkumpul di pusat, akan sangat berharga bagi Multiplus dan pewaralaba. Tujuan utamanya agar dapat mengembangkan produk dan program pemasaran yang tepat pelanggan Multiplus dimasa  datang.

Sehingga setiap pelanggan akan mendapatkan keuntungan maksimal sesuai dengan kebutuhan mereka.

Keuntungan jadi member:

1. Mendapatkan poin reward dari setiap transaksi yang memenuhi ketentuan di semua gerai multiplus di Indonesia.
2. Mendapatkan penawaran-penawaran dan program diskon khusus yang dirancang secara reguler oleh Multiplus.
3. Menerima Newsletter Multiplus secara reguler lewat email atau sms.
4. Menerima Multiplus Link, media internal member MBC yang terbit setiap 3 bulan.
5. Mendapatkan fasilitas diskon di merchant Multiplus seperti restoran, kafe, salon, tempat perbelanjaan, tempat hiburan, pendidikan dan lain-lain.

Cara bergabung:

Langsung ke gerai Multiplus manapun di Indonesia. Isi formulir aplikasi member yang tersedia dengan melampirkan fotokopi KTP (Kartu Tanda Penduduk) atau Kitas.

Biaya keanggotaan dan cara perpanjangannya:

1. Biaya keanggotaan Multiplus Business Club adalah Rp. 10.000,- dan berlaku untuk 1 tahun.
2. Otomatis diperpanjang bagi member yang dapat mengumpulkan minimal 1.000 poin dalam jangka waktu satu tahun (dengan menukarkan 1.000 poin reward.
3. Otomatis berakhir bagi member yang mengumpulkan poin di bawah 1000 poin selama jangka waktu satu tahun, atau dapat memperpanjang MBC dengan biaya Rp. 10.000,- (atau nilai lain yang ditentukan oleh Multiplus pada saat itu) ketika  berakhirnya membership.
4. Untuk memperpanjang kartu, member dapat langsung mengisi formulir yang sudah tersedia di gerai – gerai Multiplus.

Berminat franchise Multiplus yang menjadi solusi perkantoran. 

Celana Dalam Bisnis Menguntungkan

Cara Sukses Bisnis Pakaian Dalam


bisnis celanda dalam menguntungkan

Memulai bisnis celana dalam menguntungkan. Kamu jangan menggap remeh bisnis apapun. Ada pengusaha hidup memilih wirausaha agar bertahan hidup. Dan, ada pengusaha memilih menggap proses wirausaha sebagai cara hidup atau passion -nya.

Lantas bagaimana bisnis satu ini? Bisakah kita sukses dari sebuah bisnis terdengar sepele; bisnis pakaian dalam.

Hanya berbekal bisnis grosir celana dalam seorang mahasiswa bisa membayar kuliahnya sendiri. Keuntungan didapat ternyata cukup menjanjikan. Syarat utama bisnis ini hanya kemauan mencari tau bagaimana cara terbaik memasarkan produk.

Bukan perkara gampang memulai bisnis satu ini. Pembelian pakaian dalam untuk partai besar akan mengejutkan ketika tau berapa selisih harga grosir. Bisnis ini bisa profit 200%, sekali lagi, ini kembali tergantung pada kemampuan kamu menjual.

Perhitungan produksi sampai ke pengemasan sudah masuk hitungan loh. Mudahnya, misalnya kamu membeli celana dalam buat dijual kembali sebesar Rp. 2000 per- buah. Lalu kamu akan menjualnya kembali seharga Rp. 10.000.

Dan, kenyataannya setiap konsumen akan minimal membeli 3 buah celana dalam satu transaksi. Jika begitu silahkan kamu hitung sendiri keuntungan didapat hanya dari bisnis ini.

Bisnis Lingerie


Betulkan celana dalam bisnis menguntungkan bila ditekuni. Bisnis lingerie berbeda, akan gampang- gampang susah dijalankan. Pembeli tentu dari kalang tertentu dan terbatas masih malu- malu katanya. Berbeda dengan hanya fokus pada pakaian dalam; satu set lingerie bisa berharga lebih mahal.

