Pasang Iklan di Instagram Toko Online


Ketika pertama kali muncul Instagram bercerita tentang satu gambar. Memberikan kamu layanan album foto berbentuk segi empat. Memiliki konsep satu yaitu bentuk kartupos yang kini sudah memperbolehkan kamu untuk menyimpan video. Apapun konsepnya instagram masih bercerita tentang gambar. Tak lagi cuma satu- dua atau lebih gambar tapi serangkain cerita.

Bisnis tetaplah bisnis, dan Instagram siap berbisnis dengan layanannya. Kali ini pengiklan tak cuma akan punya satu foto per- iklan tapi serangkain foto. Namanya 'carousal ads' -satu foto album berisi empat foto bertautan. Foto- foto ini bisa digeser- digerakan seperti Tinder ketika kamu tengah asik melihat- lihat foto teman- teman kamu di beranda. Instagram telah mengkonfirmasi ini melalui laman blog -nya atas permintaan pengiklan untuk mendapatkan fitur sejenis dengan pengguna.

Jikalau kamu mau membuka bisnis di Instagram. Lantas memasang foto- foto koleksi toko online kamu, kini, kamu akan mendapatkan tidak cuma satu foto. Rangkaian slide yang mana bisa digerakan (digeser). Menjadi lebih menarik lagi karena Instagram membiarkan kamu mengarahkan foto itu. Dirangkain foto itu, di iklan milik kamu, maka akan terlihat 'learn more' yang siap mengarahkan ke halaman toko online kamu. Jadi kamu bisa membangun brand kamu lebih matang.

Meski terdengar 'basi' dimana Facebook telah lebih dahulu mengenakan konsep 'carousal', adapula Tinder yang membiarkan kamu mencari foto- foto cewek, atau Twitter yang juga baru saja menggunakannya. Apa kamu telah menemukan mereka di smartphone kamu?

Kamera Xiaomi Mencoba Menyaingi GoPro

 
Xiaomi resmi mengalahkan Samsung dalam market smartphone di regional China.

Jadi apakah yang baru dari perusahaan smartphone 'nomor 3' ini. Dilansir dari lama Techcrunch, Xiaomi tengah fokus pada pasar diluar smartphone. Total berbeda 90 derajat dari apa yang tengah diproduksi mereka sekarang. Tapi tidak terlalu jauh masih ada hubungannya dengan narsis.

Xiaomi resmi meluncurkan produk kameranya sendiri. Dimana dari fiturnya merupakan 'mirip' GoPro, yang merupakan produsen kamera terpanas dua tahun ini. Seperti cerita produk- produk asal Negeri Tiongkok, seperti halnya Samsung yang lebih murah dari Apple. Maka Xiaomi resmi meluncurkan produk kamera yang bernama Xiaomi's Yi Action Camera lebih rendah dari 'miripnya' GoPro Hero. Kamera GoPro dijual tinggi seharga $130 sementara Xiaomi cuma $64.

Tentu meski berharga murah agak sulit bagi Xiaomi untuk masuk ke pasar barat. Untuk itulah seperti halnya standar marketing mereka; memilih menyasar pasar Asia utamanya di China sendiri. Produk kamera ini untuk sementara terbatas di China dan dijual melalui Mi.com, yaitu alamat toko online khusus resmi dari produk Xiaomi.

Untuk meningkatkan jumlah penjualan Xiaomi juga meluncurkan model 'travel edition'. Kita sebagai pembeli akan mendapatkan ekstra tongsis atau tongkat narsis buatan mereka. Travel edition akan dijual $80 tidak lebih mahal dari GoPro. Meski disebut oleh media bahwasanya ini merupakan tiruan GoPro. Perusahaan ini tetap woles dan mulai menjualnya bahkan sudah mengadakan aneka wawancara eklusip.

TechCrunch menyebutkan ini sebagai strategi penjualan unorthodox.

Yaitu menjual produknya lebih murah dari produk sejenis, tapi tujuan utamanya bukan sekedar uang namun bagaimana menguangkan layanan mereka setelah penjualan. Setelah itu menurut satu pemahaman kami membuat mereka pembeli masuk ke ekosistem mereka. Mudahnya mungkin kita satu kali akan membeli cuma kamera, tapi setelah merasa nyaman, maka akan merembet dan membeli produk- produk lain.

