Definisi Sukses Menurut Orang Terkaya Dunia


Ketika Warren Buffet berumur 25 tahun, maka jika dihitung, ia telah menghasilkan $2 juta. Ini sebuah perjalanan sejak dirinya masih kecil. Tujuan utamanya apa lagi kalo bukan kebebasan finansial kelak. Dan, pada akhirnya, seperti dilansir dari laman Business Insider: Di umur 82 tahun, dihitung dari total kekayaan, ia menghasilkan $79 miliar dimana hidupnya sudah lebih dari bebas. Namun, definisi bebas secara finansial itu berbeda dengan apa yang kamu pikirkan.

Sebagai investor tersukses sepanjang masa tetap bersahaja. Dalam hidupnya definisi antara kebahagiaan dan sukses itu khusus.

Dalam sebuah wawancara eklusip oleh Ivy Business School seperti yang dikutip. Bahwa, baginya adalah kebahagiaan jika kamu mendapatkan apa yang kamu dapat. Menjadi bebas secara finansial merupakan apa yang dimaui seorang Buffett. "Tujuan saya adalah selalu kebebasan finansial (menggunakan past- tense yang berarti sudah dipenuhinya); bekerja untuk diri sendiri dan mencari pekerjaan yang saya inginkan dimana orang- orang akan bekerja bersamaku."

Bagi orang terkaya di dunia nomor 3 ini, bekerja merupakan kesenangan. Sementara tujuan dari bekerja itu adalah untuk kebahagiaannya. Jika orang biasanya hobi mengkoleksi sesuatu maka Buffett hobi bekerja. Dan, dalam kebahagiaannya, adalah bisa sukses bekerja untuk apa yang ia inginkan. Bekerja sendiri untuk diri sendiri bersama orang lain itulah dirinya.

Dia mengaku dalam wawancara tersebut bahwa 'jiwanya' yang menuntunnya. Menuntun untuk selelau ada di pekerjaannya ada mengembangkan bisnisnya selalu. "Kata orang bahwa sukses itu tentang mendapat apa yang kamu inginkan, sedangkan kebahagiaan adalah tentang berusaha menggapai itu," ucapnya. "Bagi saya, kebahagiaan itu utama."

Intinya sukses itu cuma hasil dari apa yang kemu inginkan. Apa kebahagiaan mu sendiri. Jikalau kamu itu bahagia menjadi guru maka kerjakanlah; ketika sudah jadi itulah definisi sukses. Buffett lantas menambahkan jangan menilai diri sendiri dan kinerja kamu dari apa yang orang pikirkan. Selama kamu menjalankan karir kamu maka akan selalu ada pencapaian apa yang kamu inginkan. Ini tentang kesuksesan apa selanjutnya dan apa yang akan kamu lakukan untuk mencapainya.

Berbeda dengan kebahagiaan pribadi dan sukses pribadinya. Bagi seorang Sage of Omaha adalah beda sukses bagi dirinya dan perusahaan. Menurutnya sukses perusahaanya adalah mencapai keuntungan ditiap usahanya. Yang menarik meski sukses baginya adalah kebebasan finasial, baginya, sukses perusahaan itu lebih diutamakan; juga berarti kebahagiaan bagi para pegawai. Baginya meski sukses adalah mencapai apa yang jadi tujuan.

Baginya tetaplan yang utama adalah bekerja untuk lebih dari sekedar egoisme sendiri. Sukses harus dibagi- bagi itulah inti suksesnya jadi miliarder dunia.

Kenapa Judul Berita di Facebook Provokatif

 
Pernah mendengar istilah Clickbait?

Mungkin kamu pernah merasakannya ketika ada iklan internet begitu menggoda. Juga termasuk bagaimana sebuah headline berita begitu dibesar- besarkan. Ternyata fenomena ini juga terjadi di seluruh dunia. Menurut penjelasan singkat Wikipedia disebutkan bahwa Clickbait tujuan utamanya adalah menambah jumlah 'klik'. Atau jumlah pengunjung ke halaman website yang dituju. Tujuannya? Untuk mendapatkan pengunjung ke halaman untuk menyenangkan pengiklan.

