Industri Tenaga Surya Amerika Menggila

 
Panel surya merupakan masa depan Indonesia. Kenapa? Karena Indonesia hanya punya dua musim. Dan beberapa tempat di Indonesia memiliki suhu kering. Bahkan sulit ditumbuhi tanaman. Kembali ke panel surya, nampaknya, Amerika tengah tergila- gila akan proyek ini. Seiring tumbuhnya bisnis panel surya, begitu pula tumbuhnya lapangan pekerjaan. Tercatat lowongan pekerjaan tumbuh 20 kali dari tahun sebelumnya.

Di Amerika, menurut The Solar Foundation, badan non- profit ini menyebut di 2014 ada 31.000 lowongan pekerjaan baru. Dimana pekerja asal Amerika sekitar 173.807 di tahun 2014, atau lebih besar 21,3 persen dari tahun sebelumnya November 2013. Bahkan solar panel ini telah mengcover 1,3% total pekerjaan di Amerika. Bahkan lebih besar dari pekerja tambang atau minyak. Menarik kan?

Total selama 4 tahun industri solar telah menghasilkan 81.000 pekerjaan. Ini belum dengan bisnis berbasis solar dimana bisa lebih. Sebut saja spa bertenaga matahari, dan lain- lain yang mungkin bisa menambah total lowongan pekerjaan.

Dua peternakan panel surya besar bahkan telah online di California, mempekerjakan sekitar 400 pekerja masing- masing. Untuk tiga kuartal pertama 2014, lebih dari sepertiga (36 persen) dari kapasitas listrik baru dibangun di AS berasal dari sistem tata surya, menurut laporan dari Asosiasi Industri Energi Matahari. Tahun ini sektor surya mengharapkan untuk menambah 36.000 lapangan kerja, menunjukkan pertumbuhan lebih pada tahun 2015, kata The Solar Foundation. 

Pada saat yang sama, industri surya khawatir bahwa jika insentif federal, investasi kredit pajak, diturunkan (itu ditetapkan untuk berakhir tapi bisa diperpanjang) dalam waktu dekat, itu bisa mengekang beberapa pertumbuhan baru- baru ini di sektor ini. Inilah pula alasan kenapa harga minyak terus turun. Namun apakah kita harus santai dengan minyak yang turun.

Hai anak muda, kenapa tak membuka industri solar sendiri, atau membuka bisnis berbasis matahari?

Mapillary Memetakan Jalanan Lebih Efektif

  
Mapillary adalah aplikasi melebihi Google Map. Perbedaan yang mencolok adalah penggunaan sumber daya manusia sebagai sumber datanya. Aplikasi ini mampu menyimpan data foto dari berbagai sumber seperti dari kamera smartphone, GoPro, atau foto dari drone, membuatnya menjadi peta jalan. Dengan perbedaan kamu akan bisa melihat keadaan jalan secara real time.

Beda dengan sistem Google Map. Mapillary menyenangkan sebuah proyek sosial media. Ada sekitar 6juta foto, dimana telah memetakan 200.000 persegi kilometer planet. Dimana perlu kamu tau awal peluncurannya menggunakan dukungan finansial sendiri. Sekarang, Sequoia Capital telah setuju memberikan dukungan finansial. Melalui investasi senilai $1,5 juta. Selain itu masih ada beberap perusahaan yang lalu memberikan suntikan invastasi kapital.

Jan Erik Solem, CEO Mapillary, percaya melalui cara komunitas. Mereka akan mampu memetakan jalan lebih cepat dan efektif dari Google Map. Itu juga lebih murah untuk perkembangan sistem street view di peta kamu. Namun, ini bisa jadi sulit, terutama ketika kita berbicara privacy pada setiap foto. Dan ada pula satu masalah seperti jika seseorang mau foto rumahnya hilang dari peta, seperti kasus Google Street di German.

