Apa itu Hello Sebuah Aplikasi Chat dari Mozilla


Jika kamu merasa ada yang beda untuk Mozilla Firefox kamu. Yap, minggu ini, resmi Mozilla.org telah meluncurkan produk terbarunya. Namanya Firefox Hello sebuah aplikasi built- in buat kamu berchat ria sambil menjalankan hobi berselancar di dunia maya. Unik karena tidak cuma menyatu dengan browsernya, tapi aplikasi ini tetap bisa chatting dengan teman kita yang memakai Opera atau Chrome.Terima kasih untuk update fungsi WebRTC. 

Meski sudah diluncurkan tahun lalu. Tapi produk ini resminya tahun 2015 digencarkan- gencarkan. Bahkan jika kamu lihat ketika pertama kali membuka browser kamu; kamu akan langsung ketemu Hello dalam homepage Mozilla Search.

Halayak umum sebenarnya sudah mengantisipasi di Oktober 2014. Namun baru kali ini mereka resmi hapus tutorialnya, mungkin, karena sudah resmi diluncurkan dan ditambah mudah dioperasikan. Sebagai catatan: kamu perlu memiliki akun Mozilla dulu. Untuk teman chat kamu, bisa dikirimi undangan untuk menggunakan aplikasi ini, berupa email yang bisa difollow. Memang agak ribet ya tidak bisa langsung chat, video call, atau audio chat.

Jika kamu sudah punya Mozilla35 maka kamu akan milihat tombol 'smile'. Kamu klik tombol tersebut dan bisa memulai tiga jenis chat: berupa tulisan, video, atau audio seperti yang penulis jelaskan diatas. Selain ada Hello chat kamu juga diberikan tanda seperti pesawat terbang kertas. Fungsinya untuk membagi halaman yang kamu tengah kunjungi. Dengan tombol ini kamu bisa mengirim untuk platform apapun di sosial media. Cobalah sekarang. :)

Kisah Pengusaha Makanan Sintetis Ala Novel Si- Fic


Usaha Makanan Masa Depan


Mungkin anda akan terkejut mendengar kata makanan sintetis atau makanan tiruan . Dari The New Yorker, Lizzie Widdicombe bertemu seorang pria yang sukses memberi kita variasi makanan masa depan. Pengusaha muda asal Bay Area ini berbagai ceritanya dengan The New Yorker. Apa yang telah diciptakannya? Ia menciptakan Soylent, makanan sintetik,  makanan yang merupakan gabungan antara teknologi dan makanan. Ini adalah masa depan yang ada di depan mata kita, umat manusia.

Jika kamu ingin lebih jelas, Soylet adalah makanan hasil dari olahan suatu binatang tak bertulang belakan, Plankton. Terkejut?

Di 2012, seorang anak muda berusaha keras mewujudkan cita- citanya sebagai entrepreneur. Bukanlah satu perkara mudah baginya. Dia telah melakukan berbagai hal, menciptakan start- up bisnis yang tak kunjung sukses. Untuk menyimpan lebih banyak uang, Rob Rhinehart mencoba untuk menggalakan kehidupan berdiet. Ia benar- benar berdiet -diet yang tidak sehat dan murah. Merasakan bahwa makanan juga termasuk masalah teknis, ia memutuskan berhenti dengan masalah software dan pemrograman.

Rhinehart mulai mengumpulkan daftar nutrisi. Ia mencari segala sesuatu tentang makanan di Internet. Bukan sembarang makanan tapi makanan berbentuk bubuk dan pil. "Hasilnya, Bubur bahan kimia, tampak seperti limun lengket, "Widdicombe menulis. Rhinehart menyebut produk itu Soylet, nama yang juga sama dengan novel science- fiction dari tahun sembilan limaan. Bermodal satu produk kemudian dipasarkan melalui tulisan blog khusus.

Rhinehart mengusung selogan "How I can stop eating food" atau bagaimana cara saya untuk berhenti makan makanan. Sebagai catatan produk buatannya terus mengalami penurunan harga. Dia jadi menjual dari $4.070 ke $15 untuk setiap bulannya. Untuk menambah keyakinan pembeli, ia menyebut produk Soylet mampu membuat kulit lebih terang dan rambut lebih tebal. Kandungan gizinya sudah mencukupi tanpa menambah berat badan. Respon positif tak ayal datang atas produk buatannya tersebut. Siapa yang tak mau?

Dibantu seorang teman satu kamar kos dimulailah perjalanan bisnis produk makanan sintetis.


"Pekan lalu, tiga puluh ribu unit komersial pertama yang dibuat Soylent, dikirim kepada pelanggan di seluruh Amerika," Widdicombe menulis. Selain modal dari patungan atau crowd funding, produksi produk Soylet dibiayai oleh kapitalis ventura Silicon Valley. Widdicombe menulis bahwa, dalam pengalaman sendiri, Soylent tetap kenyang nya, meskipun itu menunjukkan berapa banyak waktu kita berputar di sekitar makanan. Rhinehart, yang telah tinggal hampir sepenuhnya mengierjakan Soylent untuk lebih dari satu tahun.