Kita tau beda dengan televisi, situs- situs harus bekerja keras untuk mendapatkan pengunjung. Tak terkecuali memanfaatkan sosial media sebagai sumber. Jika pengunjung berkurang berarti semakin sedikit minat bagi pengiklan mudahnya begitu. Clickbait bisanya menggunakan konsep 'ruang penasaran'. Menawarkan sedikit informasi dalam berita agar kamu masuk 'mengeklik' tautan yang sudah ada.

Tapi, selain mengajak mengeklik, ini juga termasuk menghadirkan berita yang memuaskan pembaca. Agar pembaca semakin setia. Meski informasi sedikit tapi cukup membuat bahagia sebagian besar kalangan; agar setia. Ambil contoh pada hari- hari ini dimana pemerintah sedang 'menyengsarakan' masyarakat. Nah, seolah merasakan apa yang masyarakat rasakan, media masa akan mendukung salah satu pihak paling besar. Mendukung pemerintah saat- saat ini tentu akan dirasa tak menguntungkan bagi media tersebut.

Apakah ada campur tangan pemilik media dalam hal ini. Mungkin saja, tapi juga tidak, karena ini sudah jadi cara marketing paling umum di dunia internet. Bahkan sebuah perusahaan media satir asal Amerika akhirnya aktif menyorotinya. Surat kabar the Onion meluncurkan Clickhole yang fokus membahas berita- berita yang berbasis Clickbait ini.

Efek psikologi


Apakah ini cara curang?

Kenyataanya menurut metia.com, ini sudah tren, bahkan media besar seperti Buzzfeed, Upworthy, dan juga bahkan Huffingtonpost menggunakan cara ini. Fokus pada psikologi dasar manusia untuk aktif mengikuti semua berita. Terus bagaimana tahap menulis judul berita provokatif agar diklik?

Salah satu editor surat kabar senior, Atlantic, Adrienne LeFrance menyebutkan tiga tahap untuk menulis satu artikel provokatif untuk diklik.

1. Tulis sesuatu masalah

2. Kemas itu sebaik mungkin agar jadi satu paksaan, dengan meciptakan jarak rasa penasaran yang akan membuat pembeca merasa harus mengklik (untuk mengkonfirmasi), mengarahkan konten yang sesuai atau bahkan melebihi harapan mereka itu.

3. Olah konten di semua sosial media dan memaksa lebih agresif, menulis headline berbeda sesuai dengan pembaca yang mereka fokus.

Dalam urusan mesin pencari, dulu, SEO merupakan hal penting bagi perusahaan media menjaring pembaca dari mesin pencari. Mereka akan fokus pada keyword atau kata kunci. Tapi kini, semenjak mesin pencari, khususnya Google merubah mesin pencarinya; cara ini tak lagi ampuh. Terutama jika berbicara tentang sosial media yang lebih banyak orang menghabiskan hari.

Jurnalis di Facebook atau Twitter akan fokus pada viral konten. Atau, konten yang lain- daripada yang lain dibanding berita membosankan di koran yang terlalu formal. Inilah juga alasan kenapa Clickbait jadi sangat terkenal -karena tak ada norma, dimana pembaca perlu tau apa yang ada di dalamnya sebelum membaca. Cara termudah ya dengan menulis sebagian kecil di headline bukan keseluruhan.

Ada sedikit perbedaan antara jurnalis dan copywriter dalam artikel ini. Disebutkan bahwa etika akan beda jika kita berbicara copywriter (orang yang cuma menulis konten -bukan pencari berita), dimana fokus kerja mereka adalah mengajak orang. Mengajak orang untuk membaca artikel jurnalisme mereka di sosial media atau iklan internet. Beberapa media akan mencoba mengetes headline apa yang paling banyak disukai pembaca, lalu diaplikasikan ke berbagai macam media.

Artikel asli untuk lengkapnya.

