Profil Pengusaha Adji Anastasya
Menggeluti usaha pot tanaman hias ditengah pandemi. Prospeknya ternyata sangat manarik seperti kisah seorang pengusaha ini. Tanaman hias memang tengah naik daun ditengah pandemi. Wanita yang bernama lengkap Adji Anastasya tidak pernah menyangka.
"Awal- awal saya masih jualan foto kan, test pasar, test the water aja. Tapi ternyata banyak yang minat," ujar Ana. Dia memang menyukai tanaman hias.
Jualan Pot Tanaman Hias
Suatu ketika dia tengah mencari pot buat tanamannya sendiri. Dia memiliki tanaman hias. Rencanannya mau ditaruh di kamar. Tetapi Ana merasa ada kekurangan karena memakai pot biasa. Kalau mau taruh di kamar kan butuh pot yang lucu- lucu.
Enggak mau Ana memakai pot tanaman bulat biasa. Boring katanya. Dia lantas berkeliling situs jual- beli online atau ecommerce. Niatnya mau mencari- cari pot lucu buat dibeli. Dia tidak menemukan sesuai apa keinginannya.
Ana lantas datang ke tempat pengrajin pot langsung. Kebetulan dia kenal pengrajin di daerahnya. Dia kemudian bertanya bisa bikin pot begini. Mereka lalu jawab bisa membuat pot begitu. Kebetulan sang pengrajin tengah mengembangkan pot karakter.
"Awalnya itu memang buat konsumsi pribadi, buat saya saja begitu kan," tuturnya. Inilah awal usaha pot tanaman hias miliknya.
Seiring waktu berjalan dia kemudian berjualan pot tanaman. Dia mengajak kerja sama si pengrajin tersebut. Kesempatan tersebut tidak disia- siakan, mengingat bisnis tanaman hias tengah naik daun di tengah pandemi.
Modal dikeluarkan sangat minimal cuma Rp.2 jutaan. Uang tersebut merupakan tabungan semenjak menjadi ibu rumah tangga. Dia sempat berjualan mengisi waktu luang. Kini dia mampu mengantongi omzet Rp.10 -12 juta.
Modalnya memang minimal tetapi diwaktu tepat. Dari pot seharga Rp.30- 150 ribu hasilkan puluhan juta. Ana mengaku cuma membutuhkan waktu sebulan. Walau begitu dia menyadari bahwa bisnis musiman tidak akan bertahan.
Ia pun mengembangkan bisnis pot rotan. Harapannya bisnis @pot.tera akan bertahan, walau ketika tanaman hias tidak lagi "booming"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.