Dan, kamu harus berhati- hati karena merek dan model juga bisa jadi sebuah patokan. Sigit Sugiarto, pemilik situs iklan gratis cekiklan.com serta online shop plazashop.com, menjelaskan bahwa bisnis lingerie sedang tumbuh- tumbuhnya.

Ia sendiri mengaku tertarik akan pasar masih malu- malu, masih bisa tumbuh. Seiring bekembang jaman serta berbagai media mengendorse. Bicara soal produk, nah, ini bisa jadi sedikit sulit karena kata model serta identitas merek menjadi perhitungan sendiri.

Dari segi harga, produk China memang terkenal akan murahnya, bisalah jika mencoba masuk ke pasar kelas bawah.

"Produk saya impor dari China. Kita browsing-browsing saja di internet cari supplier Cina yang jual dengan harga ok dan terpercaya", tambah Sigit.

Sigit menerangkan lebih dalam kepada Merdeka.com, online shop -nya bisa laku keras dimana 150 minimal order tiap bulan. Untuk plazashop.com, ini nilai besar apalagi online shop miliknya baru satu bulan.

Dia lanjut modal bisnis ini terhitung sedikit apalagi bagi kamu jika bisa membuat software sendiri. "10 Jutaan sih cukup ya, karena cuma modal barang, nggak perlu modal bikin software, karena saya sendiri developernya"

Tanpa software? Bisa diatur tentunya beberapa perusahaan ada yang menawari layanan pembuatan situs dan perawatan. Total modalnya paling tidak ada 10 jutaan. Jangan khawatir biaya domain terhitung murah yaitu cuma 150.000 paling besar dan itupun setahun.

Untuk produk kelas premium seperti Victoria Secret tentu bisa lain cerita hitung- hitungnya. Jika kamu bersungguh- sungguh berbisnis pakaian dalam atau lingerie; ada triknya nih. Tentu kamu tidak boleh gegabah bisnis ini bisa saja berbalik menyinggung target pasar.

Ini menyangkut hal memang masih bersifat sensitif bagi masyarakat Indonesia. Pertama, kamu harus tentukan target pasar antara lain target pasar online atau pasar offline. Keduanya memiliki resiko serta pendekatan berbeda.

Jika memilih bisnis offline maka kamu wajib mencari tempat bisnis yang sesuai agar pembeli tidak mencibir. Masyarakat perkotaan pastilah lebih terbuka tentang masalah seperti ini. Pastikan berbisnis ditempat- tempat sesuai pula, jika di supermarket masuklah pada bagian pakaian.

Mereka akan lebih mudah menjadi target market bisnis ini. Jika kamu memilih online ini lebih hemat biaya serta pendekatan lebih mudah. Gunakan layanan subscribe by email, bisnis kamu akan masuk ranah lebih privat jadi tak ada masalah.

Pikirkan baik- baik jika memilih media sosial. Kamu mungkin bisa menggunakan akun perusahaan atau bukan akun asli pribadi. Menurut mobilitas,Twitter lebih cepat dalam sistem bertukar informasi. Namun, sebagai catatan, perlu diketahui Twitter agak kurang aspek privasi termasuk dalam hal tagging.

Kalau hal Facebook, kamu mudah membangun bisnis seolah membangun sebuah blog. Tawarkan produk melalui tagging atau atur privasi pada setiap postingan. Pastikanlah pembeli merasa nyaman agar masuk memilih setiap foto diunggah. Kegagalan Facebook, ialah ketika kurang paham akan sistem privasi.

Pilihlah akun perusahaan, serta jangan gunakan akun Fans Page karena bertautan dengan akun pribadi. Akun "perusahaan" membuat kamu leluasa meng- add target serta akan memudahkan dalam privasinya.

Kita tahu, tak semua teman di Facebook akan membeli pakian dalam atau lingerie kamu bukan?