Pastikan Membaca Terms of Service Sebelum Memesan

 
Buat kamu yang mau menggunakan jasa internet pastikan membaca Term of Service. Terutama untuk situs- situs pihak ketiga yang mana cuma menjadi perantara. Kita hidup di dunia 'sharing economy' dimana banyak aplikasi atau situs- situs cuma menjadi perantara layanan.

Sebagai contoh kasus Uber khususnya di kawasan India. Memang untuk Uber ataupun produk layanan lain memiliki standar bagi layanan. Ada asuransi kecelakaan untuk pihak ketiga seperti baru- baru ini. Ambil lah contoh Airbnb yang memiliki layanan asuransi jika penginap merusak properti. Begitu pula dengan Uber tapi dalam Term of Service -nya ini tidak menyangkut tindakan kriminal pihak ketiga. Seperti baru- baru ini ada kisah seorang wanita India yang diperkosa oleh sopir taksi bermodal aplikasi Uber.

Aplikasi berbagi tumpangan Uber memang sedang hot- hotnya. Bayangkan saja kamu bisa menyewakan tumpangan melalui Uber. Bahkan jenis kendaraanya pun bermacam- macam. Kamu bisa memakai mobil mewah Lamborghini atau bahkan becak. Kembali ke kasus di India, seorang penumpang, yang memakai jasa Uber telah diperkosa pada Desember 2014.

Ia mencoba menuntut ganti- rugi kepada Uber. Sayangnya, dalam laporan Reuters, disebutkan bahwa pihak Uber yang bertempat di Kalifornia menolak. Tidak sesuai dengan hukum di negara Amerika Serikat dan bahkan hukum  negara bagian Kalifornia. Dalam penjelasannya bahwa kontrak resmi pihak ketiga itu (yaitu pemilik kendaraan) adalah perusahaan yang berbasis di Belanda. Dan, Uber secara terang dalam Terms -nya bahwa mereka tidak bertanggung jawab atas kendaraan ataupun sopirnya.

Ini Terms of Service -nya

"Uber does not guarantee the suitability, safety or ability of third party providers. It is solely your responsibility to determine if a third party provider will meet your needs and expectations. Uber will not participate in disputes between you and a third party provider. By using the services, you acknowledge that you may be exposed to situations involving third party providers that are potentially unsafe, offensive, harmful to minors, or otherwise objectionable, and that use of third party providers arranged or scheduled using the services is at your own risk and judgement."

Jadi kesimpulannya: Uber tidak bertanggung jawab atas tindakan sopir.

Mahasiswa Sukses Wirausaha Berikut Tipsnya

 
Pengusaha baiknya memulai berbisnis sendini mungkin. Kenapa memilih masa kuliah untuk memulai bisnis? Karena disanalah kita mulai matang memetakan masa depan. Beda dengan masa SMA yang masanya untuk bersenang- senang. Sebagai tambahan miliarder seperti Bill Gates dan Mark Zuckerberg memulai semua usahanya itu sejak bangku kuliah. 

Kurang puas untuk contoh yang kami berikan, maka kamu bisa ikuti langkah Elang Gumilang. Dalam catatan kami; Elang memang sudah berbisnis sejak SMA. Tapi lebih fokus memetakan ketika masuk ke dunia kuliah. Dia mampu membangun satu bisnis bimbel. Tak berpuasa diri, bermodal pinjaman, Elang nekat memulai bisnis properti rumah sederhana.

Menjadi miliarder ala Bill Gates dan Mark Zuckerberg mungkin agak sulit. Keduanya merupakan pengusaha dibidang teknologi. Tapi menjadi miliarder seperti Elang Gumilang mungkin.

Jangan berpatah arah dan menyerah, tidak cuma kamu, tapi kita bersama bisa menjadi miliarder. Berikut 7 tips buat kamu yang mau memulai berbisnis di masa kuliah. Sebuah tips- tips sederhana khas anak muda asli Indonesia:

1. Cintai apa yang kamu lakukan

Cintailah menghasilkan uang sendiri. Semua pengusaha muda memiliki satu ciri umum; yaitu mencintai apa yang kamu lakukan. Jika kamu tak bisa spesifik mau berbisnis apa. Mulailah dengan mencintai wirausaha itu sendiri. Jalannya akan ketemu kok, dimana masanya kamu menemukan fokus bisnis kamu. Perlu kamu tau semua pengusaha pasti memulai dengan bisnis apapun.

