Profil Pengusaha Aseel Abri
Pengusaha batu akik memang identik tidak menentu. Bayangkan untung ratusan juta tidak musiman. Apa mungkin berikut kisah pemuda bernama Aseel Abri. Ditangannya akik menjadi aksesoris trending bukan musiman. Penjualan ditangannya mampu menyentuh angka ratusan juta rupiah.
Bisnis bernama Bacter Online Shop memanfaatkan ibu- ibu. Mereka yang dipekerjakan merupakan warga sekitar rumah. Pengusaha muda kelahiran 1998, terjun bisnis ini pada 2015, bermula keinginan membantu ibunya berbisnis ini.
Batu Akik Ratusan Juta
"Awalnya niat ngebantu ibu saya lihat- lihat, belajar- belajar, juga ada acara komunitas kita ikutin kayak gathering- gathering," jelasnya kepada Detik.com. Yang ikut komunitas adalah orang tua, sedangkan dia anak muda sendirian, pelan- pelan ngerintis sendiri usaha sendiri.
Tahun 2017, dia masuk berbisnis batu akik benar- benar diseriusin. Bahkan Aseel sampai ke pusatnya Desa Loloda, Maluku Utara, demi mendapatkan pasokan. Walaupun Aseel sudah ngobrol melalui telephon, tetap harus kesana.
Daerah penambang bila tidak "booming" akan males- malesan. Jadi dia harus mampu meyakinkan mereka menambang. Relasi bagus membuatnya mudah mendapatkan pasokan batu akik. Guna menjual Aseel mulai merubah paradigma batu akik lebih modern.
Ambil contoh Aseel kembangkan cincin wanita berbatu akik kecil. Pengusaha batu akik ini juga harus merubah paradigma mahal. Dia selalu berupaya menjual produk dibawah Rp.100 ribu. "Kenapa bisa meruah? Karena kita distributor jatuhnya," ia lanjut.
Dia produksi sendiri dan ring impor sendiri dari China jatuhnya lebih murah. Aseel mengembangkan produk selain cincin. Ia membuat kalung, gelang, dan lain- lain. Dia mengatakan produknya mayoritas dibawah Rp.100 ribuan.
Kalau akik dijual dibawah Rp.100 ribu, 60% kayak gelang kalung cincin dijual dibawah Rp.40 ribu, akik juga dibawah Rp.40 ribu. Sisanya 40% harganya Rp.80 ribu, Rp.70 ribu, dan Rp.90 ribu. Produk- produknya dijual di Lazada dan Shopee di Bacter Online Shop.
Dia mengajak ibu rumah tangga. Memberikan pelatihan memproduksi aksesoris aneka akik. Kayak gelang akik perlu dilubangi sendiri. Dibuat handmade Aseel awal- awal menawari pekerjaan ke ibu- ibu rumah tangga ini.
Dari satu ibu- ibu dia oper mau enggak, kemudian disalur ibu RT, kemudian disebarkan ke teman- temannya sampai ramai. Mereka ramai mau membikin. Aseel senang memberikan ruang berkarya sekaligus menghasilkan uang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.