Intel Membeli Perusahaan untuk Kacamata Pintar

 
Nampaknya Intel tengah bertaruh dengan kacamata pintar. Setelah melihat bagaimana Google Glass, pantang mundur, Intel menggandeng Luxottica menciptakan teknologi kacamata. Intel diberitakan telah menggelontor uang banyak kepada Vuzix, perusahaan pembuat kacamata pintar selain Google.

Uang ini dikabarkan oleh Vuzix sendiri, dilansir oleh laman Engadget, ada $25 juta dalam bentuk saham.

Secara tertulis Intel telah menguasai 30 saham Vuzix. Dengan ini Intel telah memiliki hak dalam perusahaan. Mengatur strategi terutama dalam memilih member eksekutif. Lain hal, ini juga berarti satu kesempatan baru untuk peluang kacamata pintar. Masih menurut Engadget.com, bahwasanya Vuzix telah terbukti sukses untuk mengejutkan pengunjung CES 2013.

Kala itu mereka sukses memperkenalkan M100 smart glass. Sejak saat itu smart glass milik Vuzix tercatat telah bekermbang. Salah satunya yang menarik adanya sistem offline, sistem Nuance, mampu mengkoneksi si kacamata dengan Android bahkan iOS.

Kita tunggu hasilnya.

Mahalnya Google Glass Bukan Alasan Kegagalan


Menanti masa depan kacamata pintar


Berapa harga Google Glass? sekitar $1.500 atau sekitar 18 juta, ini sudah termasuk mahal jika dibanding kemewahan smartphone terbaru. Bahkan lebih mahal dari smartphon besutan Lamborghini. Namun taukah kamu ini bukanlah alasan kenapa Google menghentikan proyeknya. Ya, Google telah berpaling dari produk kacamata canggih ini. Menurut blog postnya: perusahaan tengah mengeksplor programnya.

Dikutip dari Wall Street Journal, dikatakan bahwa, perusahaan telah memindahkan lab -nya. Telah pindah dari GoogleX lab dan dipisahkan ke unit berbeda yang dipimpin oleh Ivy Ross.  Dan dia akan berkordinasi dengan sosok Tony Fadell.

Fadell sendiri adalah pimpinan Nest Labs, merupakan tempat bagi teknologi terbaru dikembangkan. Sebuah teknologi pintar seperti termostat atau detektor asap. Dimana Google telah membeli Nest Labs seharga $3 juta. Sinyal gagalnya Google Glass menurut versi Huffingtonpost bukanlah akan penolakan harga. Lebih nya karena masalah privasi.

Dengan Google Glass orang bisa merekam apa saja didepan matanya. Bayangkan apa yang terjadi jika ada sesuatu hal tak terduga. Seperti penyalah gunaan. Beberapa kasus serangan terhadap pemakain kacamata ini juga terlaporkan. Bahkan beberapa bar di luar telah nyata- nyata menolak pelanggan yang memakai ini. Lalu apakah yang terjadi pada Google Glass.

"Kami terus membangun untuk masa depan, dan kamu akan mulai melihat versi masa depan dari kaca ketika mereka sudah siap," tulis Google.

Meski jika dipakai secara individu ditolak. Nyatanya beberapa perusahaan melirik adanya kacamata pintar itu. Bahkan Intel secara terus terang tengah mengembangkan versinya sendiri. Perusahaan Virgin Airline telah menyebut ketertarikan akan produk ini. Sebuah masa depan untuk efektifitas sebutnya.

Ditangan Tony Fadell apa yang akan terjadi pada Google Glass. Belum ada pemeritahuan resmi. Namun, disebut oleh The Verge, Fadell tengah memikirkannya, tapi secara resmi dua tahun dibelakang akan ditinggal. Untuk masa depan, belum ada tanda- tanda nya, Meski begitu ada beberapa orang yang masih tertarik untuk membeli Google Glass hingga Januari ini.

Perlu diketahui Fadell dikenal akan campur tangannya pada produk Apple: iPod dan iPhone. Dan Google tengah mencari celah pasar yang disebutnya cocok bagi Fadell.

Aplikasi Video Editing Terbaik iOS

 
Perkenalkan startup yang telah sukses mengembangkan bisnisnya, Fly Labs Inc. Disuport langsung oleh The Next Web, dan jadi jawarnya memenangkan hadiah $20.000. Apa yang ditawarkan oleh perusahaan startup ini yaitu 3 aplikasi video: Fly Fast Editor, Crop on the Fly, dan Clip Video Editor. Perusahaan ini telah terbukti sukses membangun tiga aplikas editing video jadi lebih mudah. Beda dengan aplikasi lain, Fly Lab, fokus pada aplikasi berbasis iOS.

Dikutip dari The Next Web: aplikasi pertama yaitu Fly Fast Editor memastikan kamu edit video di real- time. Yap, kamu cukup mentap jari untuk memotong, menggabungkan setiap potongan jadi satu, dan mentap dan tahan agar dua video clip di dalam menghasilkan efek split. Aplikasi ini sangatlah mudah hingga dinominasikan Top Apps of 2014 oleh Apple sendiri. Lalu, ada Crop on the Fly, fungsinya agar kamu bisa memotong bagian. Ini akan memudahkan kamu dengan segala kesalahan.