Masukan unsur hobi dalam bisnis kamu. Jadikan hobi menggambar (contohnya) menjadi penyaluran rasa cinta kamu terhadap kewirausahaan. Jika kecintaan akan wirausaha ditambah hobi kamu akan tau hasilnya.

2. Tau inginmu

Apakah kamu memilih berbisnis dibanding kuliah. Atau, kuliah dulu baru dijadikan bisnis pada nantinya juga bisa. Apakah berbisnis itu cuma iseng -cuma sambilan sampai kelar kuliah, atau kamu memilih memulai itu pas kuliah dan tinggal melanjutkan. Ada sebuah kisah tentang pengusaha Amerika bernama Sean Belnick, yang memulai usaha sejak kuliah, tamat kuliah dia sudah punya perusahaan sendiri.

Carilah tau dari pertanyaan diatas agar tau apa inginmu.

3. Radikal

Anak muda punya pemikiran radikal tak terkecuali soal bisnis. Jika kamu masih kuliah dan melihat tulisan ini mulailai mencari- cari pemikiran itu. Dari bisnis ojek panggilan, dropship, atau afiliasi marketing, semuanya terserah kamu. Ingat saking radikalnya anak muda akan ada masanya kamu jenuh atas hasil yang telah kamu capai sekarang.

Mumpung masih muda bagaimana jika bertindak radikal mencari bisnis lain. Jangan pernah takut pada apa yang baru kamu temui. Seperti halnya bisnis kroto yang bisa kamu jalankan lewat toples. Jangalah kamu takut untuk memodifikasi bisnis yang sudah ada; menjual kripik kroto misalnya. Pelajarilah juga bagaimana cara mendistribusikan barang, cara melayani pelanggan kamu.

4. Online -lah

Mencari- cari ide dari buku- buku tebal memang meletihkan. Apalagi buat anak muda gaul seperti kamu yang sudah punya pegangan smartphone. Cobalah online mencari topik- topik entrepreneurship dari situs- situs asing. Karena kamu tau disana kamu akan menemukan aneka bisnis lebih banyak. Atau, cukup datang ke situs- situs lokal seperti Kontan.co.id atau Startupbisnis.com.

Manfaatkan pula koneksi internet untuk berhubungan dengan pengusaha mapan. Carilah pengusaha yang seumuran untuk berbagi pikiran. Siapa tau kalian bisa bekerja sama -jangan malu ajukan proposal bisnis kamu sendiri. Mereka, pengusaha muda, akan memberikan isnpirasi, motivasi, atau mungkin kamu dicueki. wkwkwkw... jangan patah arang guys.

5. Cari mentor

Carilah mentor dimana dan kapanpu. Jadilah pemuda yang aktif di sosial media mencari teman- teman yang sudah berbisnis mapan. Atau, kamu bisa mengikuti akun Twitter pengusaha yang sudah mapan seperti akun milik Sandiaga Uno ataupun Jaya Setiabudi. Gunakalah internet kampus yang gratisan bukan cuma untuk mendownload game terbaru.

6. Manfaatkan kampus

Yap, seperti yang dijelaskan diatas, kamu bisa menggunakan koneksi internet kampus. Gunakanlah itu untuk sekedar mengelola toko online kamu yang baru dibangun; mumpung gratisan. Kamu juga bisa memanfaatkan buku- buku di perpustakaan. Meski akan sedikit bukan kamu yang gaul, tapi, pengusaha harus tetap pinter mengambil peluang.

7. Tahan mental

Belajar berbisnis sedini mungkin berarti lebih kuat mental. Jangan terpengaruh kesuksesan teman kamu yang sudah punya pekerjaan mapan. Jangan terburu- buru mengehentikan bisnis kamu karena berjalan ditempat. Sementara itu teman kamu sudah jalan- jalan sama pacar barunya, jangan! Putuskan itu akan kamu hentikan atau jalankan setelah segala macam promosi dan marketing kamu lakukan. Sifat demotivasi itu sifat anak labil yang belum tau arah tujuannya guys.