Jika kamu berharap mengetahui dari mana sumber Soylent, itu adalah bahan-karbohidrat, protein, lipid-dari ganggang. "Kalau begitu kita tidak perlu pertanian," katanya, menambahkan bahwa "superorganism" Soylent memproduksi akan menghilangkan kebutuhan akan pabrik-pabrik, juga. Untuk membantu desa penuh orang kurang gizi, Rhinehart mengatakan Widdicombe, "kamu cukup memesan satu kontainer" penuh Soylent yang terbuat dari alga.

"Ini akan membawa energi matahari dan air dan udara, dan menghasilkan makanan." Kemudian semua kita harus lakukan adalah memperbaiki masalah perumahan di dunia, "dan orang-orang bisa bebas." jelas seorang Rob Rhinehart.

Robot Perang Dijual Satu Juta Dollar

 
Jika kamu penggemar video game mecha seperti Front Mission, kamu akan tercengang dan membayangkan merek menjadi kenyataan. Robot ini memang memiliki kemiripan (menurut penulis). Kurata, dikembangkan oleh perusahaan Suidobashi Heavy Industry, yang menyandang nama "kendaraan robot terbesar pertama" di dunia.

Memfokuskan diri sebagai satu persenjataan paling mutahir di pertengahan 2012. Robot berpilot menusia pertama, dengan spesifikasi persenjataan berat dikedua tangannya. Meski merupakan kendaraan robotik berpilot usut punya usut mereka juga menyediakan pengendali jarak jauh. Mungkin untuk menghindari kemungkinan penyalah gunaan. Pengendali jarak jauhnya menggunakan operasi sistem 3G berbasis laptop, tablet atau pun smartphone.

Suidobashi Heavy Industri dalam ekspedisi pertama mereka di Tokyo memberikan kita bagaimana cara mengenderai robot satu ini.

Mereka percaya diri dengan menunjukan kemampuan gerak dan persenjataan Kurata.





Robot Kurata ini dikembangkan oleh seniman Kogoro Kurata (diambil dari namanya sendiri), dan seorang ahli robot, Wataru Yoshizaki. Kurata menyatakan bahwa ia terinspirasi oleh mecha yang sering ditampilkan dalam anime, terutama yang dari seri Armored Trooper Votoms bukan Front Mission loh, kala itu ia melihat robot sebagai impian seorang anak. Dan, sang penemu pun punya obsesi menjadikan apa yang dilihatnya menjadi kenyataan!

Bisnis robot


"Ketika aku masih kecil, saya pikir ada akan menjadi robot raksasa di masa depan. Tapi tidak peduli berapa lama aku menunggu, orang-orang hanya mampu membuat robot kecil, seperti Asimo. Akhirnya, saya berpikir "aku tidak bisa menunggu lagi, dan berangkat untuk membuat satu sendiri," jelas Kurata tentang obsesisnya.

Tujuan Kurata sebenarnya hanya menciptakan sebuah karya seni bukan perang dunia ke 4, diinspirasi oleh mecha dimana dia akan menyaksikannya tumbuh kembangang. Kendaraan robot Kurata memiliki berat berkisar 4.500 kg, serta tinggi sekitar 4 meter. Kendalinya dapat diawaki oleh satu orang; operator yang akan duduk di kurusi di dalam "tubuh" robot, dengan perangkat kontrol ada di depan mereka. The Kuratas juga bisa saja dikontrol secara eksternal oleh remote control.

Kuratas memiliki empat roda, tiga puluh sendi exoskeleton yang dikendalikan oleh pilot atau juga dapat dikendalikan dari jarak jauh. Remote Operator menggunakan ponsel layar sentuh 3G dengan sistem antarmuka utama. Sistemnya berbasis user interface on-board pilot adalah sistem perangkat berbasis Kinect. Sistem Kinect sendiri pertama dikenalkan pada game console milik Xbox dimana fokusnya ada pada sensor gerakan. Jadi robot yang satu ini bergerak berdasarkan meniru gerakan motorik pilot atau pun perintah suara.

Robot ini bisa dipersenjatai dengan beberapa senjata, mesin 6.000 putaran per- menit untuk senjata bertipe BB Gatling Gun yang ada dikedua tanganya,  "LOHAS", peluncur misil botol air atau mungkin juga kembang api, atau juga misil asli (jika dikembangkan), tangan besi yang disebut "Iron Claw" yang mampu memungut benda, dan terhubung dengan pilot seperti "apa yang tampak dengan produk Nintendo Power Glove". Situs utama Suidobashi menawarkan dua senjata lainnya, sebuah "Kuratas pistol ", dan" Pilebunker".

Masih menurut Suidobashi, persenjataan akan aktif dan menembak ketika pengendara tersenyum -sistem yang dikenal "the smile shot". Sistem penguncian target akan langsung terhubung dengan persenjataan berupa dua senapan barel di kedua tangan. Saat ini, Kuratas tidak mampu berjalan, tetapi mampu bergerak melalui empat roda tersebut dengan kecepatan berkisar 10 km/jam. Kuratas dibanderol seharga US $ 1.353.500 (atau ¥ 134.555.495, atau € 1.040.976) Per 25 April 2013.