Nah, satu lagi pastikan kualitas produk dan pilah antara produk dari China dan produk ternama seperti halnya Victoria Secret. Kamu bisa saja menjual keduanya baik dari China atau produk lain, kamu tak perlu menyebut asal produk, cukup nama lebelnya

Jika pelanggan bertanya lebih baiknya kamu berterus terang tentang asal produk- produk tersebut meski asal China. Berikan selalu pilihan seperti produk mungkin lebih baik, tanpa merendahkan produk manapun.

Mitra Waroeng Sosis Untung Bisnis Tanpa Fee



Prospek Sosis Bakar


Ternyata pengusaha sosis itu Ivan Marcha Pratama. Seorang pengusaha sosis asal Bandung, yang sudah sukses berbisnis sejak 2010. Merintis usahanya sendiri Irvan tak memilih memproduksi sosisnya sendiri. Dia memilih sosis asli Jerman yang dijualnya melalui Waroeng Sosis. Menu andalannya adalah sosis asli Jerman yang bernama bratwurst. Sosis jerman dipilihnya lantaran rasanya enak.

Menurut Ivan kenapa kamu memilih bisnis sosis, ya, karena sosis digemari oleh setiap umur. Sosis digermari oleh banyak kalangan. Di negara asalnya sosis ini sendiri solah sudah jadi makanan wajib bagi warganya.  Pria ini telah bekerja sama satu produsen sosis khas Jerman yang telah berbisnis sejak 1984. Sosisnya ini telah dijamin mutunya melalui standarisasi ketat, jelasnya.

Ivan menambahkan produknya menggunakan pengasapan tradisional. Meski tradisional kualitasnya terjamin itulah yang coba dijelaskannya. Waroeng Sosis menawarkan beragam ukuran rasa. Produk sosis -nya ini dijualnya dengan cara dibakar, mudah. Lima pilihan rasa disuguhkan warungnya, yaitu German Bratwurst Original, Cheezy German, Black Pepper, serta Chicken German. Dan, mereka menawarkan saus barbeque yang sedap itu.

Satu sosisnya akan dijual diharga Rp.7.500 hingga Rp.12.000, tergantung ukurannya, jelas Ivan lebih lanjut. Setelah cukup lama berbisnis sendiri makin banyak orang yang menawarinya bekerja sama. Tak mau untuk melewatkan kesempatan Ivan pun membuka kemitraan. Sejak Mei 2011, dia telah memiliki tiga gerai untuk pusatnya, juga ada 35 mitra yang tersebar di Bandung dan luar kota. Ivan pun menawarkan tiga paket: paket 6juta, 8 juta dan 15 juta.

Dengan membeli kemitraan kamu akan mendapatkan brand Waroeng Sosis. Lalu ada booth untuk berjualan, kompor, panggangan, tempat pendingin, banner, seragam, bahan baku awal serta pelatihan. Tidak ada fee waralaba atau pun royalti. Tapi kamu diwajibkan membeli bahan baku dari asalnya. Ivan percaya diri dan menyebut mitra bisa meraup omzet 4,5 juta per- bulan. Dari 30% target tersebut, kamu bisa balik modal dari keuntungan bersih dalam empat bulan.

Tabloidbo.com, menjelaskan bahawa kamu juga mendapatkan aneka keuntungan. Dimana tim manajeman akan siap memberikan bantuan. Selain 100% keuntungan untuk kamu, ditambahkan, adanya program yang disebut member get member. Melalui sistem ini, kamu akan mendapatkan 5% dari investasi yang telah dilakukan oleh patner kamu. Hitungannya kamu cukup membuka satu cabang ditempat kamu. Ditempat lain kamu bisa saja mengajak saudara, atau patner bisnis, nah, dengan ini kamu akan lebih untung.

Facebook page: Waroeng Sosis Bakar

Blog: waroengsosisbakar.blogspot.com

Rd. Ivan Marcha Pratama, SE.
Telp : (022) 733 51 79
Hp : 0813 20 1818 32
Jl. Parakan Mas I No.2, Komp Parakan Mas.
PARAKANSAAT. BANDUNG.

