Tampilkan postingan dengan label Pengusaha Vietnam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pengusaha Vietnam. Tampilkan semua postingan

Game Viral Flappy Bird Pengusaha Dong Nguyen

Profil Pengusaha Dong Nguyen


game viral flappy bird

Kisah game ini sangat unik karena tingkat keviralan mendunia. Game viral Flappy Bird, inilah kisah pengusaha Dong Nguyen, yang "menyesal" telah membuat game ini. Walaupun secara tampilan yang sangat meniru game populer Mario Bros, serta aspek- aspek lain yang dianggap tidak orisinal; tetap menuai sukses.

Pasalnya game ini sangat mudah dimainkan, tetapi susah untuk ditamatkan. Prinsip endless point nya membuat game Flappy Bird bisa sangat membosankan, tetapi menantang. Para pemain hanya akan melewati sela pipa, tanpa ada batasan garis finish, yang ada hanyalah skor yang tercantum, dan suara koin.

Bahkan tingkat kesulitan pun tak berkembang, tidak ada evolusi pada pipa atau cara main. Jika di Mario Bros ada trik kekuatan, variasi tempat, dan tambahan tantangan; Flappy Bird monoton. Namun anehnya pemain sangat adiktif untuk memainkannya.

Dong Nguyen seorang pria 29 tahun, asal Van Phuc dekat Hanoi, Vietnam. Dia sangat suka dengan permainan Super Mario Bros. Sejak kecil usia 16 tahun ia sudah mengenal dunia koding, dan pada usia 19 tahun, memenangkan kesempatan intern Punch Entertainment, satu dari beberapa perusahaan game.

Game Legendaris Viral Sepanjang Masa


Suatu ketika dia menggunakan iPhone, Dong menemukan bahwa game viral kala itu Angry Bird itu terlalu sulit. Dia membutuhkan game yang lebih sederhana seperti Pong. Perlu kamu tau bahwa game ini sangat populer, karena mudah berkonsep bola yang melompat- lompat, inilah cikal bakal Flappy Bird.

Game Flappy Bird merupakan perpaduan antara Mario dan Pong. Jika mereka berkonsep melompati halang rintang, maka Flappy Bird memastikan tetap melayang. Konsep Dong ialah membuat game yang selalu move on. Proses pembuatan Flappy Bird ini cuma membutuhkan dua sampai tiga tahun.

Karakter game viral Flappy Bird, Faby, awalnya didesain untuk satu game gagal di 2012. Rancangan Faby ditolak, lalu menjadi ikonik di game Flappy Bird, yang berkonsep seperti game pingpong. Ia mengatakan game ini awalnya sangat mudah, maka konsep akhirnya dia kembangkan jadi lebih sulit.

Konsep gamenya jadi kemudian dilempar ke masyarakat. Didownload secara gratis, Dong mengambil untung dari pengiklan di dalam Flappy Bird. Ia mengatakan bahwa game barat itu susah. Maka ia melalui perusahaanya, dotGears, meluncurkannya dengan konsep "sangat terinspirasi dari game retro keemasan".

"Semuanya jelas, sangat susah dan sangat menyenangkan untuk dimainkan," ia menjelaskan.

Game ini direncanakan pada 24 Mei 2013, dengan target iPhone 5 dan kemudian diupdate untuk iOS 7, pada Januari 2014 itu menjadi app tertinggi untuk Amerika dan China. Ketika dia memasukan ini ke app store untuk Inggris, namanya disebut sebagai "Angry Bird Baru", dan menjadi paling diunduh.

Pendapatan Dong mencapai $50.000 cuma dari iklan di dalam gamenya. Namun tiba- tiba, pada 8 Februari 2014, dia menyatakan menarik semua game tersebut dari App Store dan Google Play, yang mana alasanya karena dia sudah tak sanggup lagi!

"Saya minta maaf pengguna Flappy Bird, 22 jam sejak saat ini, saya akan menarik game ini. Saya tak sanggup lagi," twitnya.

Taukah anda bahwa Flappy Bird menyebabkan kecanduan global. Pemainnya merasa selalu ingin bermain untuk mencapai nilai tertinggi. Padahal kalau kamu memainkan ini maka harus mengulang nilai dari awal. Walaupun begitu pemain tetap melanjutkan karena game ini mudah, harusnya mereka bisa.

Dalam sebuah artikel berita Vietnam dijelaskan game ini sangat mirip. Dong dikatakan menjiplak dari Kek, seorang developer game Pou Pou -yang juga viral global. Disisi lain game ini dianggap meniru grafik dari Mario Bros, yang mana dari pihak Nintendo sendiri menanggapinya santai dan tak menuntut.

Mencintai Wirausaha Pengusaha Muda Vietnam Mendunia

Profil Pengusaha Thuy Thanh Truong


kisah pengusaha muda vietnam

"Ketika saya mengerjakan sesuatu yang aku cintai tentanya maka aku akan menikmatinya, untuk ku berhenti mengerjakan itu berarti sebuah hukuman," ia membuka.