Pada awal 2015, perusahaan besar yang diprakarsai Kogoro Kurata ini, telah siap go publik. Bukan tentang saham tapi go publik untuk menjual produk Kurata untuk umum. Menarik karena robot ini dijual 'murah' di internet melalui Amazon Jepang. Sebuah keputusan aneh dan riskan karena menjual produk semacam ini ke situs ecommerce. Coba bayangkan jika TNI membelinya dari Amazon, mencari tau sistemnya, kemudian mengkopi untuk dibuat masal.

Seolah mencontoh plot dalam serial Gundam, Kurata diharapkan akan mengembakan antusias dalam hal persenjataan modern. Diharapkan pada tahun 2079, produk 'Gundam' atau humanoid vehicle akan menjadi satu tren di dunia. The Verge sebelumnya pernah memuat berita awal perusahaan ini menjadi sorotan dunia. Di 2012, perusahaan dengan santainya menunjukan hasil nyata, yang lantas semakin mendapatkan fans yang datang ke situs mereka.

Kala itu mereka menjual robot buatan sendiri melalui pesanan langsung seharga $1,35 juta, kini, siapapun bisa membelinya jika berkunjung ke Amazon Jepang.

Anti Nama Alay di China Mengorbankan Ribuan Akun

 
China dikenal keras untuk masalah ketahanan negara. Bahkan negara ini dikabarkan mengeluarkan aturan yang cukup ekstrim bagi kebebasan di internet. Sejak Maret, pemerintah telah mengehapus jutaan akun yang tidak sesuai dengan standar akun. Yap, aturan ini melarang kamu untuk membuat akun dimanapun yang tidak sesuai dengan nama asli. Tercatat oleh beberapa artikel kami baca: ada 60.000 akun telah dihapus dari aneka jenis media sosial. 

Tak cuma di situs jejaring sosial perlu kamu tau; tapi kesemuanya bahkan di akun ecommerce.

The Cyberspace Administration of China (CAC) menyasar akun- akun bernama tak wajar. Mungkin seperti akun- akun bernama alay khas Indonesia. Dalam tuduhannya dinyatakan bahwa akun- akun ini menyakiti atau berindikasi membahayakan. Atau, akun- akun yang mengarahkan orang berpikir bahwa akun itu adalah berasal dari pemerintah atau perusahaan tertentu. Berdasarkan The Wall Street Journal, situs ecommerce Alibaba, situs portal dan game Tencent, dan mesin pencari China, Baidu, tak luput!

Baidu dilaporkan telah menghapus sekitar 23.000 akun karena memiliki nama vulgar dan juga memiliki profil sexual. Weibo menghapus 5.500 akun yang mensponsori terorisme dan juga mereka yang mendukung East Turkestan Islamic Movement. Disisi lain Tencent menghapus akun yang terlibat judi, jual beli senjata, dan juga tentang pesan palsu atau produk- produk makanan ilegal. Lain hal, Alibaba.com tak jelas telah sukses menghapus berapa akun.

Yang pasti perusahaan ecommerce China terbesar ini telah membuat tim khusus untuk menjaring nama- nama akun tak sesuai.

Energizer Eco Friendly Cuma 4 Persen Bisa Daur Ulang


Perusahaan batu baterai Enegizer kini sudah ramah lingkungan. Dalam sebuah artikel disebutkan bahwa telah memiliki teknologi ramah lingkungan. Dijelaskan lebih lanjutk konsep 'EcoAdvanced' membuat 4 persen dari bahan pembuatan bateria bisa didaur ulang. Tapi cukupkah nilai itu untuk keselamatan dunia.

Perusahaan ini menyebut bahwa produk eco advanced merupakan inti. Mereka akan memasukan bahan- bahan ini dalam produk utama mereka. Katanya sih sudah 7 tahun penelitian dilakukan untuk memastikan konsep ramah lingkungan bisa tercapai. Kepala marketing Energizer, Michelle Atkinson, berbicara kepada Wall Street Journal bahwa banyak perusahaan tak bermasalah dengan batu baterai alkaline.

Meski disebutkan cuma memiliki 4 persen bahan bisa daur ulang. Perusahaan optimis akan mencapai angka 40 persen di tahun 2025. Berubahnya material menjadi eco friendly tentu berdampak pada harga jualnya. Di laman The Verge menyebutkan ada perbedaan harga $5. Dalam penutup artikel tersebut menyebut bahwa apapun perusahaan baterainya, secara umum, mereka menarget kenyamanan hati pengguna. Brand sudah jadi andalan utama.

Soal eco friendly? Mungkin tak masalah dan memang bukan masalah dengan harga. Yang pasti jika kita mau lebih eco friendly maka gunakan baterai yang bisa dicas ulang.

Entri yang Diunggulkan

Biografi Jack Ma Orang Terkaya China Alibaba