Profil Pengusaha Inwi Willy
Bisnis hantaran makanan merupakan solusi terbaik usaha. Desainer Inwi Willy memanglah pengusaha jitu. Mampu merubah kebuntungan menjadi keuntungan. Bisnisnya tidak lepas terkena imbas korona. Namun mampu menyiasati ketatnya PSBB berkelanjutan.
Kita tau bahwa banyak orang kehilangan pekerjaan. Maka seorang Chef mengeluh kepadanya sampai meminta pekerjaan. Inwi jatuh kasihan sama orang tersebut. Dia adalah Chef sebuah restoran langganan Inwi.
Konsep Bisnis
Inwi malah kepikiran berbisnis makanan dikirim. Mengingat PSBB melarang orang berkumpuk datang ke restoran. Dia ingin bisnis hantaran makanan. Namanya Rantang Emas apakah akan berjalan baik. Dia menemukan sang Chef memiliki selera sesuai.
Keadaan serba kebetulan tersebut dimanfaatkan baik oleh Inwi. Tiga bulan Chef tersebut berhenti bekerja tidak berpenghasilan. "Saya sedih melihatnya. Dia pulang kampung, ke Bogor. Di sana cuma jualan sate dan pisang," jelasnya.
Padahal Chef tersebut memiliki lidah matang. Keualitas makanan enak banget. Inwi yang memang sudah pelanggan membuktikan. Apalagi sambal dadap -nya memang andalan. Sense bisnis menyala maka dibawalah dia. Dia mengajak Chef bekerja di rumah.
"Terpikir oleh saya, membuat sajian kuliner hantaran," pengusaha muda Inwi, menamai usahanya itu Rantang Emas. Usaha tersebut berdiri 31 Mei 2020, usaha makanan siap hantar maka tidak akan terhalang PSBB, mau diperpanjang berapapun ayo.
Pesanan bertambah karena dimasak Chef restoran. Enak, membuat Inwi membuka usaha empat kali seminggu, di Selasa, Kamis, Sabtu dan Minggu.
Butuh waktu cuma beberapa pekan. Dia mampu menaikan jumlah pendapatan. Juga menambah jumlah pegawai. Usaha berkembang pesat didukung jaringan terdekat. Awal dia menjajakan ke keluarga dan terus ke teman- teman.
Ia kemudian merambah para artis memberikan endors. Usaha khas makanan Indthai, atau gabungan masakan Indonesia dan Thailand. "Cari sesuatu yang beda dong. Namanya juga pemula, butuh sesuatu yang kreatif," jelasnya.
Beruntung Chef direkrutnya ternyata memiliki kreatifitas tinggi. Inwi tidak segan meminta masukan dari Chef. Kebetulan ia memiliki pengalaman panjang masakan laut khas restoran Thailand. Menunya utama Kepiting Rantan Emas; Kepiting yang digeprek pakai kecombrang diblender.
Ini menu masakan kesukaan Pak William Wongso, praktisi kuliner terkenal Indonesia. Kecombrang merupakan adaptasi menu Laksa Medan. Rasanya manis, asin, pedas, dan gurih perpaduan bumbu khas Rantang Emas.
Kepiting Rantang Emas terdiri dua ekor kepiting seberat 700- 800 gram. Harga perporsinya sampai Rp. 250.000 cukup dua orang. Adapula menu Kepiting Soka Telur Asin, harganya Rp. 250.000 berisi 600 gram kepiting, dan dibulir dua butir telur asin.
Desainer Pakaian
Kepiting digoreng dibuliri telur asin, dibari daun kemiri. Daun kemiri dan jeruk nipis merupakan khas menu mereka. Kuahnya santan, belimbing wuluh, dan daun kari. Mirip gulai ikan Medan, Mirip gulai ikan Medan, tetapi kuahnya lebih encer, segar dan rasanya ringan.
Menu tersebut berisi ikan kakap seberat 600 gram, dan dibandrol Rp. 180.000. Lalu menu Thailand Tomyam yang sudah sempurna tanpa penyesuaian. Khas signatur Thailand dibandrol seharga Rp. 150.000.
Perhari bisnis hantaran makan ini menghabiskan 100 ekor kepiting dan 30 ekor gurame. Ia memiliki 5 orang karyawan. Modalnya beberapa juta uang yang disisihkan suami. Bukan pertama kali berusaha, ia pernah merebut penghargaan Ernst & Young 2015.
Desainer Inwi Willy menjual 12 jenis saus, dari Rantang Emas Sauce, Padang Sauce, Gulai Sauce, Nyonya Sauce, Asam Manis, Telur Asin, Madu, dan Rica- Rica. Dan agar meyakinkan pembeli, dapurnya menyediakan mesin ozon dan lampu UVC, dapur bersih dan disemprot disenfektan.
Inwi Willy seorang desainer pakaian ternama. Dia merupakan desainer brand Sissae, yang baru saja keluarkan koleksi Chongsam 2020 silam. Walau terdampak pandemi permintaan masih mengalir. Dan desainnya bermacam- macam tergantung karakter.
Sissae memakai warna pastel pada 2020 ini, dan warna merah dan emas tetap tinggi di Imlek. Ciri khas desainnya bordiran, kancing, bros, dan kerah. Untuk print dan bros dijahit dirancang khusus. Inwi punya motif khusus 2020, yakni motif rain lily untuk seri Chongsam.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.