Namanya Thuy Thanh Truong, pengusaha muda asal Vietnam, dikenal sebagai ratunya startup di negar itu. Ia merupakan putri satu- satunya. Kelahiran Bein Hoa, kota di utara Vietnam. Di 2003, orang tuanya lalu pindah ke Amerika, untuk pendidikan lebih baik Thuy.

Dia masuk Alhambra High School. Kemudian kuliah di Pasadena City Collage. Tahun 2009 dia pindah ke University of Southern California sebagai lulusan ilmu komputer.

"Saya cuma tidur lima jam sehari," ucap pengusaha 29 tahun ini.

"Saya bahkan tidak bisa mengatasi jet leg. Saya tidak percaya prinsip hidup seimbang," jelasnya. Kenapa bisa begitu karena dia sibuk menjalankan tiga bisnis di dunia berbeda. Dia dengan semangatnya bisa masuk ke jajaran perusahaan Silicon Valley.

Awal bisnis


Layaknya orang tua lain asal Vietnam, Amerika menjadi tujuan terbaik pendidikan anak mereka. Tetapi ia memilih kembali ke Vietnam ketika lulus. Jujur orang tua Thuy ingin dia bekarir di Amerika Serikat. Dia kemudian memulai bisnis pertama yakni bisnis yogurt beku bersama teman sekolah menengahnya.

Bisnis tersebut dimulai 2008, yang mana diberinya nama Parallel Frozen Yogurt. Dengan sistem yang bersifat startup. Bisnis ini berkembang diluar perkiraan. Yang mana dia mendapatkan pendanaan untuk bisa membuka 3 cabang.

Dia berhasil menghasilkan ribuan dollar. Dengan marketing dan branding baik, bisnis Thuy bisa dibilang tidak ada hambatan. Namun brand bagus saja tidak cukup loh. Intinya bagaimana Thuy menciptakan bisnis berkesinambungan. gagal. Dalam tiga tahun akhirnya bisnis ini tutup pada 2012.

Penjelasannya adalah 99% bisnis startup gagal, hanya 1% yang berhasil dalam perjalanannya nanti. Dia menambahkan ketika kamu muda. Kamu mau menjalankan bisnis. Jalankan bisnis kamu rasa passion mu itu. "(Tapi) tidak ada garansi itu akan berhasil," terang dia.

Walaupun gagal dia menjelaskan di sana, kita bisa belajar sesuatu untuk bisnis lainnya ke depan. Disisi lain ternyata Thuy juga sedang menjalankan bisnis teknologi pertamanya -disaat yang sama bisnis yogurt dia jalankan.

Tahun 2010, teman kuliahnya, Elliot Lee berkunjung ke Vietnam. Keduanya setuju membuat studio kecil di Ho Chi Minh City, untuk membantu teknisi asal Vietnam berkembang. Usaha tersebut diberinya nama GreeGar dimana merupakan aplikasi whiteboard aplikasi desain kolaboratif laris iOS Store di berbagai negara.

Dimana penggunanya sempai 100 negara, penggunanya adalah para anak sekolahan. "Kami menghasilkan ribuan  dollar tetapi gagal menaikannya," tandasnya. Dimana pada 2014, bisnis ini selesai, tutup dimana sebagian timnya terpecah dan Thuy bersama beberapa orang mengerjakan aplikasi Tappy.

Apa sih Tappy? Sebuah aplikasi sosial media, dimana menyasar orang Vietnam sendiri, dengan tumbuhnya sampai 10% per- tahun. Tappy mencoba menjadi pemain lokal. Dengan mengenali keadaan Vietnam lokal mampu membuat aplikasi ini lebih bersinar.

Lewat Tappy bisa mencari orang di sebuh event tertentu. Tappy bisa digunakan untuk berinteraksi dengan orang lain. Kemudian jadilah komunitas kalian sendiri lewat Tappy. Pada Mei 2015, pihak Weebly, sudah sepakat membeli Tappy dimana senilai 7 digit angka nilai dalam waktu 10 bulan launching.

Lantas dia diangkat menjadi direktur bisnis oleh Weebly untuk Asia. Meskipun terlihat Vietnam punya potensi besar dalam startup. Faktanya infrastruktur masih terkendala. Wi- Fi dimana- mana sih. Tetapi sinyalnya sangat lemot. Dan perusahaan yang mau investasi butuh waktu 6 bulan hingga dokumennya siap.

Menjadi pengusaha muda Silicon Valley kehidupan Thuy adalah 50- 50 antara ke Amerika dan Vietnam. Dimana juga termasuk ke Singapura, dengan 10 kali pertemuan tiap harinya. Orang tuanya tinggal di Los Angles, pulang ke Vietnam dia berkunjung ke rumah paman dan sepupu di kampunya Bein Hoa.

Kekek Thuy dan ayahnya adalah pekerja keras, mereka memilih wirausaha. Mangkanya orang tua Thuy bisa mendukung memberikan semangat. "Kamu harusnya kerja keras ketika muda," tutup Thuy.

Entri yang Diunggulkan

Biografi Jack Ma Orang Terkaya China Alibaba