Apa itu Hyperloop

 
Mungkin beberapa dari kamu sering mendengar kereta super cepat. Khususnya di Jepang tapi apakah ada kendaraan yang bisa lebih cepat dari kereta api Sinkansen. Inilah yang coba dibuktikan oleh Elon Musk, seorang miliarder berjuluk Iron Man asli. Dia adalah pendiri dua perusahaan berbasis teknologi masa depan. Pendiri Tesla, perusahaan mobil listrik, dan perusahaan pasawat luar angkasa SpaceX. Mungusung konsep Hyperloop yang kini sedang banyak dibicarakan.

Apakah yang dimaksud teknologi Hyperloop. Sebuah pembahasan sedikit dari situs Fossbytes.com, adalah sebuah sistem transportasi berkecepatan suara. Menurut penggagasnya Musk menjabarkan ini dalam sebuah proposal (yang bisa kamu download) tentang sistem 'tube'. Sebuah tabung khusus baik di bawah tanah atau juga bisa diatas tanah yang punya teknologi khusus. Teknologi yang berbasis teori vakum atau kompresi udara dalam tabung.

Apa yang coba divakumkan bukanlah sekedar udara. Tapi electromagnetic suspension yang mana akan jadi dorong super cepat bagi kendaraan. Tentu kendaraan ini dibuat olehnya dengan spesifikasi tertentu seperti di dalam gambar ilustrasinya. Musk berkata ini akan cocok untuk tempat dengan intensitas trafik tinggi. Yang mana panjangnya kurang dari 900 mil atau 1500 km.

Ini akan lebih baik dari terbang atau berkendara ujar Musk. Ini akan lebih murah, lebih cepat, dan juga bisa lebih efesien dalam hal energi. Terlindungi dari pengaruh cuaca, memiliki sumber energi sendiri, dan yang paling pasti  tidak ada halangan.

Dalam penjelasan lebih lanjut oleh Musk. Apakah tantangan terberat dalam idenya tersebut adalah adanya hukum Kantrowitz limit. Sebuah teori tentang kecepatan benda dalam sebuah tube atau tabung. Dimana ada jarak antara kapsul (kendaraan) dan area jalannya (tabung). Disini dibutuhkan sesuatu diantara tabung dan kendaraannya. Memastikan agar tekanan dalam vakum tersalurkan (tidak menyumbat.red).

Musk berencana menciptakan sebuah kipas peredam dalam kepala kapsul. Gunanya agar udara mengalir dari belakang ke kepala kapsul. Ini akan mengurangi gesekan dan sumbatan.

Untuk rencana ini Musk merencanakan beberapa miliar dollar. Untuk tabungnya saja diperkirakan akan senilai beberapa ratus miliar dollar. Energi apa yang digunakan oleh Musk direncanakan sebuah sistel solar panel diatas tabung. Elon Musk menyebut ini Hyperloop Transportation Technology dan akan menjadi satu kenyataan.

Sebuah perusahaan startup bernama JumpStarFund tengah mencoba menjadikan ini realitas. Melalui sebuah uji pembangunan track di tahun 2016. Cuma butuh dua tahun konstruksi dalam laporan Mashable. Ini cuma sebuah prototipe jelasnya lebih lanjut. Perusahaan mencoba mengajukan dana senilai $100 miliar dan akan dimulai di akhir 2015.

Beda dengan startup ini, perusahaan yang dimotori miliarder Elon Musk, bernama Hyperloop Technology. Telah mencoba untuk segera membangunnya. Bahkan Musk sudah berbagi di Twitter pribadinya. Sebuah proyek senilai $8,5 miliar dimana dibantu oleh staf SpaceX. Beda dengan ide diatas untuk pertama kali, Hyperlop Tech menyasar sistem kargo bukan transportasi umum.

Entri yang Diunggulkan

Biografi Jack Ma Orang Terkaya China Alibaba