Pioner Laundry Kiloan Siap Waralaba Bandung


Profil waralaba Si-Kinclong


Tak menyangka bisnis laundry kilion yang dirikan tahun 2002 itu bisa sukses besar. Begitulah kiranya pikir seorang Dedy Armandi, pengusaha laundry kiloan asal Bandung. Pemilihan tempat strategis jadi kunci sukses bisnisnya. Timing juga berperan aktif dalam suksesnya Dedy. Dia menjadi salah satu perintis bisnis kiloan ini. Dulu, di Bandung, dikenal layanan cucian satuan. Itu pun kalangan atas yang bisa menikmatinya.

Hanya pakaian mawah saja, seperti jas, pakaian pengantin, pakaian dinas, selimut dan pekaian mewah lain. Meskipun itu menguntungkan bagi Dedy, tapi tak setiap hari order -an itu datang. Jadi ia mencari jalan agar usahany ini cepat dapat pelanggan. Usaha tak mengenal cuaca dan suasana apapun. Itulah yang dikejarnya hingga ide bisnis laundry kiloan timbul.

Si Kinclong digarap oleh pasangan Dedy dan istrinya, Dini Wahyuni, dengan modal satu mesin cuci dan satu mesin pengering, itupun semua modal cicilan. Tapi, kini usahanya sudah punya 20 karyawan di 2 cabang di Jalan Tata Surya No. 3 Metro dan Margacinta No. 42. Lalu ditambah belasan lagi pewaralaba yang telah menjalankan bisnisnya ini. Si Kinclong sukses merambah aneka pasar.

Menurut manajer Si-Kinclong, Hendra Susanto, omzet bisnisnya telah mencapai ratusan juta rupiah. Semua itu berkat cabang waralaba dan milik Dedy sendiri.

Semua pelanggan datang kemudian dilakukan penimbangan. Jika pelanggan sibuk tak bisa datang, maka Si Kinclong bisa mendatangi kamu. Selanjutnya karyawan bersama pelanggan akan bersama- sama menghitung berat pakaian. Jika pelanggan enggan mengamati, maka kehilangan tidak ditanggung. Kemudian semuanya itu diidentifikasi guna membedakan baju milik setiap pelanggan. Kesemuanya diberi nama dan akan dipilahkan berdasarkan orderan. Setiap orderan akan diproses terpisah.

Karyawan akan sigap memilah pakaian mana yang mudah luntur. Juga ada pemeriksaan kantong pakaian. Itu semua dilakukan dengan seksama. Ketika pelanggan meninggalkan uang, flasdisk, atau handphone terbawa, pihak Si Kinclong akan menghubungi langsung sesuai nama. Ketika tak bisa dikonformasi, tenang, barang itu akan disimpan di tempat penyimpanan, jelas Hendra.

Lalu pakaian dimasukan ke mesin cucui, diberi ditergen, dan ditambahkan pewangi. Tenang, soal bahan- bahan untuk kesemuanya itu asli. Pihak Si-Kinclong akan memastikan semuanya bukan produk abal- abal. Setelah pencucian selesai kemudian dimasukan ke mesin pengering. Proses pengeringa tersebut akan berlaku selama dua jam. Kemudian akan disetrika oleh karyawan dan dimasukan ke kantung plastik.

Standarnya pakaian akan diambil 3 hari. Namun, Si-Kinclong menawarkan paket ekspress untuk satu hari itu bisa diambil. Dengan waktu 4 jam setelah pakaian masuk ke kantor.

Harga laundry kiloan


Pelanggan akan ditawari enam paket cuci yaitu: cuci kering biasa (4000 per- kilo), cuci kering ekspres (6000 per- kilo), cuci setrika biasa (6000 per- kilo), cuci setrika ekpres (10.000 per- kilo), setrika biasa (4500 per- kilo) dan setrika ekspres (9000 per- kilo). Setrika maksudnya tanpa cuci hanya menyetrika saja. Adapun ketika pelanggan mendapati pakaiannya masih terlihat kotor; Si-Kinclong memberikan garanssi cuci ulang.