Lalu, ada Clip Video Editor, dimana kamu bisa mengedit banyak video dalam satu editor. Mampu membuat editan beberapa klip dengan menumpuk klip bukannya menjejalkan mereka. Yang menarik pada akhirnya yaitu aplikasi ini menangani panjang setiap klip dan kamu dapat dengan mudah menyusun ulang klip dengan menyeret atas dan ke bawah daftar. Video di atas akan main pertama dan setiap klip, segera bawahnya akan main dan seterusnya. Kamu dapat juga menambahkan voice over dan musik juga.

Semua aplikasi ini benar-benar mengambil alur kerja yang ada dan baik menyederhanakan mereka atau memperbaiki masalah yang sebenarnya.

Proyek Internet Super Cepat Ambisius Elon Musk

 
Setelah menjalankan program SpaceX, dan mengalami sedikit kendalah, apa yang tengah ditarget oleh sang entrepreneur miliarder ini. Dia tak hanya menginginkan komunikasi cepat- murah di dunia. Musk berencana mengembangkan komunikasi ini di Mars. Dikonfirmasi bulan lalu di sela- sela program baru SpaceX, saat itu akhirnya, ia menyatakan tujuannya ini kepada Bloomberg. Dia berencana mengirim ribuan setalit di Mars.

Dalam fisinya ia tengah berhadapan langsung dengan kabel optik. Dia menyebut nantinya data tidak akan dari banyak rute, namun, mereka akan dikirim ke angkasa. Mereka akan saling berkomunikasi dari satu- ke lain satelit. Beda dengan kabel optik yang rumit bercabang di tanah. Ya, data akan melompat dari satu- ke satu satelit ini memungkinkan program seperti MySpace, data- cloud, bahkan online game lebih efisien. 

Proyek yang difokuskan untuk rumah masa depan kita di Mars.

"Kecepatan cahaya adalah 40 persen lebih cepat di ruang vakum daripada untuk serat," kata Musk. "Potensi jangka panjang adalah untuk menjadi sarana utama jarak jauh lalu lintas internet dan untuk melayani orang- orang di daerah yang jarang penduduknya." imbuhnya.

Kantor akan mulai dengan sekitar 60 orang pegawai dan akan tumbuh jadi 1.000 dalam waktu tiga sampai empat tahun. Karyawan juga akan bekerja pada SpaceX Falcon Rocket, Dragon Capsule, dan kendaraan tambahan untuk membawa berbagai perlengkapan (dan segera, orang-orang) ke ruang angkasa. 

"Kami ingin para insinyur terbaik yang baik tinggal di Seattle atau yang ingin pindah ke wilayah Seattle dan bekerja pada elektronik, perangkat lunak, struktur, dan sistem kekuasaan," kata Musk lagi. "Kami ingin atas bakat rekayasa dari semua jenis."

Siap sebenarnya Elon Musk, kami belum menulisnya tapi akan, adalah miliarder dunia yang dikenal sebagai real- life Iron Man. Fokus bisnisnya adalah pendiri sekaligus penemu perusahaan SpaceX. Dia lah orangnya yang ada dibalik konsep high- speed transportasi Hyperloop. Sementara itu apa yang dia miliki sekarang adalah rencana membangun satelitnya sendiri di bumi. Dengan koneksi sama lalu dikirim ke Mars senilai 10 miliar dollar.

Soal ambisinya tentang internet super cepat di Mars, ia belum benar- benar membuatnya. Itu semua masih lebih jauh dari panggang. Dimana dirinya belum benar- benar telah mengirim orang ke mars dan membangun koloni disana.

Sistem Sidik Jari di Samsung s6 Lebih Aman

 
Menggunakan sensor jari sebagai opsi keamanan smartphone nampaknya mulai ditinggalkan. Banyak hal yang melandasi seperti sentuhan error. Dimana kamu terkadang salah memainkan sentuhan jari, benarkan? Nah, nampaknya Samsung sadar akan hal itu. Dilansir dari laman sammobile.com, resminya, kini Samsung Galaxy s6 tak lagi menggunakan sistem sentuhan jari.

Mereka tengah mengembangkan sistem sidik jari. Yaitu sistem sentuh tekan fingerprint bukannya lagi sistem lama yaitu gesekan jari kamu di layar. Detailnya akan seperti ini, selain sistem baru untuk mengunci tombol, ada tambahan sistem lain dalam hal keamanan dan kenyamanan Samsung yaitu:

1. Fingerprint Aktifasi: verifikasi identitas pengguna dan membuka perangkat. Yaitu melalui sistem sidik jari pada layar smartphone kamu. Tidak digesek tapi cukup disentuh.

2. Web sign-in: memungkinkan pengguna untuk masuk ke website menggunakan sidik jari.

3. Verify Samsung: verifikasi identitas pengguna saat membeli konten dalam layanan Samsung

4. Modus Pribadi: ini tidak secara khusus fitur sidik jari-eksklusif, tetapi memungkinkan pengguna untuk memilih sidik jari sebagai metode unlock.

5. Pay PayPal: memungkinkan pengguna untuk melakukan pembayaran cepat dan aman melalui akun PayPal dengan menggunakan sidik jari yang terdaftar.

Entri yang Diunggulkan

Biografi Jack Ma Orang Terkaya China Alibaba