Dengan menggabungkan komunitas macam sosial media. Mapillary bisa tumbuh dan berkembang. Bisa jadi lebih mentarget area lebih luas daripada konvensional ala Google Street View. Sistem lain dari aplikasi foto ini adanya sistem pengkormesilan, terutama untuk hal transportasi, konstruksi, kota dan lain- lain. Selain itu ada pula kerja sama dengan editing tool dari OpenStreetMap, jadi apapun yang ada pada Mapillary juga bisa digunakan siapa saja.

Artis Adipati Dolken Serius Bisnis Butik Waralaba


Kalo kamu artis apa yang akan kamu lakukan kalo bukan membuka usaha. Namun, membangun usaha tak semudah yang bisa dipikirkan. Membangun usaha yang bisa kita pahami (cintai) menjadi salah satu kunci sukses. Itulah kiranya yang tengah dikembangkan artis muda satu ini Adipati Dolken, menggabungkan apa dunianya dan bisnis. Bukan memilih berbisnis sendiri, ia memilih berpatner beberap pengusaha muda. Yap, bersama Yuda Fajrin, mereka tengah memulai bisnis fashion.

Tepatnya ia bersama beberapa orang temannya total ada enam orang. Mereka mencoba mengembangkan bisnis fashion lain daripada yang lain. Melalui Akakida, mereka Yuda Fajrin, Marsha Natika, Adhi Sastro, Sandy Radhitya, Enzy Storia, dan Arya Saloka, Adipati mencoba mendirikan brand clothing Akakida. Brand yang baru dilaunching pada 19 Agustus 2014 lalu. Konsepnya apa sih?

Konsep usaha fashion Adipati yaitu menawarkan produk fashion khas anak muda. Macam- macam ada produk jeans, kemeja, kaus, sepatu, dompet dan lain- lain. Yang menarik mereka mengajak kita bermodal konsep kemitraan. Secara total pertumbuhan Akakida bagus. Mereka memilik tiga butik langsung selepas launching yaitu di Tasikmalaya, Brunei, Batam dan satu lagi ada di Kemang.

Untuk paket kemitraannya kamu jangan tanya. Yaitu 60 juta rupiah untuk dalam negeri, lalu 80 juta- 120 juta di luar negeri. Mitra akan mendapatkan lisensi merek, produk awal berupa 80 jenis pakaian, dan dukungan dalam pemasaran. Ini diluar desain interior dan renovasi serta tempat loh.

Apa yang menjadi keunggulan Akakida. Dikutip dari laman Kontan, menurut Yuda, produknya merupakan satu produk premium. Menggunakan standar internasional. Dimana targetnya nanti memiliki tujuh mitra di tahun 2015. Erwin Halim, menyebut dalam laman Konta, bisnis fashin milik mereka menyasar pasar kelas menengah dan atas. Ini memerlukan peran kuat atas brand -nya. Namun, apakah Akakida punya brand kuat, apakah hanya bermodal sosok Adipati.

Menurut pakar Erwin menyebut bahwa pasar fashion selalu menggiurkan. Prospek butik fashion sudah jadi kebutuhan dan tren masyarakat. Dan kami menambahkan, prospek bisnis waralaba merupakan usaha yang selain mengandalkan produk. Kamu bisa mengandalkan branding. Untuk harga jual sendiri Akakida menjual dikisaran Rp.99.000- Rp.1,4 juta. Sebagai mitra kamu akan membayar setoran 50% atas produk dijual.

Tidaka ada sistem royalti. Ini berarti kamu bisa menjual mereka Akakida plus Adipati Dolken sendiri untuk menjadi endorsmen. Kamu bisa menjual lebih tanpa harus menyiapkan model sendiri. Kamu tinggal hanya mengambil gambar di laman web sebagai modul promosi. Kisaran untung yang bisa kamu dapatkan, Yuda menyebut: omzet minimal 80 juta per- bulan. Dan akan langsung dipotong oleh dana untuk produk yang dijual.