Apakah ini Penemu Aplikasi WHAFF Android


Sebenarnya penulis sedang iseng mencari- cari entrepreneur muda baru. Nah, karena penulis sedang asik bermain dengan WHAFF. Iseng lah pada suatu malam mencari- cari tau. Siapakah orang dibalik perusahaan pembuat WHAFF Reward. Hasilnya? Penulis tidak menemukan cerita menarik. Namun, malah menemukan satu profil menarik di sosial media profesional LinkedIn. Karena ingin berbagi dan menarik untuk jadi menginspirasi; kami memposting screenshot -nya.

Robot Lucu Pengangkut Barang Bawaan Kamu

 
Kali ini kita akan membahas robot dari CES 2015. Meski telat, tapi menarik untuk dicermati ini bisa jadi satu masa depan bagi hidup manusia. Robot bernama Budgee merupakan bentuk dari asisten robot masa depan. Meski tak memiliki kecerdasan buatan konsep mengenai 'robot angkut' sudah dirindukan. Coba lah bayangkan kita di bandara, berjalan dengan smartphone, dimana barang- barang kita dijaga oleh robot kecil- mungil bernama Budgee.

Produk robot satu ini diproduksi oleh perusahaan Five Elements Robotic. Kamu cukup memasang satu alat transpoder atau semacam sensor dalam sabuk kamu. Nah, Budgee akan mengikutip langkah jalan kamu kemanapun kamu berada. Budgee akan mengikuti sinyal radio dari sensor dan robot ini mampu mengangkat 50 pound. Teorinya robot Budgee akan berjarak 1,5 kaki dari kamu.

Dalam situs resmi perusahaan menyatakan "Budgee itu glamor! Akan seperti bintang film dengan asisten robot kamu sendiri! Budgee itu sangat membantu! dia mengangkat apa yang tidak perlu. Budgee itu keren! Budgee itu manis dan canggih.

Kenyataanya menurut laman The Verge. Produk ini belumlah seperti imajinasi kamu. Robot ini tidak bisa sepenuhnya mengikuti kamu. Suatu ketika ia akan mengikuti kamu maju- mundur. Tapi terkadang akan jadi berhenti merespon, memandang mu, diam seolah tak mengerti apa yang kamu lakukan. Menurut kami cuma masalah respon kurang cepat. Tapi jika kamu mengujinya dengan maju- mundur maka itu terlalu berat bagi robot kecil- mungil Budgee.

Anyway, ini akan menjadi masa depan menarik

Google Drone Siapkan Koneksi Internet di Angkasa

 
Setelah sukses membeli perusahaan startup drone. Apa yang hendak dilakukan oleh raksasa internet Google. Ternyata ada udang dibalik batunya atas pembelian Titan Aerospace di April 2004. Menurut kabar, dikutip dari laman The Verge, dalam sebuah konefrensi bertajuk Mobile World Congress. Google tengah berambisi membangun konektifitas melalui drone.

Lagi- lagi ide bisnis gila ala Google, menyusul pengembangan teknologi mobil tanpa pengendara. Atau yang baru- baru ini pembelian domain .app. Perlu kamu tau drone milik Titan dikatakan memiliki kemampuan untuk terbang dalam jangka panjang, low energy, dan dimungkinkan untuk mengangkut kebutuhan koneksi internet. Disisi lain Google tengah berencana membangun bisnis Wi-Fi -nya sendiri.

Dari pihak Google, wakil presiden senior Sundar Pichai, menyebut bahwa Tita mempunya teknologi drone ringan dengan kemampuan sistem energi matahari. Mampu menyorot jalur koneksi mengarah langsung ke targetnya. Berfungsi untuk menambah banwitch dan membantu mengcover lingkup yang membutuhkan data internet jika mati tiba- tiba. Pichai dengan mudahnya menyebut ini adalah menara energi yang berputar- putar di kepala kamu.

Rencana Google dalam tulisan ini menyebutkan bahwasanya kita tak perlu kuatir tentang dari mana. Titan cuma akan datang ketika benar- benar dibutuhkan untuk mengcover lingkup berdasarkan permintaan. Pichai sendiri berharap ini akan membantu konektifitas 4 juta orang di dunia, di tahun 2015 ini.

Entri yang Diunggulkan

Biografi Jack Ma Orang Terkaya China Alibaba