Sedangkan kasus kerusakan pakaian, Si Kinclong akan mengganti sesuai nilai pakaian. Namun, jikalau ada kasusnya kehilangan pakaian, misalnya dalam jumlah satu kilo, Si-Kinclong akan mengganti dengan jumlah uang senilai 10 kali lipat harga cucian satu kilo. Itulah kenapa usaha milik Dedy bisa sesukses sekarang. Ada lagi dimana usaha waralabanya telah disiapkan sedemikian rupa. Dimana ada konsep bisnis waralaba yaitu One Village One Showroom.

Maksdunya, ditiap titik kelurahan atau desa, akan ada usaha Si-Kinclong disana. Karena persaingan bisnis laundry memang ketat, cara ini dirasa ampuh. Ada penelitinan mengatakan jika berbisnis sendiri kesempatan sukses hanya 20%, memakai waralaba bisa sukses 80%, inilah kenapa bisnis franchise menjamur. Begitupula soal bisnis laundry ada saja yang baru. Untungnya Si-Kinclong termasuk sebagai pionir di Bandung.

Untuk syarat waralaba laundry kiloan Si-Kinclong adalah luas bangunan kamu minimal 30 m2, dimana lokasinya terletak di jalan utama. Dimana letaknya menuju komplek padat penduduk. Ada pun fasilitasnya: operasional berupa motor roda dua, serta komposisi SDM operator dua orang dan satu orang supervisi. Sementara itu, investasi peralatan senilai 85 Juta di luar Bandung dan 50 Juta di sekitara Bandung. Sedang untuk biaya waralabanya sendiri senilai 50 juta untuk lima tahun.

Dari total nilai investasi yang diberikan tersebut, pelanggan akan mendapatkan fasilitas yang lumayan banyak diantaranya, pelatihan operasional, pelatihan management dan administrator, SOP KIT, mesin cuci front loading 3 unit, mesin pengering 3 unit, mesin cuci dua tabung 1 unit, Vacuum cleaner 1 unit, Setrika 5 unit, timbangan gantung 4 unit, keranjang baju 50 unit, neon box,  accessories dan ATK, detergent matic 100 Kg, pewangi 100 pcs/ 1800 ml serta lokasi mitra waralaba akan dipromosikan bersama di beberapa media.

Adapun hasilnya berupa royalti yang diberikan oleh Si-Kinclong senilai 1 hingga 10 persen dari pendapatan mitra waralaba. Sedang margin keuntungan bisa mencapai 50 sampai dengan 60 persen.


Perlu kamu ingat bahwa Si- Kinclong ini tak terlalu mudah franchise -nya: diantaranya kamu butuh tempat yang luasnya 30m 2, kondisi tempat yang terletak di jalan utama, utamanya merupakan jalan utama ke komplek padat penduduk, kemudian ada fasilitas operasional berupa dua kendaraan bermotor, ada SDM untuk operator kendaraan dan satu supervisi. Untuk investasi peralatan berkisar 85 juta di luar Bandung dan dalam Bandung cuma butuh 50 juta. Nah, untuk investasi peralatan kamu akan mendapatkanya dari pusat.

Antara lain, kamu akan mendapatkan pelatihan operasional, pelatihan management dan administrator, SOP KIT, mesin cuci front loading 3 unit, mesin pengering 3 unit, mesin cuci dua tabung 1 unit, Vacuum cleaner 1 unit, Setrika 5 unit, timbangan gantung 4 unit, keranjang baju 50 unit, neon box,  accessories dan ATK, detergent matic 100 Kg, pewangi 100 pcs/ 1800 ml serta lokasi mitra waralaba akan dipromosikan bersama di beberapa media.

Bagaimana bagi hasilnya? Kontrak waralaba akan dijalankan selama 5 tahun. Tidak jelas apakah setelah 5 tahun tersebut kamu tidak lagi jadi pewaralaba atau dalam lima tahun kemudian tak membayar fee. Namun, ditambahkan kamu bisa membayar 70% investasi dulu. Setelah opening oleh pihak Si-Kinclong bersama, kamu akan membayar sisanya. Adanya sistem protect lokasi atau komitmen fee agaknya berbeda dengan apa franchise atau waralaba lain.

Entri yang Diunggulkan

Biografi Jack Ma Orang Terkaya China Alibaba