Lalu ketika kamu sudah menjual apa kamu harus membeli dari pemilik merek atau disuport dengan diskon khusus? Kami tak tau pasti.

Aplikasi Google Translate Semakin Canggih


Memilik kemampuan berbahasa Inggris bagi seorang backpacker tidaklah cukup. Apalagi dengan negara yang memiliki abjad berbeda. Sebut saja negara Thailan, Rusia, dan seterusnya, jika kamu repot untuk hal bertanya apalagi. Kamu butuh sesuatu lebih dari sekedar kamus bahasa. Bagaimana jiga Google Translate? Yap, dilansir dari laman Techcrunch, Google telah siap untuk kamu dengan aplikasi terbaru Android Google Translate.

Tidak lagi tentang mentranslate tulisan satu per- satu. Google menawarkan real- time translate. Kini Google menawarkan kamu dua produk penerjemah berbarunya: real- time voice dan sign translation. Seperti nama real- time voice, ini memudahkan kamu mengucap kata, lalu mentranslatenya melalui microfon smartphone milik kamu. Perihal sign translation, kamu akan diberi kemudahan untuk mentranslate tanda jalan, peta kota, dan petunjuk apapun.

Sayang, produk ini cuma terbatas cuma untuk mentranslate beberapa bahasa. Yaitu Inggris untuk ke Prancis atau sebaliknya, lalu ke Portugis, Jerman, Russian, Italian, dan Spanish dan sebaliknya. Yap, untuk bahasa Thailand, China, atau yang dari Asia khususnya perlu menunggu lebih dulu dan baru cuma bisa mentranslate ke bahasa Inggris bukan Indonesia. Namun, kemungkinan dipertangahan 2015, kemungkinan ini akan bisa bertambah canggih

Caranya yang mudah akan membuat kamu akan nyaman. Cukup mengatifkan program. Kamu menggunakan kamera untuk menscan tulisan papan. Seperti proses memfoto tapi tulisannya berubah secara ajaib!

Mister Spex Optik Online Terbesar Eropa


Berpikir untuk berbisnis optik online. Maka kamu patut mencobanya. Kami pernah menulis kisah pengusaha muda sukses berbisnis optik online. Di Indonesia sendiri kami belum menemukan apapun. Kembali ke bisnis optik online. Mister Spex, perusahaan optik dan retailer optik asal Eropa baru- baru ini mendapatkan dana  angel investasi $40 juta oleh Goldman Sachs.

Perusahaan optik besar online yang telah melayani German, Austria, Prancis, UK dan Spanyol. Apa rahasia suksesnya ialah melakukan akuisisi di 2013, kepada optik online lain seperti Lensstore dan Loveyewaer. Ini diklaim menjadi yang terbesar di Eropa. Seperti halnya eCommerce lain, kita bisa membali produk kacamata online, termasuk kacamata pesan, sunglasses dan kontak lense.

Menawarkan konsep brick n' mortar memberikan harga lebih kompetitif. Dimana kita akan lebih merasa lebih ekonomis dan mudah karena kita bisa membeli kapan saja. Ditemukan di 2007, Mister Spex mampu mengambil perhatian dengan kacamata design. Dan pada 2013, mereka sukses mendapatkan pendanaan untuk pertama kalinya. Kemudian disusul rangkaian investasi bertotal $40 juta.

Sementara itu didalamnya ada 300 staf termasuk optisian. Semuanya dilakukan secara by phone atau email, mereka berupaya melalukan layanan optik khas optik normal. Untuk tambahan mereka juga membuka toko optik di dunia nyata. Ini menunjukan bahwa mereka bukan sekedar berbisnis. Konsep bisnis online juga harus tidak merugikan orang lain. 

Terutama berbicara tentang kesehatan.

Entri yang Diunggulkan

Biografi Jack Ma Orang Terkaya China Alibaba